Amsar M

Ibu PKK Mangarabombang Bagikan Takjil, Ibu Bupati dan Ibu Wakil Bupati Takalar Turut Hadir

TAKALAR | POROS INFO.ID – Pengurus PKK Kecamatan Mangarabombang bersama Ibu PKK dari desa-desa se-Kecamatan Mangarabombang menggelar aksi sosial dengan membagikan takjil gratis dan makanan kepada masyarakat, Selasa (18/03).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mempererat silaturahmi serta berbagi kebahagiaan di bulan suci Ramadan.

Dalam kegiatan tersebut, Ibu Bupati Takalar dan Ibu Wakil Bupati Takalar turut hadir memberikan dukungan,Kehadiran mereka menambah semangat para pengurus PKK dalam menjalankan aksi sosial ini. Mereka juga menyapa warga dan berbincang dengan para penerima manfaat takjil.

Ketua PKK Kecamatan Mangarabombang, Herna Tahir, S.Pd menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian kepada masyarakat, terutama bagi mereka yang tengah menjalankan ibadah puasa.

“Kami berharap takjil yang dibagikan bisa membantu masyarakat dalam berbuka puasa dan semakin mempererat rasa kebersamaan,” ujarnya.

Sementara itu, Ibu Bupati Takalar mengapresiasi semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh para pengurus PKK. Tak hanya sekadar hadir, beliau juga ikut turun langsung membagikan takjil kepada masyarakat.

Masyarakat yang menerima takjil menyambut gembira aksi ini. Mereka mengungkapkan rasa terima kasih kepada para pengurus PKK yang telah berinisiatif berbagi kebaikan.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai sosial dan kepedulian antarwarga semakin kuat di Kecamatan Mangarabombang.

Terlihat,Camat Mangarabombang juga membantu membagikan takjil kepada warga pengendara yang melintas

Wakil Bupati Takalar Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2025

TAKALAR | POROS INFO.ID – Wakil Bupati Takalar Dr. H. Hengky Yasin,S.Sos,.MM menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2025 yang dilaksanakan Polres Takalar dalam rangka Pengamanan Idul Fitri 1446 Tahun 2025, di Lapangan Apel Mapolres Takalar, Kamis (20/3/2025).

Kapolres Takalar AKBP Gotam Hidayat, S.I.K . M.Si sebagai pimpinan apel dalam membacakan sambutan Kapolri Komjen Pol. Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa apel gelar pasukan operasi ketupat 2025 dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia dan merupakan bentuk komitmen untuk memastikan kesiapan personil dan satgas serta mebuka sinergitas dengan stakeholder terkait sehingga Operasi Ketupat 2025 dalam rangka Pengamanan Idul Fitri 1446 Tahun 2025 berjalan aman, tertib dan lancar.

“Berdasarkan survei Kemenhub, potensi pergerakan masyarakat selama libur 2025 mencapai 52 persen dari total penduduk di seluruh Indonesia atau setara 146,46 juta orang, jumlah ini diperkirakan akan berubah sewaktu-waktu mengingat pengalaman kita pada pengalaman lebaran tahun sebelumnya jumlah realisasi pemudik jauh lebih besar dibandingkan angka survei”ujarnya.

Kenaikan angka pemudik juga didasari adanya stimulus kebijakan pemerintah yang memberikan kenyamanan dan kemudahan untuk masyarakat melaksanakan mudik antara lain diskon tarif tiket dan tol kebijakan Work From Anywhere (WFA) dan perpanjangan masa libur sekolah.

“Pemerintah memprediksi bahwa puncak arus mudik akan terjadi pada tanggal 28 – 30 Maret 2025, dan puncak arus balik diprediksi 5-7 April 2025. Berkaitan dengan hal tersebut Polri/TNI dan stakeholder terkait menggelar operasi terpusat dengan sandi ketupat 2025 dengan mengangkat tagline ” mudik aman keluarga nyaman” yang akan diselenggarakan 23 Maret – 8 April 2025 dan untuk 8 Polda prioritas serta 26 Maret – 8 April untuk 28 Polda lainya,” ungkap Kapolres.

Dikatakan pula, Operasi ketupat melibatkan kurang lebih 146.298 personel gabungan dan menempati 2835 pos terdiri dari 1738 pos pengamanan, 788 pos pelayanan, 309 pos terpadu dan disamping itu, dalam rangka mengurai kepadatan telah dilaksanakan rekayasa lalulintas berupa pemberlakukan ganjil genap, kontra flow, 7dan one way sistem yang dilakukan berdasarkan analisa pantauan cctv dan laporan petugas secara riil time dan berkala.

“Pelayanan ramah dan responsif menjadi prioritas selama pengamanan mudik lebaran 2025 tampilkan sosok petugas yang humanis berikan edukasi dan imbauan kepada pengemudi untuk istirahat sejenak guna menghindari mikro sleep lakukan cek kesehatan pengemudi, kondisi kendaraan, kesiapan rambu-rambu dan lampu penerangan serta siagakan personel pada titik – titik rawan kecelakaan,”pesannya.

Apel tersebut dihadiri Forkopimda Takalar, Pimpinan OPD Kab. Takalar, para Perwira Kepolisian Takalar dan para Personil Kepolisian Resort Takalar.

Kajari Gowa: 11 Tersangka Beserta Barang Bukti Kasus Uang Palsu Di Gowa Masuk Tahap Dua, Siap Disidangkan

TAKALAR | POROS INFO.ID – Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Kejaksaan Negeri Gowa menerima penyerahan 8 berkas (tahap 2) perkara uang rupiah palsu dari penyidik Polres Gowa di Kantor Kejari Gowa, Rabu (19/3/2025).

Penyerahan 8 berkas perkara ini untuk 11 tersangka. Sejumlah barang bukti juga diserahkan dari penyidik Polres Gowa ke Jaksa Penuntut Umum pada Kejari Gowa.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulsel, Soetarmi mengatakan 8 berkas ini sebelumnya sudah dinyatakan lengkap (P21) oleh jaksa.

“Delapan berkas yang tahap 2 ini telah dinyatakan lengkap oleh jaksa pada Kejari Gowa. Terdiri dari 11 tersangka dengan peranan yang berbeda. Sisanya 7 berkas dengan 7 tersangka masih dalam tahap koordinasi dengan penyidik Polres Gowa,” kata Soetarmi.

Peranan 11 tersangka yang menjalani tahap 2 ini terbagi 3 klaster. Pertama, klaster tersangka yang memproduksi atau membuat uang rupiah palsu.

Kedua, klaster tersangka yang mengedarkan uang rupiah palsu. Dan ketiga, klaster tersangka yang menerima uang rupiah palsu.

Adapun 8 berkas dengan jumlah 11 tersangka yang diserahkan oleh penyidik Polres Gowa ke Kejari Gowa yaitu.
1. Tersangka AI (54) Kepala Perpustakaan UIN Alauddin Makassar, berperan memproduksi atau membuat rupiah palsu.
2. Tersangka AK (50) Pegawai bank, mengedarkan uang rupiah palsu.
3. Tersangka SY (52) PNS dan IM (42) Wiraswasta, mengedarkan uang rupiah palsu.
4. Tersangka SW (55) PNS guru, mengedarkan uang rupiah palsu.
5. Tersangka MN (40) Karyawan honorer, mengedarkan uang rupiah palsu.
6. Tersangka KG (48) Juru masak dan IY (37) Karyawan swasta, mengedarkan uang rupiah palsu
7. Tersangka SW (35) Wiraswasta, menerima uang rupiah palsu.
8. Tersangka MM (40) PNS, menerima uang rupiah palsu.

Adapun daftar barang bukti yang diserahkan oleh penyidik Polres Gowa ke Kejari Gowa, diantaranya:
-4.467 lembar uang rupiah palsu pecahan Rp.100.000 dengan jumlah Rp.446.700.000 dari tersangka AI
-234 lembar uang rupiah palsu pecahan Rp.100.000 dengan jumlah Rp.23.400.000 dari tersangka SY
-78 lembar uang rupiah palsu pecahan Rp.100.000 dengan jumlah Rp.7.800.000 dari tersangka IY
-5 lembar uang rupiah palsu pecahan Rp.100.000 dengan jumlah Rp.500.000 dari tersangka KG
-1 rangkap rekening koran bank Hasamitra atas nama Kamarang
-1 rangkap rekening koran bank BNI atas nama Irfandy
-1 rangkap rekening koran bank BCA atas nama Sukmawaty
-1 rangkap rekening koran bank BNI atas nama Mubin Nasir
-1 rangkap rekening koran bank BNI atas nama Dr.Andi Ibrahim
-1 unit sepeda motor merk Honda Beat warna Hitam nopol DD 5151 YA
-1 unit handphone merk Vivo
-1 unit handphone merk Samsung warna hitam
-1 unit handphone merk Samsung A23 warna orange
-1 unit handphone merk Vivo V25e warna Gold
-1 unit handphone merk Oppo

Setelah dilakukan pemeriksaan laboratoris terhadap uang pecahan Rp.100.00 TE 2016 disimpulkan bahwa uang tersebut TIDAK ASLI. Dan kualitas uang tersebut masih jauh di Bawah dari uang asli. Uang pecahan Rp.100.000 TE 2016 tersebut merupakan uang rupiah palsu karena tidak memiliki Security Fiture yang ada pada uang rupiah asli, diantaranya warna uang buram, benang hasil dari cetakan yang tidak tertanam, pengaman memiliki Colour Shifting dan Laten Image namun tidak berubah warna Ketika dilihat dari sudut pandang tertentu, Rectoverso tidak saling isi dan tidak terdapat Electrotype.

Untuk pelaku yang membuat atau memproduksi uang rupiah palsu disangkakan Pasal 36 Ayat (3) dan (2) UU No. 7 Tahun 2011 Tentang Mata Uang JO. Pasal 55 (1) Ke-1 KUHP. Dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun dan pidana denda paling banyak Rp50.000.000.000,00 (lima puluh miliar rupiah). Atau

Untuk pelaku yang mengedarkan rupiah palsu disangkakan Pasal 36 Ayat (3) (2) UU No. 7 Tahun 2011 Tentang Mata Uang JO. Pasal 55 (1) Ke-3 KUHP. Dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun dan pidana denda paling banyak Rp50.000.000.000,00 (lima puluh miliar rupiah).

Sementara untuk pelaku yang menerima uang rupiah palsu disangkakan Pasal 36 Ayat (3) (2) UU NO. 7 Tahun 2011 Tentang Mata Uang. Dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun dan pidana denda paling banyak Rp50.000.000.000,00 (lima puluh miliar rupiah).

Kajari Gowa, Muhammad Ihsan menyebut setelah dilakukan tahap 2, Jaksa Penuntut Umum akan segera mempersiapkan Surat Dakwaan untuk pelimpahan berkas perkara tersebut ke Pengadilan Negeri Gowa.

“Setelah tahap 2, 11 tersangka ini dilakukan penahanan di Rutan Kelas I Makassar selama 20 hari terhitung 19 Maret 2025 hingga 7 April 2025. Selama masa penahanan setiap orang yang ingin menemui tersangka wajib mendapat izin dari Jaksa Penuntut Umum Kejari Gowa,” sebut Muh Ihsan

Muhammd Ihsan menegaskan arahan Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Agus Salim agar tim JPU tetap bekerja professional, integritas dn akuntabel. Serta melaksanakan proses penuntutan esuai peraturan perundang-undangan dengan pronsip zero KKN.

Kapolri-Panglima TNI Sepakat Investigasi Kasus Penembakan Personel hingga Tuntas

JAKARTA | POROS INFO.ID – Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto sepakat untuk menginvestigasi insiden penembakan anggota Polri oleh oknum personel TNI di Kabupaten Way Kanan, Lampung.

Kapolri dan Panglima TNI berjanji bakal mengusut kasus hingga tuntas.

“Saya kira hari ini Pak Kapolda dan Pak Danrem sedang terus melakukan investigasi. Saya dengan Bapak Panglima sama, sudah sepakat bersama-sama melakukan investigasi dan menuntaskan hal-hal yang nanti ditemukan di lapangan,” tegas Kapolri, Selasa (18/3/2025).

Kapolri pun mendorong semua personel kepolisian tetap bekerja dengan baik dan penuh semangat. Usai kejadian itu, ia meminta sinergi dan soliditas harus terus dijaga.

“Yang jelas tentunya kita selalu mendorong, mengingatkan seluruh anggota terus bekerja dengan baik penuh semangat, hati-hati dan selalu jaga sinergitas dan soliditas untuk kepentingan rakyat,” ujar Kapolri.

Tiga polisi gugur dalam tugasnya saat melakukan penggerebekan judi sabung ayam di Kampung Karang Manik, Kecamatan Negara Batin, Way Kanan, Lampung.

Adapun ketiga korban yakni AKP (Anumerta) Lusiyanto, Aipda (Anumerta) Petrus Apriyanto dan Briptu (Anumerta) M Ghalib Surya Ganta.

Oknum TNI yang diduga menembak tiga polisi itu juga telah ditangkap. Kini, terduga pelaku ditahan di Denpom Lampung.(*)

RUU TNI: Tergesa-Gesa Dan Mengancam Demokrasi, GAM Gelar Aksi di Kota Makassar

MAKASSAR | POROS INFO.ID – Sejumlah Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Aktivis Mahasiswa (GAM) melakukan Aksi Unjuk Rasa di Pertigaan Jl. A.P Pettarani dan Hertasning, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (17/03/2025).

Dalam aksinya, massa aksi membentangkan spanduk yang bertuliskan ‘TOLAK RUU TNI: ANCAMAN DEMOKRASI’ dan membawa beberapa tuntutan di antaranya:
1.Tolak pembahasan RUU TNI, Pasal 3 dan pasal 47 ayat (2).
2.Mendesak Majelis Kehormatan Dewan (MKD) untuk segera memeriksa oknum yang terlibat dalam Pembahasan RUU TNI di Hotel Fairmont Jakarta.
3.Copot Maruli Simanjuntak (Otak Kampungan).

Selain itu, massa aksi juga membakar ban bekas di badan jalan dan menyandera truk tronton sebagai panggung orasi. Akibatnya, kemacetan tidak terhindarkan di sepanjang Jl AP Pettarani dan Jl Hertasning.

Diketahui bahwa Mahasiswa menyoroti RUU TNI yang menuai kritik dari beberapa kalangan Publik. Konteksnya Pemerintah bersama DPR RI saat ini tengah membahas revisi Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia (TNI). Pemerintah sudah menyampaikan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) Revisi Undang-undang (RUU) Tentara Nasional Indonesia (TNI) kepada parlemen pada 11 Maret 2025.

Olehnya itu, Respek sebagai Jenderal Lapangan, dalam orasinya menyatakan bahwa Secara substansi RUU TNI masih mengandung pasal-pasal bermasalah. Perluasan di jabatan sipil tidak tepat dan ini jelas merupakan bentuk dwifungsi TNI.

Dirinya pun menilai proses pembahasan RUU TNI merupakan bentuk nyata ancaman bagi demokrasi.

“Ironisnya, pembahasan RUU TNI patut dipandang sebagai warning demokratisasi, betapa tidak, pada Sabtu 15 Maret 2025 Pemerintah dan DPR mengadakan Pembahasan RUU TNI secara diam-diam, di hotel Fairmont Jakarta. Hal ini jelas melanggar regulasi bahkan demokrasi. Idealnya dalam sebuah perumusan kebijakan ataupun regulasi (Undang-undang) mesti mendorong partisipasi publik dalam proses pembentukan peraturan perundang-undangan,” Ucap Respek

Di tempat yang sama LA ODE IKRA PRATAMA sebagai Panglima Besar GAM atau akrap di sapa (Banggulung) juga menyoroti persoalan statement Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Maruli Simanjuntak yang mengatakan “otak kampungan” bagi orang yang mengkritisi RUU TNI.

“Bagaimana mungkin kritik itu di tanggapi dengan statement Otak Kampungan. Padahal alasan kita untuk melakukan kritik dibangun dari pengetahuan, teori-teori, analisis konstruktif dan pengalaman masa lalu. Olehnya itu kami menganggap bahwa statemen KSAD menyakiti hati seluruh rakyat Indonesia,” Tegas Banggulung

Panglima GAM juga menegaskan akan kembali dengan gelombang massa yang lebih besar ketika tuntutan hari ini tidak di indahkan.

Kabar Gembira, THR dan Gaji Tenaga Non ASN & Perangkat Desa Siap Dibayarkan

TAKALAR | POROS INFO.ID – Senyum sumringah terpancar dari wajah Tenaga Non ASN & Perangkat Desa di Takalar, pasalnya Pemerintah Kab. Takalar segera akan membayarkan Gaji dan Tunjangan Hari Raya (THR).

Langkah ini merupakan wujud apresiasi serta komitmen Pemerintah Pemerintah Daerah Takalar dalam meningkatkan kesejahteraan tenaga Non ASN & perangkat Desa sekaligus mendorong daya beli masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Dengan adanya pencairan ini, Bupati Takalar Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, MM berharap Tenaga Non ASN & Perangkat Desa dapat merasakan manfaat yang nyata, baik dari sisi ekonomi maupun kebahagiaan keluarga. Selain itu, juga diharapkan dapat meningkatkan semangat kerja meraka dalam menjalankan tugas pemerintahan.

“Pencairan THR ini diharapkan tidak hanya membantu kesejahteraan tenaga Non ASN & Perangkat Desa tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah, terutama dalam meningkatkan perputaran uang dimasyarakat menjelang hari raya” Ujarnya.

(SUTA)

Aktivis CLAT Desak Evaluasi Kinerja PDAM Maros dalam RDP DPRD

MAROS | POROS INFO.ID – Kisruh pelayanan penyediaan air bersih di Kabupaten Maros mendapat sorotan serius dari aktivis Civic Learning and Advocacy Team (CLAT), Fahmi Sofyan.

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar DPRD Kabupaten Maros pada Senin (17/3/2025), Fahmi menyoroti buruknya kualitas air yang didistribusikan oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Maros.

Ia menilai air yang beredar tidak layak konsumsi karena keruh, berbau, dan terkadang tidak mengalir.

“Dalam rentang Januari-Februari 2025, banyak masyarakat Maros mengeluhkan kualitas air yang diduga keruh dan berbau sehingga tidak layak dikonsumsi. Selain itu, suplai air juga kerap tidak mengalir. Hingga kini, kami belum melihat kebijakan konkret dari PDAM dalam merespons keluhan ini. Ada apa dengan PDAM Maros?” ujar Fahmi dalam RDP tersebut.

Tak hanya soal kualitas air, Fahmi juga menyoroti anjloknya Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari PDAM Maros dalam lima tahun terakhir. Berdasarkan data, laba PDAM Maros terus merosot dari Rp 2 miliar pada 2020 menjadi Rp 1,6 miliar pada 2021. Tren penurunan ini berlanjut hingga 2023, di mana laba bersihnya hanya mencapai Rp 132 juta. Kondisi ini dinilai sebagai indikasi menurunnya kinerja manajemen PDAM.

“Kami mendesak Pemda Maros untuk segera mengevaluasi kinerja PDAM. Masyarakat sebagai konsumen memiliki hak hukum yang jelas sesuai dengan UU No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.Mereka berhak mendapatkan kompensasi dan perlindungan hukum, bukan sekadar menjadi komoditas penghasil rupiah bagi PDAM,” tegas Fahmi Sofyan.

DPC Serikat Pers Nasional Takalar Bagikan 1.000 Takjil dan Makanan kepada Pengendara

TAKALAR | POROS INFO.ID – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Serikat Pers Nasional (SEPERNAS) Takalar menggelar aksi sosial dengan membagikan 1.000 takjil dan makanan kepada para pengendara yang melintas di sejumlah titik di Takalar pada Selasa sore, 18 Maret 2025.

Kegiatan ini bertujuan untuk berbagi kebahagiaan di bulan suci Ramadan serta mempererat kebersamaan dengan masyarakat.

Ketua DPC SEPERNAS Takalar,Azis Kawang,menyampaikan bahwa aksi ini merupakan bentuk kepedulian insan pers terhadap sesama, terutama bagi mereka yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka puasa tiba.

“Kami ingin berbagi berkah dengan para pengguna jalan, baik pengendara roda dua maupun roda empat, agar mereka bisa menikmati takjil sebelum sampai di rumah,” ujarnya.

 

Kegiatan ini mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Banyak pengendara yang mengapresiasi inisiatif tersebut dan mengucapkan terima kasih atas kepedulian para jurnalis di Takalar.

Salah seorang pengendara, Daeng Sau, mengaku sangat terbantu dengan adanya pembagian takjil ini.

“Alhamdulillah, sangat bermanfaat. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut setiap Ramadan,” katanya.

DPC SEPERNAS Takalar berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi komunitas lain untuk turut berbagi di bulan yang penuh berkah ini.

Selain itu, mereka berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

Jelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Wakil Bupati Takalar Hadiri Rapat Koordinasi, Operasi Terpusat Ketupat 2025

TAKALAR | POROS INFO.ID – Dalam rangka Kesiapan PAM Idul Fitri 1446 H di Wilayah Kab. Takalar, Wakil Bupati Takalar Dr. H. Hengky Yasin,.S.Sos,.MM menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektoral “Operasi Terpusat Ketupat 2025” yang diselenggarakan di Aula Wicakna Langhawa Polres Takalar, Selasa 18 Maret 2025.

Wakil Bupati Takalar dalam sambutannya mengatakan bahwa Operasi Terpusat Ketupat 2025 ini sangat penting untuk memastikan kesiapan menghadapi momentum Hari Raya Idul Fitri 1446 H.

“Setiap tahun pada moment perayaan Hari Raya Idul Fitri 1446 H terjadi peningkatan mobilitas kendaraan dan aktivitas lainnya sangat tinggi, dan saya sangat mengapresiasi Polres Takalar dan jajarannya dengan persiapan Operasi Terpusat Ketupat 2025” Ujar Wakil Bupati.

(IKLAN)

 

Dikatakan pula, dengan Operasi Terpusat Ketupat 2025 tentu Polres Takalar telah melakukan persiapan dan langkah perspentif pencegahan atas potensi dan hal-hal yang tidak kita inginkan.

“Semoga Operasi Terpusat Ketupat 2025 yang dilakukan ini dapat memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat dan pengguna jalan lainnya sehingga masyarakat merasakan keamanan dan kenyaman dalam berkendara terutama bagi pengguna jalan yang ingin mudik lebaran” Imbuhnya.

Sementara itu, Kapolres Takalar AKBP. Gotam Hidayat, S.I.K,.M.Si menyampaikan bahwa Operasi Ketupat Tahun 2025 dilaksanakan selama 14 hari dimulai tanggal 26 Maret s/d 8 April 2025 dengan melibatkan personil sebanyak 134 terdiri dari 65 Personil Polri, 2 Personil Subdenpom XIV -1/1 Takalar, 8 Personil Kodim 1426 Takalar, 8 Personil Kesehatan, 4 Personil Dishub, 4 Personil Kasatpol PP, 4 Personil Damkar, 4 Personil BPBD, 4 Personil RAPI dan 4 Personil Senkom.

Ada dua lokasi Pos PAM pada Operasi Ketupat tahun 2025 yaitu Aeng Towa Kecamatan Galesong Utara dan Kelurahan Kalabbirang, Poros Takalar-Jeneponto.

“Dengan sinergi antar Instansi dan Stakeholder, kita dapat meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan baik gangguan kamtibmas ataupun gangguan keamanan dalam mendukung kegiatan Operasi Terpusat Ketupat 2025” Ujar Kapolres.

Dikatakan pula, seluruh upaya tersebut diharapkan dapat berjalan optimal sehingga masyarakat dapat merasakan mudik aman, nyaman dan penuh makna. Diharapkan momentum hari raya ini dapat menjadi sarana untuk memperertat tali silaturahmi, persatuan dan kesatuan seluruh lapisan masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri Forkopimda Takalar, Depag Takalar, Denpom Takalar, Kadis Perhubungan, Kasatpol PP Takalar, BPBD Takalar, Jasa Raharja, Ketua PSC 119 Takalar, PLN Takalar dan Jajaran Polres Takalar.(SUTA)

Perkuat Digitalisasi di Takalar, Bupati Takalar Canangkan Website di Seluruh Desa

TAKALAR | POROS INFO.ID – Bupati Takalar Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye,MM terus menggeliatkan program digitalisasi di Takalar dalam Implementasi Digitalisasi Pemerintah Kabupaten Takalar, hal itu diwujudkan dengan Penandatangan Nota Kesepahaman Bersama Antara PT. Telekomunikasi Seluler dengan Pemerintah Kabupaten Takalar, Selasa (18/3/2025).

Didampingi Wakil Bupati Takalar Dr. H. Hengky Yasin, S.Sos,.MM dalam sambutannya, Daeng Manye mengatakan diera digitalisasi saat ini, semua dapat diakses dengan mudah dan cepat. Kita harus bergerak maju dan mampu mengikuti perkembangan teknologi baik dalam pekerjaan, sekolah maupun dimasyarakat.

“Digitalisasi dapat memberikan manfaat yang sangat maksimal, baik bagi masyarakat dan dalam pengembangan usaha, digital juga dapat membantu kesejahteraan kita dalam kemajuan usaha yang dijalankan” Pungkas Daeng Manye.

(IKLAN)

 

Implementasi Digital tidak hanya diterapkan di Instansi Pemerintahan saja, tetapi semua sekolah dan seluruh desa perlahan akan kita Implementasikan, kita akan canangkan Website di seluruh desa di Takalar sebagai media dalam pengembangan potensi desa.

Dikatakan pula, Kabupaten Takalar harus bergeser cepat dibanding Kabupaten lain bahkan di indonesia dalam implementasi digital,  harus ada komitmen yang kuat dari Pemerintah Daerah, mulai dari Bupati sampai jajaran di tingkat desa.

“Pondasi yang dibangun ini akan menjadi fundamental bagi generasi yang terdepan, kita ingin mengubah kebiasaan dimasyarakat yang tadinya semua serba manual perlahan kita ubah dengan menggunakan digitalisasi baik dalam melakukan pembayaran atau apapun itu” Jelasnya.

Ditempat yang sama, Vice President Area Account Management PT. Telkomsel Nyoman Adiasa PT. Telkomsel Nyoman Adiasa menyampaikan dalam Implementasi Digitalisasi di Kab. Takalar, ada 10 program yang akan dilakukan diantaranya Akses Jaringan Internet Desa, Digitalisasi Sekolah, Solusi Digital Instansi Pemerintahan, Optimalisasi Bumdes, Digitalisasi Koperasi, Digitalisasi RT, Paket Internet Khusus ASN, Digitalisasi Sistem Informasi Desa dan Transformasi Interaksi Publik

Harus ada kolaborasi dan bersinergi dari Pemerintah Kab. Takalar, untuk mewujudkan Implementasi Digitalisasi. Dengan program ini masyarakat akan sangat terbantu dan dengan mudah dan cepat melihat program yang dilakukan Pemerintah Kab. Takalar dengan transparan.

Selain Sekretaris Daerah Kab. Takalar dan  Pimpinan OPD Kab. Takalar, juga dihadiri Vice President Area Account Management PT. Telkomsel Nyoman Adiasa Pt. Telekomunikasi Seluler beserta jajarannya.(SUTA)