Komitmen Pembangunan, Habibie Abdullah Ketua Fraksi PKB DPRD Takalar Hadir di Musrenbang Mangarabombang

Bagikan

TAKALAR | POROS INFO.ID – Ketua Fraksi PKB DPRD Takalar, Habibie Abdullah, menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Mangarabombang Tahun Anggaran 2027 yang digelar di ruang pertemuan Balai Penyuluh Keluarga Berencana (BPKB) Kecamatan Mangarabombang, Sabtu (14/02/2026).

Forum strategis tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Takalar, Ahmad Sabang (NasDem), Syamsuddin Serang (PDIP), Ahmad (Gelora), dan Ibrahim (PKS).

Musrenbang dibuka langsung oleh Camat Mangarabombang, Mappaturung, S.Sos., serta dihadiri Kapolsek Marbo, Danramil Marbo, para kepala UPT se-Kecamatan Mangarabombang, staf Bapperida Takalar, perwakilan Dinas Peternakan, koordinator pendamping desa, hingga seluruh kepala desa dan lurah se-Kecamatan Mangarabombang.

Di forum yang menentukan arah pembangunan tersebut, Habibie melontarkan peringatan keras agar Musrenbang tidak sekadar menjadi agenda rutin tanpa dampak nyata bagi rakyat.

“Musrenbang ini bukan panggung seremonial. Ini ruang perjuangan aspirasi masyarakat. Usulan dari desa tidak boleh berhenti di berita acara. Harus dikawal sampai masuk prioritas kabupaten,” tegasnya di hadapan peserta forum.

Habibie menyoroti sejumlah persoalan klasik di Mangarabombang yang hingga kini belum tertangani secara merata, mulai dari infrastruktur dasar yang timpang, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga penguatan ekonomi masyarakat pesisir dan pedesaan.

Menurutnya, tanpa komitmen dan pengawalan politik yang kuat, banyak usulan warga hanya akan menjadi daftar panjang tanpa realisasi. Tarik-menarik kepentingan dan keterbatasan anggaran, kata dia, kerap menjadi alasan gugurnya program prioritas masyarakat.

Karena itu, ia menegaskan DPRD memiliki tanggung jawab moral dan politik untuk memastikan setiap aspirasi yang lahir dari desa benar-benar diperjuangkan hingga tahap penganggaran.

“Partisipasi masyarakat harus dikawal dari bawah ke atas. DPRD tidak boleh lepas tangan. Kebutuhan rakyat wajib menjadi prioritas, bukan sekadar wacana,” ujarnya tegas.

Pernyataan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa Fraksi PKB DPRD Takalar berkomitmen mengawal hasil Musrenbang Mangarabombang agar tidak berhenti di meja administrasi, melainkan benar-benar menjelma menjadi program nyata yang dirasakan masyarakat.

Check Also

Polres Gowa Rilis Dugaan Pemerasan Dan TPPU Sang Kadis Parkimtan Gowa Sebanyak 1,8 Milyar

Bagikan    Gowa,porosinfo.id.- Kapolres Gowa saat ini dijabat oleh AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si. merilis pengungkapan …

Bupati Daeng Manye Kawal SPMB Digital 2026, Tegaskan Penerimaan Siswa Takalar Harus Transparan dan Bebas Titipan

Bagikan    TAKALAR | KHATULISTIWA.MEDIA – Pemerintah Kabupaten Takalar mulai mematangkan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) …

Bupati Pasangkayu Jadi Contoh, Dukung Penuh Sensus Ekonomi 2026

Bagikan    Pasangkayu, Berita Advetorial, PorosInfo.id — Bupati Pasangkayu, Yaumil Ambo Djiwa, menunjukkan dukungan nyata terhadap pelaksanaan …

Daeng Manye Pastikan TPP dan Gaji ke-13 Dibayar, Ribuan ASN Takalar Segera Terima Haknya

Bagikan    TAKALAR | POROSINFO.ID – Kabar gembira bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten Takalar. …

LK II HMI Takalar Resmi Dibuka, Bupati Daeng Manye Dorong Generasi Muda Kuasai Era Digital

Bagikan    TAKALAR | POROSINFO.ID – Membangun generasi pemimpin tangguh dan adaptif terhadap kemajuan zaman menjadi fokus …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *