Pancasila Sebagai Jangkar Moral Dunia, Pasangkayu Meriahkan Upacara Hari Lahir Pancasila 2026

Bagikan

PASANGKAYU, Porosinfo.id – Semangat kebangsaan dan khidmat menyelimuti pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 di Halaman Kantor Bupati Pasangkayu, Senin (1/6/2026). Mengangkat tema besar “Pancasila Pemersatu Bangsa Fondasi Perdamaian Dunia”, momen ini menjadi wadah bagi seluruh elemen bangsa untuk merenungkan kembali makna mendasar ideologi negara di tengah tantangan zaman.

Upacara berlangsung tertib dan sakral di bawah pimpinan Sekretaris Daerah Kabupaten Pasangkayu selaku Pembina Upacara. Hadir mengikuti jalannya upacara, jajaran pimpinan Forkopimda yang meliputi Kasdim 1427 Pasangkayu, Komandan Batalyon TP 874 Letkol Inf Nasrullah, S.H., M.H., Ketua serta Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Pasangkayu. Turut hadir pula Asisten I, Asisten II Sekda, seluruh Kepala OPD, serta perwakilan dari Polres Pasangkayu yang diwakili langsung oleh Kapolsek Pasangkayu.

Salah satu hal yang membanggakan dalam upacara kali ini adalah keikutsertaan putra daerah terbaik, Reyfan A. Rapa. Siswa dari UPTD SMA Negeri 1 Bambalamotu ini dipercaya memimpin pasukan pengibar Bendera Merah Putih sebagai perwakilan Paskibraka Nasional Tahun 2026 dari Provinsi Sulawesi Barat. Sementara itu, amanat Pembukaan UUD 1945 dan Teks Pancasila dibacakan oleh Ketua DPRD Kabupaten Pasangkayu, dengan AKP Yauri Yusuf, S.H. bertindak selaku Perwira Upacara.

Dalam amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah, ditegaskan bahwa Pancasila bukan sekadar dokumen sejarah, melainkan “Bintang Penuntun” yang menjaga Indonesia tetap kokoh berdiri. Di tengah gejolak dunia, perpecahan, serta ketidakpastian global, Indonesia hadir sebagai bukti nyata bahwa persatuan di tengah keberagaman adalah hal yang mungkin dan indah.

“Dengan ribuan pulau dan ratusan suku bangsa, kita bersatu di bawah satu bendera. Pancasila adalah Jangkar Moral kita menghadapi segala tantangan, mulai dari kemajuan teknologi hingga pergeseran politik dunia. Nilai-nilainya universal dan relevan untuk membangun perdamaian dunia,” bunyi amanat tersebut.

Acara ini ditutup dengan ajakan seluruh peserta upacara untuk terus menanamkan nilai Pancasila dalam setiap tindakan. Sebagai bangsa besar, Indonesia wajib menunjukkan wajah damai, religius, dan bersatu kepada dunia, selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita.

Check Also

Polresta Gowa Musnahkan 500 Liter Miras Tradisional Ballo demi Jaga Kamtibmas

Bagikan    GOWA,porosinfo.id.– Langkah nyata dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terus digalakkan oleh Polresta Gowa. …

Gugurnya 5 Jurnalis: Wawan Nur Rewa Ingatkan Perusahaan Pers Wajib Lindungi Pekerja di Area Risiko Tinggi

Bagikan    GOWA,porosinfo.id. — Gugurnya lima jurnalis saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau memantik duka mendalam sekaligus …

Kasat Lantas Polres Gowa Tegaskan Perkara Kecelakaan di Bontomarannu Sudah Tahap Penahanan

Bagikan      GOWA, porosinfo.id. – Merespons aspirasi pihak keluarga korban serta pemberitaan media terkait penanganan kecelakaan …

Kejari Gowa Usut Dugaan Pengendapan Dana BPJS Nakes RSUD Syekh Yusuf Senilai Rp 8 Miliar

Bagikan    GOWA,porosinfo.id. – Kejaksaan Negeri (Kejari) Gowa tengah mendalami dugaan pengendapan dana BPJS untuk tenaga kesehatan …

Dua Bulan Pasca-Kecelakaan Maut di Gowa: Keluarga Korban Protes Pelaku dan Kendaraan Belum Ditahan

Bagikan    GOWA,porosinfo.id.– Dua bulan pasca-kecelakaan maut yang merenggut nyawa Mustapa Dg Ngasi, pihak keluarga korban melayangkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *