Perkuat Kelestarian Tradisi, FKPM Adat Budaya Jeneponto Resmi Jalin Sinergi dengan Dinas Pendidikan

Bagikan

JENEPONTO | POROS INFO.ID – Upaya menjaga dan melestarikan nilai-nilai adat budaya di Butta Turatea terus diperkuat. Lembaga Forum Kemitraan Perlindungan Masyarakat (FKPM) Adat Budaya Kabupaten Jeneponto secara resmi menjalin sinergi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jeneponto melalui kunjungan silaturahmi dan koordinasi, Kamis (15/1/2026).

Pertemuan yang berlangsung di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan tersebut menjadi momentum penting dalam menyatukan visi dan komitmen bersama untuk mempertahankan marwah tradisi lokal yang mulai tergerus oleh perkembangan zaman.

Rombongan FKPM Adat Budaya dipimpin langsung oleh Ketua Lembaga, Abdul Karim, didampingi Bendahara Solihin Kr Tompo, serta salah satu tokoh pendiri FKPM, Nabiyanto.M dg Nakku. Dalam kesempatan itu, pengurus FKPM secara resmi melaporkan keberadaan lembaga sebagai wadah pemerhati adat dan budaya yang siap menjadi mitra strategis pemerintah daerah.

Abdul Karim menegaskan bahwa FKPM Adat Budaya hadir untuk memberikan pendampingan layanan adat kepada masyarakat, sekaligus menjadi ruang pengaduan terhadap berbagai persoalan sosial dan budaya yang terjadi di tengah kehidupan masyarakat.

“FKPM Adat Budaya berkomitmen menjaga dan menguatkan filosofi Siri’ ri Butta Turatea, serta nilai-nilai luhur budaya Makassar secara umum. Kami ingin hadir sebagai solusi atas persoalan adat yang muncul, dengan pendekatan yang humanis dan berlandaskan norma-norma kearifan lokal,” ujarnya.

FKPM juga menegaskan perannya sebagai garda terdepan dalam merawat identitas budaya daerah, tidak hanya sebagai simbol, tetapi sebagai lembaga yang aktif menjembatani penyelesaian sengketa adat maupun pergeseran nilai budaya di masyarakat.

Kehadiran pengurus FKPM Adat Budaya disambut hangat oleh Plh. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jeneponto, Basri, S.Pd., M.M., bersama Pamong Budaya, Fattahindi, S.E., M.Si. Pihak dinas menyampaikan apresiasi atas inisiatif FKPM dan menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dalam berbagai program pelestarian kebudayaan ke depan, termasuk integrasi nilai budaya lokal dalam dunia pendidikan.

Pertemuan tersebut ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat kebudayaan sebagai identitas dan kebanggaan masyarakat Kabupaten Jeneponto, serta menjadikannya fondasi dalam membangun karakter generasi muda yang berakar pada nilai-nilai lokal.

Check Also

Polresta Gowa Musnahkan 500 Liter Miras Tradisional Ballo demi Jaga Kamtibmas

Bagikan    GOWA,porosinfo.id.– Langkah nyata dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terus digalakkan oleh Polresta Gowa. …

Gugurnya 5 Jurnalis: Wawan Nur Rewa Ingatkan Perusahaan Pers Wajib Lindungi Pekerja di Area Risiko Tinggi

Bagikan    GOWA,porosinfo.id. — Gugurnya lima jurnalis saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau memantik duka mendalam sekaligus …

Kasat Lantas Polres Gowa Tegaskan Perkara Kecelakaan di Bontomarannu Sudah Tahap Penahanan

Bagikan      GOWA, porosinfo.id. – Merespons aspirasi pihak keluarga korban serta pemberitaan media terkait penanganan kecelakaan …

Kejari Gowa Usut Dugaan Pengendapan Dana BPJS Nakes RSUD Syekh Yusuf Senilai Rp 8 Miliar

Bagikan    GOWA,porosinfo.id. – Kejaksaan Negeri (Kejari) Gowa tengah mendalami dugaan pengendapan dana BPJS untuk tenaga kesehatan …

Dua Bulan Pasca-Kecelakaan Maut di Gowa: Keluarga Korban Protes Pelaku dan Kendaraan Belum Ditahan

Bagikan    GOWA,porosinfo.id.– Dua bulan pasca-kecelakaan maut yang merenggut nyawa Mustapa Dg Ngasi, pihak keluarga korban melayangkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *