MAKASSAR | POROS INFO.ID – Fakultas Farmasi Universitas Muslim Indonesia (UMI) kembali menegaskan eksistensinya dalam mencetak tenaga kesehatan berkualitas. Sebanyak 117 apoteker resmi dilantik dan diambil sumpahnya dalam prosesi Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Apoteker Periode I Tahun 2026 yang berlangsung khidmat dan penuh haru.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Farmasi UMI, Prof. apt. Aktsar Roskiana Ahmad, S.Farm., M.Farm., Ph.D, serta dihadiri berbagai unsur penting, mulai dari Dinas Kesehatan Provinsi dan Kota Makassar, preseptor dari puskesmas, rumah sakit, industri farmasi, distributor obat, hingga organisasi profesi Ikatan Apoteker Indonesia (IAI). Kehadiran keluarga dan civitas akademika turut menambah sakralnya momentum tersebut.
Ketua Program Studi Profesi Apoteker, Dr. apt. Audia Triani Olii, S.Farm., M.Si, melaporkan bahwa sebanyak 117 mahasiswa resmi mengucapkan sumpah profesi sebuah gerbang awal menuju tanggung jawab besar di dunia kesehatan.
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Farmasi UMI menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan titik awal pengabdian nyata. Ia menyebut, para apoteker baru harus siap memberikan kontribusi konkret bagi masyarakat.
“Sebanyak 117 apoteker hari ini bukan hanya lulusan, tetapi harapan baru bagi peningkatan kualitas layanan kesehatan. Kami berharap mereka mampu memberi dampak positif dan menjawab tantangan kesehatan ke depan,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa Fakultas Farmasi UMI telah memasuki usia 25 tahun dalam mengabdi, dengan alumni yang telah berkiprah di tingkat nasional hingga internasional.
Sementara itu, Rektor UMI, Prof. Dr. H. Hambali Thalib, S.H., M.H, menekankan pentingnya menjaga integritas, karakter, dan semangat keilmuan. Ia mengingatkan bahwa perjuangan panjang para lulusan harus berlanjut dalam bentuk kontribusi nyata.
“Jangan pernah puas dengan capaian hari ini. Teruslah meng-upgrade ilmu dan menjaga nama baik almamater. UMI adalah kampus ilmu dan dakwah, maka karakter ke-UMI-an harus tetap melekat,” ujarnya.
Rektor juga memberikan apresiasi kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan anak-anaknya di UMI, sembari mengingatkan pentingnya rasa syukur dan penghormatan kepada keluarga.
Momen haru juga datang dari perwakilan apoteker berprestasi, apt. Siti Sri Wulan Maulani, S.Farm, yang berhasil meraih IPK sempurna 4.0. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pelantikan ini bukan akhir, melainkan awal pengabdian.
“Ini adalah titik awal untuk memberi dampak bagi masyarakat. Terima kasih kepada dosen, preseptor, dan terutama orang tua yang tak pernah berhenti mendoakan,” ungkapnya penuh haru, Selasa (21/04/2026).
Ia juga mengajak seluruh apoteker yang baru dilantik untuk menjadikan profesi ini sebagai jalan kontribusi nyata bagi kesehatan masyarakat.
Dengan pelantikan ini, UMI kembali mengirimkan ratusan tenaga kesehatan ke tengah masyarakat. Tantangan besar menanti, namun satu hal yang pasti: para apoteker ini kini memikul tanggung jawab besar sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan di Indonesia.
Poros Info ID Aktual Investigatif Terpercaya