IESP UNTAD Perkuat Daya Saing UMKM Kopi Parigi Moutong, Produk Berkualitas Naik Jadi 85 Persen

Bagikan

PALU, Porosinfo.id — Tim Pengabdian kepada Masyarakat Program Studi Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan (IESP), Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tadulako (UNTAD), melaksanakan program penguatan UMKM kopi lokal di Kelurahan Bantaya, Kabupaten Parigi Moutong. Program ini berfokus pada peningkatan kualitas produksi, pengelolaan keuangan, penguatan merek dan kemasan, serta pemasaran digital bagi para pelaku usaha.

Kegiatan ini didukung langsung oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Parigi Moutong, dengan metode pelatihan, praktik, hingga pendampingan langsung di lapangan.

Dalam aspek produksi, para pelaku UMKM mendapatkan pendampingan menyeluruh mulai dari pemilihan bahan baku, penyangraian, penggilingan, pengemasan, pengendalian mutu, hingga penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP). Para pelaku juga diperkenalkan dengan berbagai peralatan produksi dan penyajian kopi, antara lain mesin penggiling, timbangan digital, mesin espresso, serta mesin press kemasan.

Hasil yang diraih pun cukup signifikan. Tingkat produk yang memenuhi kriteria mutu meningkat dari sebelumnya 60 persen menjadi 85 persen. Sementara itu, kapasitas produksi agregat bertambah sebesar 35 persen.

Dari sisi manajemen keuangan, seluruh mitra UMKM mulai menerapkan pembukuan sederhana, menyusun rencana usaha, dan menjalankan SOP produksi secara tertib. Hal ini berdampak positif pada nilai jual produk, yang sebelumnya Rp20.000 per kemasan kini meningkat menjadi Rp26.000, sehingga pendapatan penjualan bulanan ikut mengalami kenaikan.

Program ini juga mendorong para pelaku usaha untuk mulai memanfaatkan media sosial Instagram dan Facebook sebagai sarana pemasaran. Tak hanya itu, tim pendamping juga membantu perbaikan desain kemasan, pembuatan katalog digital, fotografi produk yang lebih menarik, hingga diversifikasi olahan seperti sirup kopi guna memperluas jangkauan pasar.

Kolaborasi yang terjalin antara Universitas Tadulako, pemerintah daerah, dan pelaku UMKM ini diharapkan dapat terus berjalan berkelanjutan, sehingga mampu meningkatkan nilai tambah sekaligus memperkuat daya saing kopi lokal Parigi Moutong di pasaran yang lebih luas.

Check Also

Jarak Lewat Lapangan Hijau, Turnamen Borong Raukang Cup XI Jadi Ajang Kolaborasi dan Berburu Bibit Pesepakbola Gowa

Bagikan    GOWA ,porosinfo.id– Turnamen Sepakbola Borong Raukang Cup XI resmi bergulir. Kompetisi yang diprakarsai oleh Panitia …

Satgas TMMD ke-130 Mamuju Gencar Galian Drainase, Cegah Genangan Air di Desa Pammulukang

Bagikan    MAMUJU, Porosinfo.id — Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1418/Mamuju …

Selamatkan Generasi Muda, Polres Pasangkayu Tegaskan Ancaman Narkoba Lewat Razia Malam Hari

Bagikan    PASANGKAYU, Porosinfo.id — Dalam upaya melindungi generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkotika, Polres Pasangkayu melaksanakan …

Bhabinkamtibmas Randomayang Bersama Mahasiswa KKN Salurkan Air Bersih ke Warga Terdampak Kekeringan

Bagikan    PASANGKAYU, Porosinfo.id — Di tengah musim kemarau yang berkepanjangan, Bhabinkamtibmas Desa Randomayang, Aipda Hamdani, bersama …

Tabrakan Dua Motor Libatkan Pelajar di Pasangkayu, 4 Orang Luka Satu Dirujuk ke RSUD Pasangkayu

Bagikan    PASANGKAYU, Porosinfo.id — Personel Polsek Sarudu bergerak cepat menangani kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *