TAKALAR | POROS INFO.ID – Pemerintah Desa Lengkese, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa, Rabu (08/10).Kegiatan ini menjadi agenda tahunan penting dalam merancang arah pembangunan desa secara partisipatif.
Musyawarah yang berlangsung di Kantor Desa Lengkese tersebut menjadi wadah strategis untuk membahas Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) tahun 2026 serta penyusunan Daftar Usulan RKPDes (DU-RKPDes) tahun 2027. Melalui forum ini, pemerintah desa membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan gagasan pembangunan.
Musrenbangdes kali ini turut dihadiri berbagai unsur penting, mulai dari Sekretaris Camat Mangarabombang, Kepala Puskesmas Mangarabombang, para pendamping desa, Kepala Desa Lengkese, Ketua BPD, tokoh agama, hingga tokoh masyarakat. Kehadiran beragam pihak ini mencerminkan semangat kebersamaan dalam membangun desa.
Para peserta sepakat bahwa perencanaan pembangunan desa harus menyentuh kebutuhan dasar masyarakat dan memberikan manfaat nyata. Harapan besar pun disuarakan agar hasil musyawarah ini melahirkan program-program prioritas yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga.
“Saya berharap dengan Musrenbang desa ini bisa betul-betul menghasilkan program yang bermanfaat bagi banyak orang. Dengan kegiatan ini, masyarakat bisa memberikan masukan yang baik, tujuannya agar Desa Lengkese bisa lebih baik dan sejahtera,” ujar Kepala Desa Lengkese dalam sambutannya.
Selain infrastruktur dan pembangunan ekonomi, pembahasan juga menyoroti sektor kesehatan sebagai fokus utama. Kepala Puskesmas Mangarabombang, Herianto Ali, mengingatkan pentingnya perhatian terhadap dua isu kesehatan nasional yang tengah menjadi sorotan, yakni stunting dan penyakit TBC.
“Saat ini, isu nasional yang menjadi perhatian adalah stunting dan penyakit TBC, yang kita ketahui dapat menular,” jelas Herianto. Ia juga mengajak pemerintah desa untuk aktif berkolaborasi agar pelayanan kesehatan semakin mudah diakses masyarakat, terutama untuk penanganan awal penyakit ringan.
Lebih lanjut, Herianto menekankan perlunya mengoptimalkan Posyandu Era Baru sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di tingkat desa. “Bagaimana kita bisa mengaktifkan Posyandu Era Baru agar semua masyarakat bisa dimudahkan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di posyandu,” ujarnya penuh harap.
Dengan optimalisasi Posyandu Era Baru, ia berharap masyarakat Desa Lengkese tidak lagi kesulitan dalam mendapatkan layanan kesehatan primer. Hal ini menjadi langkah nyata menuju masyarakat desa yang lebih sehat dan mandiri.
Musrenbangdes Desa Lengkese menjadi momentum penting dalam menyatukan visi seluruh elemen masyarakat. Melalui musyawarah ini, pemerintah desa bersama warga bertekad mewujudkan Desa Lengkese yang lebih maju, sehat, dan sejahtera.
Poros Info ID Aktual Investigatif Terpercaya