Gowa,porosinfo.id.- Pengadaan komputer dan Laptop di Puskeanas Somba Opu Kaupaten Gowa melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025 belanja modal personal komouter satuan kerja puskesmas Somba Opu dengan nilai kontrak Rp 135,740.000 juta diduga mengalami mark-up dan bahkan berpotensi fiktif.
Berdasarkan investigasi media ini dilapangan, hasil pengecekan menunjukkan adanya ketidaksesuaian perangkat.
perangkat komputer dan laptop pengadaan Puskesmas Somba Opu diduga tidak sesuai dengan kontrak. Harga per unit komputer dianggap jauh lebih mahal dibanding harga pasar, sehingga memunculkan kecurigaan terhadap transparansi proyek selain itu ditahun 2025 pengadaan terjadi dugaan fiktif lantaran barang yang datang tidak sesuai spek dari perencanaan tahun ini melainkan barang yang dimunculkan barang pengadaan speak tahun lalu 2024 yang nilai anggarannya Rp-191,515,000.juta.
hasil pengecekan di beberapa menunjukkan adanya ketidaksesuaian perangkat.
Adanya proses lelang proyek sarat dengan indikasi kongkalikong. lantaran Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Tarmizi saat ditemui Rabu,(12/11/2025), tidak mau terbuka jumlah barang dan speaifikasi dalam pengadaan tersebut.
“Pengadaan sudah sesuai sip kemendagri ditambah lagi sudah ada pemeriisaan BPK tiap tahun sehingga kami tidak bisa buka dan masyarakat hanya perlu tau hasil kinerja kami dipuskesmas Somba opu, perlu diketahui puskesmas somba opu selalu jadi sample puskesmas penilaian terbaik, jadi saya hanya bisa memberi penjelasan terkait dengan proses saja tidak perlu beritahuki jumlah barangnya karna alasan sudah ada pemeriksaan BPK pak. jawab Tarmizi.
Sebelumnya media ini juga pada pemberitaan yang sudah terpublikasi Kapus Somba Opu Poedji Harijati Tidak Akuntabilitas dan Tutupi Informasi Pengadaan Komputer.
Lp: Tm
Poros Info ID Aktual Investigatif Terpercaya