Hipermata UNM Kritik Keras Polres Takalar: Kasus Yusuf Saputra Sarat Ketimpangan

Bagikan

TAKALAR,POROSINFO Ketua Himpunan Pelajar Mahasiswa Takalar (Hipermata) Komisariat Universitas Negeri Makassar (UNM), Akbar, menyatakan kekecewaannya terhadap lambannya penanganan kasus penganiayaan dan pemerasan yang menimpa Yusuf Saputra, pemuda asal Galesong, Sabtu (12/07).

Ia menilai, meskipun kasus ini telah menjadi perhatian publik dan menyeret nama enam oknum anggota Polrestabes Makassar, hingga kini belum ada langkah konkret dari pihak Polres Takalar.

Menurut Akbar, aparat penegak hukum terkesan ragu menetapkan tersangka meski dugaan keterlibatan oknum polisi dinilai cukup kuat.

Ia menyebut proses hukum yang stagnan dan tidak transparan ini menjadi gambaran bahwa hukum di Indonesia masih tumpul ke atas, namun tajam ke bawah.

“Ini bukan sekadar soal hukum, tapi soal keberanian aparat dalam menegakkan keadilan tanpa pandang bulu,” ujarnya.

Akbar juga mengkritik alasan penyidik yang menyebut soal penyitaan barang bukti sebagai kendala. Ia menilai dalih tersebut hanyalah upaya untuk mengulur waktu dan menghindari tekanan publik.

“Polres Takalar tidak bisa terus bersembunyi di balik prosedur. Jika aparat yang melanggar hukum tidak ditindak, ke mana rakyat harus mengadu?” tegasnya.

Dalam pernyataannya, Akbar menekankan bahwa kasus ini telah memenuhi unsur pidana yang jelas, di antaranya Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan, Pasal 368 KUHP tentang pemerasan, dan Pasal 421 KUHP tentang penyalahgunaan wewenang oleh aparat.

Ia juga menyoroti pelanggaran etika profesi kepolisian dan aspek hak asasi manusia yang seharusnya menjadi perhatian serius.

Sebagai penutup, Akbar mendesak Kapolres Takalar untuk berpihak pada kebenaran dan tidak membiarkan praktik saling lindungi mencederai institusi hukum.

“Jika tak mampu menyeret pelaku ke meja hijau, publik berhak mencurigai ada permainan di balik semua ini. Kasus Yusuf adalah ujian moral bagi aparat penegak hukum. Keadilan yang ditunda, sama saja dengan keadilan yang ditolak,” pungkasnya.

Check Also

FPGR Kepung Kejati Sulsel: Dapur MBG Takalar Diduga Cemari Sawah dan Bermasalah Anggaran, Desak Copot Korwil BGN Takalar

Bagikan    SULSEL | POROS INFO.ID – FRONT PERLAWANAN GIZI RAKYAT (FPGR) menggelar aksi unjuk rasa di depan …

Diduga Beralih Fungsi Tanpa Izin Gudang FF Disidak Tim Pemda Gowa

Bagikan    Gowa,porosinfo.id.- Tim gabungan yang dari Dinas Perkimtan, Satpol PP sama Dinas Perindag Pemda Gowa mendatangi …

Kapolres Gowa dan Jajaran Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Wakil Presiden ke-6 RI Tri Sutrisno

Bagikan    Gowa,porosinfo.ud.- Kepala Kepolisian Resor Gowa, AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., beserta staf dan seluruh …

PENDAFTARAN CALON PIMPINAN Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) KABUPATEN TAKALAR MASA JABATAN 2025–2030 DIPERPANJANG

Bagikan    TAKALAR | POROS INFO.ID – Proses seleksi Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten …

Tak Ingin Budaya Jadi Dongeng, Komunitas Kontu Tojeng Canangkan Gerakan Edukasi Digital di Makassar

Bagikan    MAKASSAR | POROS INFO.ID – Di sela acara buka puasa bersama pada 1 Maret 2026, komunitas …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *