Kapolresta Gowa Gencar Serukan Kamtibmas, Penanganan Kasus di Polsek Pallangga Justru Mandek

Bagikan

GOWA,porosinfo.id. – Di tengah gencarnya upaya Kapolresta  Gowa Kombes Pol.Dr.Muh. Yusuf Usman,SH,SIK,M.T.,CIPA. melakukan sosialisasi di tempat ibadah dan menemui tokoh masyarakat terkait Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), penegakan hukum di tingkat bawah justru menuai sorotan. Ironisnya, ajakan Kapolres agar masyarakat tidak segan melapor berbanding terbalik dengan lambatnya penanganan kasus di Polsek Pallangga.

Hingga kini, seorang warga yang menjadi korban tindak pidana Kamtibmas mengaku belum menerima Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) atas kasus yang dilaporkannya.

Kasus ini bermula ketika korban melaporkan dugaan tindak pidana pengancaman dengan senjata tajam pada 4 Juni 2026. Laporan resmi tersebut terdaftar dengan nomor: LP/B/67/VI/2026/SPKT/Polsek Pallangga.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, terlapor dalam kasus ini adalah seorang pria berinisial MT. Saat kejadian, terlapor diduga berada di bawah pengaruh minuman keras (miras) jenis ballo. MT mendatangi rumah korban, lalu mengamuk di pekarangan dan depan rumah sambil membawa senjata tajam jenis parang yang terhunus. Ancaman nyata ini menyisakan ketakutan mendalam bagi pihak korban.

Saat dikonfirmasi oleh redaksi media Porosinfo.id melalui sambungan telepon WhatsApp, Kanit Reskrim Polsek Pallangga memberikan tanggapan singkat terkait kelambatan penanganan kasus tersebut.

“Nanti saya lihat dan pelajari dulu, Pak,” ujarnya.Ia menambahkan bahwa dirinya memerlukan waktu untuk melakukan koordinasi internal karena adanya pergantian personel di tubuh Polsek.

“Nanti kami cek ke penyidik yang menangani, karena saya baru satu bulan menjabat dan beberapa penyidik Polsek juga bergeser tugas,” pungkasnya.

Kelambatan penanganan kasus pengancaman ini memicu pertanyaan publik terkait komitmen jajaran Polsek Pallangga dalam menyelaraskan visi Kapolres Gowa untuk menciptakan ruang Kamtibmas yang aman, responsif, dan kondusif bagi masyarakat
Lp:(***)

Check Also

Polres Takalar Berantas Korupsi Dana Desa, Kasus Cakura Rugikan Keuangan Negara Rp451 Juta

Bagikan    TAKALAR | POROS INFO.ID – Kepolisian Resor (Polres) Takalar melalui Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) …

Hasil Vonis Hanya Ratusan Ribu, Denda Titipan Tilang Balap Liar Rp3 Juta di Polresta Gowa Tuai Sorotan Publik dan Tudingan Pungli

Bagikan    GOWA,porosinfo.id.– Penerapan denda maksimal sebesar Rp3.000.000 (tiga juta rupiah) melalui sistem uang titipan tilang bagi …

Cegah Balap Liar dan Knalpot Brong, Polsek Baras Amankan Dua Motor di Desa Bajawali

Bagikan    PASANGKAYU, Porosinfo.id – Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat, Polsek Baras …

Presiden TIB Pastikan Dua Jalur Hukum Masih Terbuka, Perjuangan Husniah Talenrang Belum Berakhir

Bagikan    Gowa,porosinfo.id.— Babak baru dinamika kepemimpinan Kabupaten Gowa pasca-terbitnya Surat Keputusan (SK) Kementerian Dalam Negeri tentang …

Putusan Tanpa Kesempatan Membela Diri: Dapatkah Menjadi Dasar Pemberhentian Bupati Gowa?

Bagikan    Oleh: Windu Wijaya, S.H., M.H. Advokat | Peneliti Pusat Studi Filsafat Hukum porosinfo.id -Dalam negara …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *