Lapas Takalar Bekali Petugas dengan Keterampilan Penanganan Darurat

Bagikan

TAKALAR | POROS INFO.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Takalar gelar pelatihan penanganan kegawatdaruratan medis melalui edukasi dan simulasi Bantuan Hidup Dasar (BHD), Senin (18/5). Kegiatan ini untuk meningkatkan kesiapsiagaan petugas dalam memberikan pertolongan pertama saat kondisi darurat.

dr. Sri Ayu Lestari Wulandari selaku pemateri kegiatan mengatakan pelatihan ini merupakan upaya optimalisasi penanganan kegawatdaruratan medis guna meningkatkan kesiapsiagaan petugas melalui pelatihan BHD. “Kegiatan ini sangat penting untuk menambah pengetahuan dan keterampilan petugas, khususnya dalam pertolongan pertama pada orang dengan henti jantung guna untuk mengurangi angka mortalitas,” ujarnya.

dr. Ayu berharap adanya pelatihan BHD ini makin meningkatkan rasa kemanusiaan untuk saling membantu sesama serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petugas dalam penanganan kasus kegawatdaruratan. “Saya juga berharap pelatihan ini menjadi habituasi. Bukan hanya untuk petugas, tapi juga untuk Warga Binaan,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Takalar, Andi Gunawan, menyampaikan jketerampilan ini merupakan pengetahuan umum yang harus dimiliki petugas mengingat tugas Pemasyarakatan bersinggungan langsung dengan Warga Binaan yang di dalamnya terdapat potensi kecelakaan dan situasi darurat. “Kami ingin memastikan dalam situasi kritis, sebelum petugas medis tiba, petugas sudah memiliki kesigapan dasar. Ini bentuk kepedulian kita kepada sesama,” jelasnya.

Andi mengajak semua petugas untuk peduli dengan hal-hal yang menyangkut kesehatan baik bagi diri sendiri maupun lingkungan sekitar, serta terus meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi kondisi darurat demi terciptanya pelayanan dan lingkungan kerja yang aman dan sehat. “Edukasi semacam ini bukan hanya harus dipahami oleh seluruh petugas, tapi juga Warga Binaan nantinya,” tandasnya.

Salah seorang petugas, peserta kegiatan, Mursadi, mengapresiasi kegiatan ini, menurutnya kegiatan ini memberikan pemahaman baru bagi dirinya

“Kami bisa tahu tindakan apa saja yang bisa dilakukan ketika terjadi situasi kritis. Ini akan menjadi bekal yang penting,” ujar Mursadi.

Check Also

Polresta Gowa Musnahkan 500 Liter Miras Tradisional Ballo demi Jaga Kamtibmas

Bagikan    GOWA,porosinfo.id.– Langkah nyata dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terus digalakkan oleh Polresta Gowa. …

Gugurnya 5 Jurnalis: Wawan Nur Rewa Ingatkan Perusahaan Pers Wajib Lindungi Pekerja di Area Risiko Tinggi

Bagikan    GOWA,porosinfo.id. — Gugurnya lima jurnalis saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau memantik duka mendalam sekaligus …

Kasat Lantas Polres Gowa Tegaskan Perkara Kecelakaan di Bontomarannu Sudah Tahap Penahanan

Bagikan      GOWA, porosinfo.id. – Merespons aspirasi pihak keluarga korban serta pemberitaan media terkait penanganan kecelakaan …

Kejari Gowa Usut Dugaan Pengendapan Dana BPJS Nakes RSUD Syekh Yusuf Senilai Rp 8 Miliar

Bagikan    GOWA,porosinfo.id. – Kejaksaan Negeri (Kejari) Gowa tengah mendalami dugaan pengendapan dana BPJS untuk tenaga kesehatan …

Dua Bulan Pasca-Kecelakaan Maut di Gowa: Keluarga Korban Protes Pelaku dan Kendaraan Belum Ditahan

Bagikan    GOWA,porosinfo.id.– Dua bulan pasca-kecelakaan maut yang merenggut nyawa Mustapa Dg Ngasi, pihak keluarga korban melayangkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *