Razia PKL di Kabupaten Gowa, Salah Satu PKL Tak Terima Dirazia Dan Tebar Teror Rekaman Ancaman Ke Petugas

Bagikan

Gowa,Sulsel, porosinfo.id.– Tak terima di razia PKL di Kabupaten Gowa ,pkl tebar teror rekaman ancaman ke Satuan Polisi (Satpol) dan wartawan.

Tukang Odong-odong atau pedagang mini hiburan anak di Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan Ancam petugas Satpol PP dan Wartawan Lewat Grup WhatsApp PKL

Tindakan pedagang tukang odong-odong di Kabupaten Gowa yang dijetahui bernamq Dg. Tarrabmembuat geger usai mengeluarkan ancaman terhadap petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan wartawan melalui grup WhatsApp Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berada di sekitar Masjid Agung Syekh Yusuf, Sabtu (3/5/2025).

Dalam rekaman suara yang beredar di kalangan wartawan, Dg. Tarra menyatakan siap menuju lokasi dengan odong-odongnya yang biasa beroperasi di Lapangan Sultan Hasanuddin, Gowa. Dalam nada tinggi, ia menyampaikan ancaman terhadap Satpol PP dan wartawan.

“Siap otw standby di lapangan maupun satpol atau wartawan hantam semua,” ucapnya dalam grup WhatsApp tersebut.

Rekaman suara ini kemudian dibagikan oleh salah satu awak media ke grup WhatsApp wartawan, lalu tersebar pula di grup Car Free Day Gowa. Tak lama setelah itu, Dg. Tarra mencoba menghubungi salah satu wartawan namun tidak direspons, hingga akhirnya kembali melontarkan ancaman melalui pesan suara di grup PKL dan juga melalui WhatsApp pribadi wartawan tersebut.

“Rewako ko.. Ka, apa maunu, mau ko singgle di lapangan, hati-hati ko kalau ketemu Ki di jalan,” ujar Dg. Tarra dengan nada emosi.

Merasa terancam, wartawan tersebut melaporkan tindakan Dg. Tarra ke Polres Gowa dengan menyertakan bukti rekaman suara. Pihak kepolisian telah menerima laporan tersebut dan menyatakan akan menindaklanjuti sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Menanggapi hal tersebut, Koordinator Divisi Pengaduan Masyarakat dan Kebijakan Publik LSM PERAK Indonesia, Andi Sofyan, SH mengatakan, aparat penegak hukum (APH) harus bertindak sigap menindaklanjuti laporan tersebut.

“Jangan sampai ada korban baru mau ditindaklanjuti. Intinya mengganggu Kamtibmas apalagi mengancam berarti perlu penanganan segera agar tidak menimbulkan korban,” tegasnya.

Sementara itu berita yang dimuat redaksi membuka dan menunggu ruang hak jawab resmi pihak terkait dalam pemberitaan ini.

(Tim Redaksi)

Check Also

Kehadiran Anggota DPR RI Rudianto Lallo Warnai Bukber Ketua DPRD Takalar, Harmoni Pemerintah dan Masyarakat Kian Terjalin

Bagikan    TAKALAR | POROS INFO.ID – Memasuki hari ke-26 Ramadan 1447 Hijriah, Ketua DPRD Kabupaten Takalar, …

Sejumlah Oknum Jatanras Polrestabes Makassar Rusak Citra Institusi, 86 Penangkapan Pedagang cip Online Tiga Juta ?

Bagikan    Makassar,porosinfo.id.-Sejumlah oknum anggota Unit Jatanras Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Makassar diduga melakukan tindakan kotor merusak …

Bukber Alumni SMADA Takalar Jadi Ajang Reuni Penuh Haru, Ikatan Persaudaraan Kian Menguat

Bagikan    TAKALAR | POROS INFO.ID – Momen bulan suci Ramadhan kembali menjadi jembatan penghubung rindu bagi …

HMI Takalar Apresiasi Bupati Daeng Manye, Realisasi APBD Tertinggi di Indonesia dan SPM Pendidikan Terbaik di Sulsel

Bagikan    TAKALAR | POROS INFO.ID – Prestasi yang diraih Pemerintah Kabupaten Takalar dalam pengelolaan keuangan daerah …

Pemkab Takalar Catat Realisasi APBD Tertinggi Nasional Awal 2026, Mendagri Apresiasi Kinerja Bupati Firdaus Daeng Manye

Bagikan    TAKALAR | POROS INFO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Takalar kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *