Dukung Rehabilitasi Napi, Lapas Takalar Bangun Perpustakaan Sebagai Pusat Pengetahuan, Dapat Kucuran 100 Buku Baru Perpusnas

Bagikan

TAKALAR | POROS INFO.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Takalar kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembinaan bagi Warga Binaan. Hal ini diwujudkan dengan diterimanya bantuan 100 eksemplar buku dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.

Prosesi penyerahan buku berlangsung di ruang perpustakaan Lapas Takalar, Rabu (26/11), dan diserahkan langsung oleh Kepala Subseksi Registrasi, Hasran Pratama, didampingi pengurus perpustakaan, Muh. Rizal Alwaris.

Hasran menjelaskan bahwa buku-buku yang diterima memiliki tema yang beragam, mulai dari biografi, novel, agama, teknologi, hingga agrikultur. Menurutnya, keberagaman ini menghadirkan pilihan bacaan yang lebih luas bagi Warga Binaan dalam menambah wawasan dan pengetahuan.

“Hadirnya buku ini tentu memberikan pilihan bacaan yang variatif bagi Warga Binaan. Bacaan yang beragam memungkinkan mereka menemukan referensi sesuai kebutuhan dan minat masing-masing,” ujarnya.

Hasran berharap buku-buku tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal sehingga mampu meningkatkan kemampuan literasi Warga Binaan dan memperkaya pengetahuan mereka. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak Perpustakaan Nasional dan Dinas Perpustakaan Kabupaten Takalar atas dukungan yang diberikan.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan buku ini. Semoga kerja sama ini terus berlanjut dan menjadi tonggak kemajuan literasi di Lapas Takalar,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Takalar, Mansur, menegaskan bahwa literasi merupakan bagian penting dari proses pembinaan. Ia berharap koleksi buku baru ini mampu menciptakan budaya membaca yang produktif di dalam lapas.

“Kami ingin waktu luang para Warga Binaan dimanfaatkan untuk kegiatan literasi. Membaca akan menambah ilmu dan keterampilan yang nantinya bisa mereka aplikasikan dalam program pembinaan,” jelasnya.

Salah satu Warga Binaan, Samsuddin, turut menyambut baik bantuan tersebut. Ia mengaku kehadiran buku-buku baru akan memberikan banyak manfaat dan memperluas wawasan mereka.

“Kami sekarang bisa memperoleh lebih banyak ilmu yang akan menjadi bekal setelah bebas nanti,” ungkapnya.

Dengan adanya bantuan ini, Lapas Takalar berharap perpustakaan menjadi pusat pengetahuan yang aktif dan menjadi sarana penting dalam mempersiapkan Warga Binaan kembali ke masyarakat dengan kemampuan dan keterampilan yang lebih baik.

Check Also

Hadiri Final Lomba Polisi Cilik di Makassar, Kapolresta Gowa Berikan Dukungan Langsung untuk Tim Binaan

Bagikan    Makassar,porosinfo.id.- Kapolresta Gowa Kombes Pol. Dr. H. Muh. Yusuf Usman, S.H., S.I.K., M.T., CIPA menghadiri …

Polresta Gowa Musnahkan 500 Liter Miras Tradisional Ballo demi Jaga Kamtibmas

Bagikan    GOWA,porosinfo.id.– Langkah nyata dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terus digalakkan oleh Polresta Gowa. …

Gugurnya 5 Jurnalis: Wawan Nur Rewa Ingatkan Perusahaan Pers Wajib Lindungi Pekerja di Area Risiko Tinggi

Bagikan    GOWA,porosinfo.id. — Gugurnya lima jurnalis saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau memantik duka mendalam sekaligus …

Kasat Lantas Polres Gowa Tegaskan Perkara Kecelakaan di Bontomarannu Sudah Tahap Penahanan

Bagikan      GOWA, porosinfo.id. – Merespons aspirasi pihak keluarga korban serta pemberitaan media terkait penanganan kecelakaan …

Kejari Gowa Usut Dugaan Pengendapan Dana BPJS Nakes RSUD Syekh Yusuf Senilai Rp 8 Miliar

Bagikan    GOWA,porosinfo.id. – Kejaksaan Negeri (Kejari) Gowa tengah mendalami dugaan pengendapan dana BPJS untuk tenaga kesehatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *