PASANGKAYU, Porosinfo.id – Ketua Dewan Kehormatan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ikatan Jurnalis Sulawesi Barat (IJS), Andi Fatir, memberikan pesan mendalam sekaligus peringatan bagi pengurus DPW IJS Pasangkayu periode 2025-2029 yang baru saja dilantik. Ia menegaskan bahwa profesi jurnalis memikul tanggung jawab moral yang besar terhadap publik.
Dalam sambutannya di Hotel Devonder, Minggu (15/2/2026), Andi Fatir menekankan bahwa mengemban tugas sebagai pengurus organisasi pers bukanlah perkara ringan. Menurutnya, profesionalisme seorang jurnalis diukur dari kepatuhannya terhadap regulasi yang berlaku.
“Setiap karya jurnalistik yang lahir dari tangan rekan-rekan harus tetap berpedoman teguh pada Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999. Menjunjung tinggi kebenaran, keberimbangan, dan akurasi adalah harga mati bagi jurnalis yang profesional,” tegas Andi Fatir di hadapan para pengurus dan tamu undangan.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peran pers sebagai pilar keempat demokrasi. Andi Fatir berharap IJS Pasangkayu tidak hanya tajam dalam menjalankan fungsi kontrol sosial, tetapi juga mampu memposisikan diri sebagai mitra strategis bagi pemerintah daerah.
Ia juga menyoroti pentingnya keterbukaan antara pemerintah dan media, terutama dalam hal penyebaran informasi pembangunan melalui tata kelola anggaran publikasi yang transparan.
“Kita menginginkan kemitraan yang sehat. Komunikasi yang konstruktif antara pers dengan eksekutif, legislatif, maupun yudikatif akan melahirkan sinergi yang berdampak nyata bagi kemajuan masyarakat di Kabupaten Pasangkayu,” tambahnya.
Menutup arahannya, Andi Fatir berpesan agar seluruh pengurus menjaga solidaritas internal dan terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) agar pers di Sulawesi Barat, khususnya di Pasangkayu, semakin berwibawa dan dipercaya oleh masyarakat.
Poros Info ID Aktual Investigatif Terpercaya