Kejari Gowa Usut Dugaan Pengendapan Dana BPJS Nakes RSUD Syekh Yusuf Senilai Rp 8 Miliar

Bagikan

GOWA,porosinfo.id. – Kejaksaan Negeri (Kejari) Gowa tengah mendalami dugaan pengendapan dana BPJS untuk tenaga kesehatan (nakes) di RSUD Syekh Yusuf. Akumulasi dana yang diduga belum tersalurkan sejak tahun 2001 hingga 2026 tersebut diperkirakan mencapai Rp8 miliar hingga mendekati Rp9 miliar.

Kepala Kejaksaan Negeri Gowa, Bambang Dwi Murcolono, S.H., M.H., didampingi Kasi Intelijen Andi Ardiaman, S.H., M.H., menyatakan bahwa pengusutan kasus ini dilakukan melalui operasi intelijen tertutup oleh bidang Pidana Khusus (Pidsus) berdasarkan Surat Perintah (Sprin).”Kami melaksanakan operasi tertutup melalui Sprin Intel Pidsus. Sejauh ini, sudah ada tiga orang yang datang memenuhi panggilan untuk dimintai keterangan,” ujar Bambang saat ditemui di Kantor Kejari Gowa.

Bambang menjelaskan, dana yang mengendap tersebut merupakan hak para tenaga medis dan nakes yang bersumber dari BPJS. Dalam proses penelusuran, jaksa menemukan sejumlah kendala administrasi, termasuk penyelarasan dengan Peraturan Bupati (Perbup) yang berlaku.

“Saat ini kami masih mendalami alur dana BPJS tersebut. Proses penanganan perkara berjalan profesional sesuai prosedur hukum guna memastikan ada tidaknya unsur perbuatan melawan hukum, potensi kerugian negara, serta kerugian hak-hak nakes,” tegasnya..

Bantahan Titip Proyek dan Upaya Pencegahan

Menanggapi isu miring mengenai dugaan titipan proyek di RSUD Syekh Yusuf, Bambang membantah keras tuduhan tersebut. Ia menjamin institusinya bekerja secara objektif.”Selama saya menjabat, saya tidak pernah menitipkan proyek apa pun di rumah sakit. Saya yakin para Kepala Seksi di Kejari Gowa juga menjaga integritas yang sama,” pungkasnya.Di samping upaya penegakan hukum (penindakan), Kejari Gowa juga terus memasifkan program pencegahan korupsi di wilayah Gowa melalui edukasi hukum, seperti program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) dan sosialisasi kesadaran hukum kepada masyarakat luas. (**)

Check Also

Bocoran Spesifikasi Huawei Pura 90 Plus Terungkap Lewat Unit Pajangan, Pakai Chipset Baru Kirin 9025!

Bagikan    Halo pembaca porosinfo.id, kabar mengejutkan datang dari raksasa teknologi Huawei. Meski belum resmi merilis spesifikasi …

Perkuat Kemanunggalan TNI‑Rakyat, Pembangunan RTLH Sasaran 3 TMMD ke‑130 Dimulai

Bagikan    MAMUJU, Porosinfo.id – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke‑130 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1418/Mamuju telah memulai pembangunan Rumah Tidak …

Alumni 1997 Matangkan Pelantikan Pengurus IKA SMPN 21 Makassar

Bagikan    MAKASSAR,porosinfo.id.— Panitia Pelaksana Pelantikan Pengurus Ikatan Alumni (IKA) SMP Negeri 21 Makassar mulai mematangkan berbagai …

Sinergi TNI dan Masyarakat, TMMD ke 130 Kodim 1418/Mamuju Genjot Pengecoran Jalan, Akses dan Ekonomi Warga Semakin Terbuka

Bagikan    MAMUJU, Porosinfo.id — Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 TA 2026 Kodim 1418/Mamuju terus …

Tragedi Terkam Buaya di Sungai Lariang, Polsek Baras Hadir di Rumah Duka dan Ingatkan Keselamatan Warga

Bagikan    PASANGKAYU, Porosinfo.id — Jajaran Polsek Baras mendatangi rumah duka seorang warga yang meninggal dunia akibat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *