Curanmor di Tombolo Digagalkan! RX King Sempat Dibawa Kabur, Ditinggal Pelaku di Depan Masjid Lengkese

Bagikan

TAKALAR | POROS INFO.ID – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di Dusun Tombolo, Desa Barana, Kecamatan Bangkala Barat, Kabupaten Jeneponto, berhasil digagalkan. Satu unit sepeda motor yang sempat dibawa kabur pelaku akhirnya ditemukan dalam kondisi terparkir di depan Masjid Desa Lengkese, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, Jumat siang (24/04/2026).

Peristiwa ini bermula saat sepeda motor jenis Yamaha RX King berwarna hitam lis biru milik Ruslan Dg Ngalle dilaporkan hilang pada malam hari. Sehari setelah kejadian, upaya pengejaran terhadap terduga pelaku langsung dilakukan.

Ketua FKPM Adat Budaya Kecamatan Bangkala Barat bergerak cepat dengan menyebarkan informasi melalui komunikasi HT (radio) kepada seluruh anggota FKPM Adat Budaya di Kabupaten Jeneponto dan Takalar. Penelusuran juga dilakukan berdasarkan laporan masyarakat serta rekaman CCTV di sejumlah titik.

 

Foto : Babansa dan Binmas Desa Lengkese, mengamankan unit kendaraan sebelum di bawah kapolsek Mangarabombang

 

Hasilnya, informasi penting diperoleh melalui pesan WhatsApp yang menyebutkan bahwa kendaraan tersebut terdeteksi berada di wilayah Desa Lengkese, Takalar. Saat ditemukan, motor dalam kondisi terparkir dan diduga sengaja ditinggalkan oleh pelaku untuk menghindari pengejaran.

Selanjutnya, kendaraan diamankan dan dibawa ke Polsek Mangarabombang untuk proses penyerahan kepada pemilik. Penyerahan berlangsung di hadapan Kapolsek Mangarabombang AKP Asri AR, Danramil 05/1426 Mangarabombang Lettu Rajab, serta jajaran FKPM Adat Budaya.

Turut hadir dalam proses tersebut Ketua FKPM Adat Budaya Nabi Yanto M Dg Nakku bersama para ketua kecamatan dari Jeneponto dan Takalar, di antaranya Abdul Malik Nur Kr Nai’, Abdul Jalil Tuang Unjung, Abdul Rahman Dg Rowa, Bakri Dg Nai’, serta Ketua FKPM Kabupaten Takalar Rahmat Dg Gata, Wakil Ketua I Muh. Saleh, S.Sos Dg Tata, dan Bendahara Umum Hasanuddin Dg Lese.

Keberhasilan ini menjadi bukti solidnya sinergi antara masyarakat, FKPM Adat Budaya, serta aparat dalam merespons cepat tindak kejahatan, sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku curanmor di wilayah Jeneponto dan sekitarnya.

Check Also

Polresta Gowa Musnahkan 500 Liter Miras Tradisional Ballo demi Jaga Kamtibmas

Bagikan    GOWA,porosinfo.id.– Langkah nyata dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terus digalakkan oleh Polresta Gowa. …

Gugurnya 5 Jurnalis: Wawan Nur Rewa Ingatkan Perusahaan Pers Wajib Lindungi Pekerja di Area Risiko Tinggi

Bagikan    GOWA,porosinfo.id. — Gugurnya lima jurnalis saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau memantik duka mendalam sekaligus …

Kasat Lantas Polres Gowa Tegaskan Perkara Kecelakaan di Bontomarannu Sudah Tahap Penahanan

Bagikan      GOWA, porosinfo.id. – Merespons aspirasi pihak keluarga korban serta pemberitaan media terkait penanganan kecelakaan …

Kejari Gowa Usut Dugaan Pengendapan Dana BPJS Nakes RSUD Syekh Yusuf Senilai Rp 8 Miliar

Bagikan    GOWA,porosinfo.id. – Kejaksaan Negeri (Kejari) Gowa tengah mendalami dugaan pengendapan dana BPJS untuk tenaga kesehatan …

Dua Bulan Pasca-Kecelakaan Maut di Gowa: Keluarga Korban Protes Pelaku dan Kendaraan Belum Ditahan

Bagikan    GOWA,porosinfo.id.– Dua bulan pasca-kecelakaan maut yang merenggut nyawa Mustapa Dg Ngasi, pihak keluarga korban melayangkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *