Reses Sidang II DPRD Takalar: Warga Lengkese Akui Bukti Kerja Habibie Abdullah, Jembatan Polsel–Marbo Tuntas

Bagikan

TAKALAR | POROS INFO.ID – Ketua Fraksi PKB DPRD Takalar, Habibie Abdullah, kembali menegaskan komitmennya mengawal aspirasi rakyat dalam kegiatan Reses Sidang Kedua DPRD Takalar yang digelar di Dusun Ujung Bassi, Desa Lengkese, Selasa (24/02/2026).

Reses tersebut menjadi ajang temu konstituen yang sarat apresiasi sekaligus curahan persoalan warga. Kepala Desa Lengkese Syamsi Hindi Kr. Indi mewakili masyarakat menyampaikan rasa syukur atas terealisasinya pembangunan jembatan penghubung antar Kecamatan Polongbangkeng Selatan dan Kecamatan Mangarabombang selesai.

“Alhamdulillah, Pak Dewan Habibie telah mengawal aspirasi warga. Akhirnya jembatan penghubung antar kecamatan selesai,” ujarnya di hadapan peserta reses.

Hal senada disampaikan Imam Dusun setempat. Ia menegaskan bahwa janji pada reses pertama untuk mengawal pembangunan jembatan penghubung Tana-tana ke Lengkese kini telah terbukti.

“Janji itu bukan sekadar ucapan. Sekarang masyarakat sudah merasakan manfaatnya,” tegasnya.

Namun di balik capaian pembangunan tersebut, warga juga menyuarakan keresahan terkait polemik kartu BPJS yang mendadak nonaktif saat warga menjalani perawatan di rumah sakit.

Menanggapi hal itu, Habibie Abdullah menyebut BPJS berdasar saat ini menjadi persoalan isu nasional. Ia menjelaskan bahwa data warga atas dasar desil terintegrasi dengan sistem ekonomi nasional, termasuk aktivitas transaksi dan pinjaman keuangan.

“BPJS ini sudah menjadi persoalan nasional karena aturan Permensos 2026. Data warga langsung terkoneksi dengan sistem ekonomi nasional, termasuk transaksi dan pinjaman,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, ada kasus di mana BPJS masih aktif saat pasien dirawat, namun menjadi tidak aktif saat keluar dari rumah sakit. Untuk itu, ia menyarankan warga segera berkoordinasi dengan Dinas Sosial dengan membawa Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).

“Segera ke Dinas Sosial dengan membawa SKTM untuk mengurus pengaktifan kembali,” sarannya.

Reses tersebut berlangsung dinamis, mencerminkan harapan besar masyarakat terhadap peran legislatif bukan hanya dalam pembangunan fisik, tetapi juga dalam menjawab persoalan sosial yang menyentuh kebutuhan dasar warga.

Kegiatan ini sekaligus mempertegas posisi Fraksi PKB DPRD Takalar dalam mengawal kepentingan rakyat, dari pembangunan infrastruktur hingga hak layanan kesehatan masyarakat.

Check Also

Polresta Gowa Musnahkan 500 Liter Miras Tradisional Ballo demi Jaga Kamtibmas

Bagikan    GOWA,porosinfo.id.– Langkah nyata dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terus digalakkan oleh Polresta Gowa. …

Gugurnya 5 Jurnalis: Wawan Nur Rewa Ingatkan Perusahaan Pers Wajib Lindungi Pekerja di Area Risiko Tinggi

Bagikan    GOWA,porosinfo.id. — Gugurnya lima jurnalis saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau memantik duka mendalam sekaligus …

Kasat Lantas Polres Gowa Tegaskan Perkara Kecelakaan di Bontomarannu Sudah Tahap Penahanan

Bagikan      GOWA, porosinfo.id. – Merespons aspirasi pihak keluarga korban serta pemberitaan media terkait penanganan kecelakaan …

Kejari Gowa Usut Dugaan Pengendapan Dana BPJS Nakes RSUD Syekh Yusuf Senilai Rp 8 Miliar

Bagikan    GOWA,porosinfo.id. – Kejaksaan Negeri (Kejari) Gowa tengah mendalami dugaan pengendapan dana BPJS untuk tenaga kesehatan …

Dua Bulan Pasca-Kecelakaan Maut di Gowa: Keluarga Korban Protes Pelaku dan Kendaraan Belum Ditahan

Bagikan    GOWA,porosinfo.id.– Dua bulan pasca-kecelakaan maut yang merenggut nyawa Mustapa Dg Ngasi, pihak keluarga korban melayangkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *