POROS INFO – kesepakatan gencatan senjata sementara selama dua pekan antara Amerika Serikat dan Iran, yang dimediasi oleh Pakistan, mencakup sepuluh poin utama, dengan dua poin penting yang menjadi inti dari perjanjian tersebut, Kamis (09/04/2026).
Penyampaian Muhammad Husain, seorang aktivis kemanusiaan, jurnalis, YouTuber asal Indonesia, sekaligus relawan yang aktif memberikan informasi terkait situasi di Timur Tengah, dua poin penting dalam kesepakatan tersebut.
” Poin pertama, Selat Hormuz tetap di bawah kendali penuh Iran dan semua pergerakan tanker-tanker minyak atau tanker-tanker kapal apapun yang melalui Selat Hormuz itu harus melalui koordinasi militer Iran,”Jelasnya
ia menambahkan, Semua serangan mereka ke proksi atau polos perlawanan Iran yang ada di kawasan. Artinya apa? Nggak boleh nyerang Libanon, nggak boleh nyerang Gaza.
Di sisi lain, dampak kesepakatan ini langsung terasa di pasar global. Harga emas tercatat melonjak ke level tertinggi dalam hampir tiga pekan pada Rabu, dipicu melemahnya dolar AS serta turunnya harga minyak dunia pasca kesepakatan antara Washington dan Teheran.
Mengutip laporan Ipotnews, harga minyak global mengalami penurunan signifikan. Minyak mentah jenis Brent tercatat turun 13,2 persen menjadi 94,86 dolar AS per barel. Sementara itu, minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) juga merosot 14 persen ke level 97,12 dolar AS per barel.
Penurunan harga minyak ini memberikan ruang bagi meredanya tekanan biaya energi global yang sebelumnya melonjak akibat konflik, Meski demikian, stabilitas jangka panjang masih sangat bergantung pada konsistensi kedua pihak dalam menjalankan kesepakatan gencatan senjata tersebut.
Poros Info ID Aktual Investigatif Terpercaya