Bantuan Negara Jadi Beban Rakyat: Pungutan Rp10 Ribu per KPM di Bauluang Tanakeke, Kesepakatan atau Pungli?

Bagikan

TAKALAR | POROS INFO.ID – Viral di media sosial Facebook, dugaan pungutan liar (pungli) dalam penyaluran bantuan ketahanan pangan di Dusun Bauluang, Desa Minasa Baji, Kecamatan Kepulauan Tanakeke, Kabupaten Takalar, menjadi sorotan publik, Selasa (23/12).

Menindaklanjuti informasi tersebut, wartawan media PorosInfo melakukan penelusuran fakta di lokasi pada Rabu pagi (24/12).Hasilnya, ditemukan adanya pungutan sebesar Rp10.000 (sepuluh ribu rupiah) yang diminta kepada penerima bantuan saat pengambilan bantuan ketahanan pangan di Dusun Bauluang.

Salah seorang warga Desa Minasa Baji di Dusun Bauluang yang enggan disebutkan namanya membenarkan adanya pungutan tersebut. Ia menyampaikan bahwa pungutan Rp10.000 per KPM dilakukan berdasarkan hasil kesepakatan bersama Pemerintah Desa Dengan Warga.

“Pembagiannya di kantor desa, tapi katanya sudah dimusyawarahkan untuk diantarkan ke Bauluang karena harus menggunakan perahu,” ujarnya.

Menanggapi viralnya isu tersebut, Kepala Desa Minasa Baji, Kamaruddin, saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp, menyebut baru mengetahui informasi tersebut setelah melihat unggahan di Facebook. Ia menyatakan langsung melakukan klarifikasi kepada kepala dusun.

“Pembagian itu tidak berkoordinasi dan saya tidak ada di tempat pembagian, seandainya saya tahu bilang begitu kejadian tidak akan saya suruh antarkan.”

Terkait adanya dugaan musyawarah, Kades Minasa Baji menegaskan itu bukan musyawarah dengan pemerintah Desa tapi Musyawarah dengan warga, Saya juga tahu itu diskusi.

“itu bukan musyawarah dengan pemerintah Desa tapi Musyawarah dengan warga, Saya juga tahu itu diskusi. Ada pendampingnya bulog saat nabagikan dan keterangan pendamping ada kesepakatan di bawahkan kesana asalakan bayarki sepuluh ribu,” tambahnya

Sementara itu, Sekretaris Desa Minasa Baji melalui akun Facebook @Marzuki UkhyYndha, “Amr Amirji, dari segi mana bilang Korupsi”.menyanggah postingan @Takalar infota “Penyaluran bantuan beras Bulog di Dusun Bauluang, Desa Minasa Baji, Kecamatan Kepulauan Tanakeke, menuai protes warga”.

Menanggapi hal itu, Kepala Desa Minasa Baji menjelaskan bahwa keberadaan Sekdes di Dusun Bauluang bukan dalam rangka pembagian bantuan.

“Sekdes ke dusun Bauluang untuk ke kondangan, dia lihat amanji kapan karna pendamping dan pak dusun membagi, sehingga ambil dokumentasi seolah-olah pemerintah Desa terlibat dalam pembagian,”jelasnya

Diketahui, bantuan ketahanan pangan pemerintah yang disalurkan di Desa Minasa Baji berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng kepada 174 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Check Also

LK II HMI Takalar Resmi Dibuka, Bupati Daeng Manye Dorong Generasi Muda Kuasai Era Digital

Bagikan    TAKALAR | POROSINFO.ID – Membangun generasi pemimpin tangguh dan adaptif terhadap kemajuan zaman menjadi fokus …

Sambut HUT Bhayangkara Ke-80, Polsek Manggala Sukses Gelar Turnamen Domino, Diikuti 80 Pasang Peserta

Bagikan    Makassar,porosinfo.id. – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polsek Manggala menggelar Turnamen Domino …

KAHMI dan Pemkab Takalar Perkuat Kolaborasi, Bupati Daeng Manye Jadi Badan Kehormatan MD KAHMI

Bagikan    TAKALAR | KHATULISTIWA.MEDIA – Bupati Takalar, Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, mendapat kepercayaan sebagai …

Ibrahim Pelukis Takalar, Persembahkan Lukisan untuk Bupati Daeng Manye

Bagikan    TAKALAR | KHATULISTIWA.MEDIA – Seorang pelukis asal Kabupaten Takalar Ibrahim, S.Pd menyerahkan secara langsung karya …

Bupati Daeng Manye dan Polres Takalar Bersinergi, Bantuan Alsintan Kementan Siap Genjot Produktivitas Petani

Bagikan    TAKALAR | KHATULISTIWA.MEDIA – Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian Republik Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *