TAKALAR | POROS INFO.ID – Dalam rangka menghadapi musim kemarau tahun 2026 yang diperkirakan lebih kering dari biasanya, Perumda Air Minum Tirta Panrannuangku (PDAM Takalar) mengimbau seluruh pelanggan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dengan menyiapkan penampungan air sejak dini.
Imbauan ini menjadi langkah awal agar masyarakat tetap tenang dan siap menghadapi potensi keterbatasan pasokan air bersih.
Langkah antisipatif ini dilakukan guna memastikan kebutuhan air masyarakat tetap terpenuhi, meskipun terjadi penurunan debit air baku selama musim kemarau berlangsung. Dengan persiapan yang matang, diharapkan distribusi air dapat tetap berjalan optimal tanpa menimbulkan gangguan berarti bagi pelanggan.
Pihak Perumda Tirta Panrannuangku Takalar juga mengingatkan bahwa kondisi cuaca ekstrem berpotensi memengaruhi kelancaran distribusi air. Oleh karena itu, peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan, salah satunya dengan menyediakan wadah penampungan air di rumah masing-masing sebagai langkah pencegahan.
Berdasarkan prakiraan cuaca, kondisi tahun ini diperkirakan lebih kering, dengan curah hujan pada periode Mei berada pada kisaran 100–150 mm dan bersifat di bawah normal. Situasi ini menjadikan musim kemarau 2026 berpotensi lebih panjang dan lebih kering dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Selain itu, prediksi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menunjukkan bahwa intensitas fenomena El Niño berada pada kategori lemah hingga moderat dengan peluang sekitar 50–80 persen, serta kemungkinan kecil (kurang dari 20 persen) untuk berkembang menjadi kategori kuat.
Mengutip laporan dari SindoNews, pakar kebencanaan Teuku Faisal Fathani menyebutkan bahwa sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk Sulawesi Selatan, telah mulai memasuki musim kemarau lebih awal, sehingga diperlukan kewaspadaan dan kesiapan dari seluruh elemen masyarakat.
Poros Info ID Aktual Investigatif Terpercaya