Terkait Isu Pupuk Subsidi, UD Taruna Tani Timbuseng Sampaikan Klarifikasi

Bagikan

TAKALAR | POROS INFO.ID – Terkait mencuatnya dugaan praktik penyelewengan pupuk bersubsidi di Desa Timbuseng, Kecamatan Polongbangkeng Timur, pihak kios pupuk UD. Taruna Tani Hj. Ne’nang angkat bicara. Hj. Ne’nang dengan tegas membantah tudingan tersebut dan menyatakan bahwa informasi yang beredar tidak sesuai dengan fakta di lapangan, Sabtu (18/10).

Dalam klarifikasinya, Hj. Ne’nang menyampaikan bahwa nota yang dijadikan dasar tudingan tersebut bukan berasal dari kios miliknya. “Itu nota bukan saya, dan itu nota sudah jadi lalu dibawa ke saya. Saya tidak pernah menjual pupuk di atas harga HET,” ujarnya dengan nada tegas.

Ia juga menjelaskan bahwa selama hampir satu dekade mengelola kios pupuk di Desa Timbuseng, dirinya selalu mengikuti aturan yang berlaku. “Saya mengelola satu desa, UD Taruna Tani hampir 10 tahun,” tambahnya.

Terkait tudingan harga pupuk yang mencapai Rp130 ribu per/zak, Hj. Ne’nang juga membantah keras. “Kalau harga begitu, yang 130 ribu per/zak, tidak begitu kenyataannya,” jelasnya.

Hj. Ne’nang berharap klarifikasi ini dapat meluruskan informasi yang berkembang di tengah masyarakat. Ia menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program pemerintah dalam penyaluran pupuk bersubsidi secara tepat sasaran dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Check Also

Polresta Gowa Musnahkan 500 Liter Miras Tradisional Ballo demi Jaga Kamtibmas

Bagikan    GOWA,porosinfo.id.– Langkah nyata dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terus digalakkan oleh Polresta Gowa. …

Gugurnya 5 Jurnalis: Wawan Nur Rewa Ingatkan Perusahaan Pers Wajib Lindungi Pekerja di Area Risiko Tinggi

Bagikan    GOWA,porosinfo.id. — Gugurnya lima jurnalis saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau memantik duka mendalam sekaligus …

Kasat Lantas Polres Gowa Tegaskan Perkara Kecelakaan di Bontomarannu Sudah Tahap Penahanan

Bagikan      GOWA, porosinfo.id. – Merespons aspirasi pihak keluarga korban serta pemberitaan media terkait penanganan kecelakaan …

Kejari Gowa Usut Dugaan Pengendapan Dana BPJS Nakes RSUD Syekh Yusuf Senilai Rp 8 Miliar

Bagikan    GOWA,porosinfo.id. – Kejaksaan Negeri (Kejari) Gowa tengah mendalami dugaan pengendapan dana BPJS untuk tenaga kesehatan …

Dua Bulan Pasca-Kecelakaan Maut di Gowa: Keluarga Korban Protes Pelaku dan Kendaraan Belum Ditahan

Bagikan    GOWA,porosinfo.id.– Dua bulan pasca-kecelakaan maut yang merenggut nyawa Mustapa Dg Ngasi, pihak keluarga korban melayangkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *