POROS INFO.ID – Warga Tapan, Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, dihebohkan dengan beredarnya foto sebuah mobil dam truk jenis Mitsubishi Colt Diesel Canter yang diduga telah dimodifikasi untuk melansir BBM subsidi jenis bio solar, Minggu (17/05/2026).
Mobil yang disebut-sebut diduga milik pria dengan nama panggilan “Canaku” itu menggunakan tangki tidak standar dengan kapasitas jauh melebihi spesifikasi pabrikan. Informasi yang dihimpun dari masyarakat menyebutkan, kendaraan tersebut berdomisili di Nagari Simpang Gunung Tapan.
Warga menduga tangki mobil telah dimodifikasi agar mampu menampung BBM subsidi dalam jumlah besar. Padahal, kapasitas standar tangki Mitsubishi Colt Diesel PS 135 diketahui hanya sekitar 100 liter untuk kondisi full tank.
Sementara itu, harga bio solar subsidi saat ini masih berada di kisaran Rp6.800 per liter.
Sedangkan untuk solar non subsidi seperti Dexlite berkisar Rp23.600 hingga Rp26.600 per liter dan Pertamina Dex berada di angka Rp23.900 hingga Rp28.500 per liter. Selisih harga yang cukup jauh tersebut diduga menjadi pemicu maraknya praktik pelangsiran BBM subsidi.
Berdasarkan keterangan warga, tangki mobil tersebut diduga mampu menampung hingga 15 jirigen berukuran 32 liter dalam sekali pengisian. Dalam sehari, kendaraan itu disebut bisa melakukan dua kali pengisian, sehingga total BBM subsidi yang diduga dilansir mencapai sekitar 30 jirigen atau hampir satu ton bio solar per hari.
“Mobil itu sudah lama diduga dijadikan mobil lansir BBM subsidi,” ujar salah seorang warga.
Sejumlah awak media mengaku masih melakukan pemantauan terkait aktivitas kendaraan tersebut, termasuk menelusuri SPBU yang diduga menjadi lokasi pengisian BBM subsidi.
“Kalau memang benar digunakan untuk melansir BBM subsidi, tentu negara sangat dirugikan. Subsidi BBM diperuntukkan bagi masyarakat, bukan untuk pelaku usaha pelangsiran,” ujar beberapa awak media.
Mereka juga menyebut telah berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak yang diduga pemilik kendaraan, namun hingga kini belum berhasil ditemui.
Sampai berita ini diterbitkan, tim media masih membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada seluruh pihak terkait guna menjaga keberimbangan informasi.
Poros Info ID Aktual Investigatif Terpercaya