Pangkalan Elpiji PT. Polman Maju Gas Di Matakali Diduga Selewengkan Distribusi, Warga Mengeluh

Bagikan

Polman,porosinfo.id.- Sebuah pangkalan gas elpiji bersubsidi ukuran 3 kilogram di kelurahan Matakali Kecamatan Matakali diduga melakukan praktik penyaluran yang tidak sesuai aturan. Alih-alih mendistribusikan gas bersubsidi tersebut kepada warga miskin atau rumah tangga yang berhak, pangkalan justru menjualnya ke pedagang dalam jumlah besar sehingga berdampak ke warga Polewali. Kamis 10 Juli 2025.

Warga sekitar mengeluhkan sulitnya memperoleh gas elpiji 3 kg di pangkalan resmi Asri milik PT. Polman Maju Gas. Menurut beberapa warga, setiap kali datang untuk membeli, mereka kerap mendapat jawaban bahwa stok sudah habis. Namun, secara diam-diam, gas tersebut terlihat diborong oleh para pedagang.

“Susah sekali sekarang cari gas subsidi. Padahal kami warga kecil yang sangat membutuhkannya. Tapi malah lebih banyak dijual ke pedagang yang kemudian menaikkan harga,” keluh salah seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya

Berdasarkan pantauan di lapangan, terlihat sejumlah pedagang membeli gas dalam jumlah banyak dari pangkalan, bahkan sebelum pangkalan tersebut resmi dibuka untuk umum. Diduga kuat, hal ini terjadi karena adanya kerja sama terselubung antara pangkalan dan para pedagang guna mencari keuntungan lebih besar.

Praktik ini jelas melanggar ketentuan distribusi elpiji bersubsidi dari pemerintah, yang seharusnya mengutamakan rumah tangga miskin dan usaha mikro. Jika dibiarkan, penyalahgunaan ini bisa menyebabkan kelangkaan dan harga yang makin tidak terkendali di tingkat masyarakat.

LSM GEMA RAKYAT BERSATU (GRB) mengecam keras tindakan tersebut dan mendesak pihak Pertamina serta dinas terkait untuk segera melakukan pengawasan ketat dan menindak tegas pangkalan nakal ASRI milik PT. Polman Maju Gas yang terbukti melakukan pelanggaran.

“Pemerintah harus turun tangan. Jangan sampai subsidi yang diberikan untuk rakyat miskin justru dinikmati oleh pelaku usaha yang tidak berhak,” tegas Akhmad Devisi Pencari Fakta GRB.

Masyarakat berharap pihak berwenang segera bertindak agar distribusi elpiji 3 kg tepat sasaran dan tidak lagi disalahgunakan demi keuntungan segelintir orang. (Ari. S)

Check Also

Daeng Manye Pastikan TPP dan Gaji ke-13 Dibayar, Ribuan ASN Takalar Segera Terima Haknya

Bagikan    TAKALAR | POROSINFO.ID – Kabar gembira bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten Takalar. …

LK II HMI Takalar Resmi Dibuka, Bupati Daeng Manye Dorong Generasi Muda Kuasai Era Digital

Bagikan    TAKALAR | POROSINFO.ID – Membangun generasi pemimpin tangguh dan adaptif terhadap kemajuan zaman menjadi fokus …

Sambut HUT Bhayangkara Ke-80, Polsek Manggala Sukses Gelar Turnamen Domino, Diikuti 80 Pasang Peserta

Bagikan    Makassar,porosinfo.id. – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polsek Manggala menggelar Turnamen Domino …

KAHMI dan Pemkab Takalar Perkuat Kolaborasi, Bupati Daeng Manye Jadi Badan Kehormatan MD KAHMI

Bagikan    TAKALAR | KHATULISTIWA.MEDIA – Bupati Takalar, Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, mendapat kepercayaan sebagai …

Ibrahim Pelukis Takalar, Persembahkan Lukisan untuk Bupati Daeng Manye

Bagikan    TAKALAR | KHATULISTIWA.MEDIA – Seorang pelukis asal Kabupaten Takalar Ibrahim, S.Pd menyerahkan secara langsung karya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *