Pelaksanaan PORPROV 2026 Disayangkan, Ketua KONI Sulsel Sekaligus Bupati Gowa Dinilai Gagal Tangkap Peluang Percepatan Ekonomi Gowa

Bagikan

GOWA,porosinfo.id. – Keputusan penunjukan Kabupaten Wajo dan Kabupaten Bone sebagai tuan rumah bersama ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Sulawesi Selatan tahun ini menuai sorotan tajam dari masyarakat dan pelaku usaha di Kabupaten Gowa. Keputusan ini dinilai sebagai bentuk kegagalan diplomasi olahraga dan hilangnya momentum emas untuk membangkitkan perekonomian daerah yang sempat carut maruk

Kekecewaan publik ini memicu kritik pedas yang diarahkan langsung kepada pimpinan daerah Gowa yang juga sekarang menjabat Ketua KONI Provinsi Sulsel, figur sentral Darmawangsyah Muin resmi dilantik sebagai Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Selatan pada 8–9 Mei 2026 di Hotel Claro Makassar untuk masa bakti periode 2025–2029 (atau tercatat juga sebagai periode 2026–2030). dianggap “percuma” dan tidak memberikan dampak strategis dalam memperjuangkan Kabupaten Gowa sebagai pusat kegiatan skala besar tingkat provinsi.

Padahal, jika ajang olahraga terbesar di Sulawesi Selatan ini digelar di Kabupaten Gowa, dampaknya akan sangat masif bagi masyarakat bawah. Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), industri perhotelan, kuliner, hingga jasa transportasi lokal dipastikan memulihkan perputaran ekonomi selama event berlangsung.
“Sangat disayangkan momentum emas ini terlewatkan. Padahal, seandainya perhelatan ini digelar di Gowa, ini menjadi stimulan luar biasa untuk menghidupkan kembali UMKM dan mempercepat perputaran roda perekonomian Gowa yang sempat terhambat,” ujar perwakilan masyarakat ekonomi kreatif Gowa.

Kehadiran ribuan atlet, ofisial, dan suporter dari 24 kabupaten/kota se-Sulsel sebenarnya merupakan pasar potensial yang matang untuk mendongkrak pendapatan daerah secara instan dan berkelanjutan.

Masyarakat kini mempertanyakan komitmen serta determinasi Ketua KONI Provinsi selaku Bupati Gowa dalam melihat peluang ekonomi berbasis event (event-based economy). Publik berharap kejadian ini menjadi bahan evaluasi total agar ke depannya Pemerintah Kabupaten Gowa dan KONI Gowa lebih agresif dan serius dalam merebut hak tuan rumah event-event besar demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan ekonomi daerah.

Sekedar diketahui perhelatan porprov yang sekali dalam empat tahun yang akan jatuh berikutnya ditahun 2030dipastikan pelaksanaannya bukan di Kabupaten Gowa.

Redaksi media ini sendiri membuka ruang gak jawab resmi pihak terkait dalam pemberitaan.

Lp:(**)

Check Also

Diduga Ilegal, Aktivitas Somel Kayu di Desa Lonjoboko Gowa Bebas Beroperasi

Bagikan    GOWA,poosinfo.id. – Sebuah usaha pengolahan kayu atau somel di Kampung Bikokoro, Dusun Galesong, Desa Lonjoboko, …

Bocoran Spesifikasi Huawei Pura 90 Plus Terungkap Lewat Unit Pajangan, Pakai Chipset Baru Kirin 9025!

Bagikan    Halo pembaca porosinfo.id, kabar mengejutkan datang dari raksasa teknologi Huawei. Meski belum resmi merilis spesifikasi …

Perkuat Kemanunggalan TNI‑Rakyat, Pembangunan RTLH Sasaran 3 TMMD ke‑130 Dimulai

Bagikan    MAMUJU, Porosinfo.id – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke‑130 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1418/Mamuju telah memulai pembangunan Rumah Tidak …

Alumni 1997 Matangkan Pelantikan Pengurus IKA SMPN 21 Makassar

Bagikan    MAKASSAR,porosinfo.id.— Panitia Pelaksana Pelantikan Pengurus Ikatan Alumni (IKA) SMP Negeri 21 Makassar mulai mematangkan berbagai …

Sinergi TNI dan Masyarakat, TMMD ke 130 Kodim 1418/Mamuju Genjot Pengecoran Jalan, Akses dan Ekonomi Warga Semakin Terbuka

Bagikan    MAMUJU, Porosinfo.id — Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 TA 2026 Kodim 1418/Mamuju terus …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *