Tokoh Perak : Kasasi Kejari Gowa Adalah Momentum Emas Melawan Mafia Klaim Fiktif

Bagikan

MAKASSAR, porosinfo.id. – LSM PERAK Indonesia berdiri tegak di belakang Kejaksaan Negeri (Kejari) Gowa. Dukungan penuh diberikan atas langkah berani Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA) pasca vonis bebas kontroversial terhadap terdakwa korupsi dana JKN di RSUD Syekh Yusuf Gowa.

‎​Ketua DPD LSM PERAK Gowa, Taufan, menegaskan bahwa kasasi adalah benteng terakhir untuk mencari keadilan bagi rakyat.

‎​”Kami menghormati otoritas Pengadilan Negeri Makassar, namun KUHAP memberikan ruang bagi JPU untuk melawan jika ada alat bukti vital yang sengaja dikesampingkan atau hukum yang keliru diterapkan. Kasasi ini adalah harga mati demi kepastian hukum,” tegas Taufan, senin (04/05/2026).

‎​Uji Kualitas Putusan: Mengapa Bukti Vital Diabaikan?

‎​LSM PERAK menilai ada keganjilan yang perlu dibedah oleh Mahkamah Agung. Taufan mendesak MA tidak hanya terpaku pada berkas perkara, tetapi juga mengaudit kualitas putusan majelis hakim PN Makassar.

‎​Audit Alat Bukti:

‎Mengapa bukti kuat seperti rekening koran, rekam medis, dan indikasi klaim fiktif tidak mampu meyakinkan hakim di tingkat pertama?
‎Transparansi Anggaran: Uang JKN adalah hak rakyat miskin dan iuran peserta BPJS. Jika divonis bebas, publik berhak bertanya: Ke mana larinya dana yang hilang tersebut?
‎​Preseden Buruk: Jika putusan bebas dikuatkan tanpa pertimbangan yang objektif, ini akan menjadi “karpet merah” bagi para koruptor di sektor kesehatan.

​”Rakyat tertatih-tatih membayar BPJS, tapi diduga dananya justru ditilep oknum. Jika mafia rumah sakit dibiarkan menang di pengadilan, maka negara secara nyata kalah melawan kejahatan kerah putih,” lanjut Taufan.

‎​Komitmen Kawal Sampai Tuntas

‎​LSM PERAK memperingatkan bahwa korupsi di sektor medis adalah kejahatan luar biasa (extraordinary crime) yang merampas hak hidup orang banyak.

​Tiga Poin Utama Tuntutan PERAK:

‎​Mahkamah Agung harus objektif dan teliti dalam membedah kembali seluruh alat bukti klaim fiktif dan markup obat.
‎​Transparansi Kasasi agar publik tetap memiliki kepercayaan terhadap lembaga peradilan.
‎​Efek Jera bagi seluruh aktor yang terlibat dalam ekosistem korupsi kesehatan di Sulawesi Selatan.

‎​”Kasasi ini adalah ujian integritas bagi Mahkamah Agung. Kami akan kawal hingga ketukan palu terakhir. Jangan sampai kepercayaan masyarakat runtuh karena putusan yang melukai rasa keadilan publik,” pungkas Taufan dengan nada optimis.

Lp : (***)

Check Also

Polresta Gowa Musnahkan 500 Liter Miras Tradisional Ballo demi Jaga Kamtibmas

Bagikan    GOWA,porosinfo.id.– Langkah nyata dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terus digalakkan oleh Polresta Gowa. …

Gugurnya 5 Jurnalis: Wawan Nur Rewa Ingatkan Perusahaan Pers Wajib Lindungi Pekerja di Area Risiko Tinggi

Bagikan    GOWA,porosinfo.id. — Gugurnya lima jurnalis saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau memantik duka mendalam sekaligus …

Kasat Lantas Polres Gowa Tegaskan Perkara Kecelakaan di Bontomarannu Sudah Tahap Penahanan

Bagikan      GOWA, porosinfo.id. – Merespons aspirasi pihak keluarga korban serta pemberitaan media terkait penanganan kecelakaan …

Kejari Gowa Usut Dugaan Pengendapan Dana BPJS Nakes RSUD Syekh Yusuf Senilai Rp 8 Miliar

Bagikan    GOWA,porosinfo.id. – Kejaksaan Negeri (Kejari) Gowa tengah mendalami dugaan pengendapan dana BPJS untuk tenaga kesehatan …

Dua Bulan Pasca-Kecelakaan Maut di Gowa: Keluarga Korban Protes Pelaku dan Kendaraan Belum Ditahan

Bagikan    GOWA,porosinfo.id.– Dua bulan pasca-kecelakaan maut yang merenggut nyawa Mustapa Dg Ngasi, pihak keluarga korban melayangkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *