Wartawan Takalar Diserang Saat Liputan, Tapi Rekan Seprofesi Malah Bela Pelaku, Polisi: Ini Perkembangan Kasusnya

Bagikan

TAKALAR | POROS INFO.ID – Peristiwa yang terjadi di lokasi proyek pengerukan saluran air tersier di Lingkungan Tana-Tana, Kelurahan Canrego, Kecamatan Polongbangkeng Selatan, Kabupaten Takalar, pada Minggu (28/9/2025), ternyata tidak sepenuhnya seperti yang ramai diberitakan sebelumnya.

Fakta di lapangan menunjukkan bahwa kejadian tersebut justru menimpa wartawan media Armada, Wahid Dg Rani, yang datang untuk meliput kegiatan proyek beranggaran pemerintah.

Wahid Dg Rani hadir di lokasi proyek dalam kapasitasnya sebagai jurnalis untuk memastikan keterbukaan informasi publik. Namun, saat sedang duduk di atas sepeda motornya yang terparkir dan tidak bergerak, tiba-tiba kendaraan milik Arif Dg Jowa melaju dan menabrak motornya. Insiden itu menyebabkan bagian depan kendaraan Wahid mengalami kerusakan.

“Atas kejadian itu, saya tidak melakukan tindakan provokatif atau melawan hukum. Justru saya menjadi korban karena motor saya ditabrak dan kemudian dia mendekat ingin memukul,” ungkap Wahid Dg Rani saat dikonfirmasi.

Ia menegaskan, kehadirannya murni dalam rangka tugas jurnalistik untuk meliput pekerjaan proyek yang menggunakan dana publik.

Sayangnya, upaya klarifikasi yang dilakukan Wahid justru disalahartikan hingga muncul pemberitaan sepihak yang terkesan menyudutkan dirinya. Padahal, sebagai jurnalis, Wahid berhak menjalankan tugas peliputan tanpa intimidasi atau kekerasan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Sementara itu, penyidik Polres Takalar, Ipda Syarifuddin, saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp, membenarkan bahwa pihaknya telah mengeluarkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) terkait kasus tersebut, sabtu (04/10).

Namun, ketika ditanya mengenai kemungkinan penerapan Pasal 18 ayat (1) UU Pers terhadap kasus yang menimpa Wahid, penyidik menyebutkan bahwa langsung maki komunikasi sama pak Kasat.

Check Also

Polresta Gowa Musnahkan 500 Liter Miras Tradisional Ballo demi Jaga Kamtibmas

Bagikan    GOWA,porosinfo.id.– Langkah nyata dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terus digalakkan oleh Polresta Gowa. …

Gugurnya 5 Jurnalis: Wawan Nur Rewa Ingatkan Perusahaan Pers Wajib Lindungi Pekerja di Area Risiko Tinggi

Bagikan    GOWA,porosinfo.id. — Gugurnya lima jurnalis saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau memantik duka mendalam sekaligus …

Kasat Lantas Polres Gowa Tegaskan Perkara Kecelakaan di Bontomarannu Sudah Tahap Penahanan

Bagikan      GOWA, porosinfo.id. – Merespons aspirasi pihak keluarga korban serta pemberitaan media terkait penanganan kecelakaan …

Kejari Gowa Usut Dugaan Pengendapan Dana BPJS Nakes RSUD Syekh Yusuf Senilai Rp 8 Miliar

Bagikan    GOWA,porosinfo.id. – Kejaksaan Negeri (Kejari) Gowa tengah mendalami dugaan pengendapan dana BPJS untuk tenaga kesehatan …

Dua Bulan Pasca-Kecelakaan Maut di Gowa: Keluarga Korban Protes Pelaku dan Kendaraan Belum Ditahan

Bagikan    GOWA,porosinfo.id.– Dua bulan pasca-kecelakaan maut yang merenggut nyawa Mustapa Dg Ngasi, pihak keluarga korban melayangkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *