Amsar M

Bupati Takalar Berkomitmen Pertanian di Takalar 3 Kali Panen dengan Transformasi Pertanian dan Optimalisasi Irigasi

TAKALAR | POROS INFO.ID – Ribuan Petani se-Kab. Takalar memadati Alun-alun Kota Takalar dalam rangka Temu Tani Akbar Takalar yang digelar oleh Pemerintah Daerah Kab. Takalar. Kegiatan ini untuk menjalin silaturahmi antara Pemerintah Daerah Kab. Takalar dengan para petani di Takalar dan sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap kemajuan pertanian di Takalar.

Kegiatan dihadiri Anggota DPR RI H. Achmad Dg. Se’re,. Wakil Bupati Takalar Dr. H. Hengky Yasin,.S.Sos,.MM, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Prov. Sulsel, Forkopimda Takalar, Kepala Bulog Sulsel, Sekda Takalar, Anggota DPRD Takalar, Pimpinan OPD Takalar, Kepala Cabang BRI Takalar, para Penyuluh Pertanian se-Kab. Takalar serta para petani se-Kab. Takalar.

Adapun Tema yang diangkat pada kegiatan ini “Menuju 3 Kali Panen Untuk Mewujudkan Swasembada Pangan Nasional di Kab. Takalar”.

Bupati Takalar dalam sambutannya menyampaikan bahwa hari ini kita melakukan temu tani akbar yang melibatkan beberapa unsur-unsur yang mendukung pertanian di Takalar, kami melihat kedepan sesuai dengan program Presiden RI Prabowo Subianto bahwa Indonesia menuju Swasembada Pangan. Padi adalah kebutuhan pokok umat manusia khususnya yang ada di negeri ini, oleh sebab itu pertanian menjadi salah satu fokus utama daripada Swasembada Pangan.

“Kita patut bersyukur bahwa sebagian besar pertanian di Takalar sudah melakukan 3 kali panen, dan kedepan tentu kita menginginkan seluruh wilayah pertanian dapat melakukan 3 kali panen dalam setahun agar petani kita semakin sejahtera dan tanah yang digarap semakin maksimal” Ujarnya.

Lanjut dikatakan, Pemerintah Kab. Takalar bertekad produktifitas padi perhektar tertinggi di Sulawesi Selatan harus dari Takalar. Untuk mencapai hal tersebut harus ada kerjasama dan kerja cerdas dari para penyuluh pertanian dan petani itu sendiri dan transformasi di bidang pertanian harus dilaksanakan dengan menggunakan alat pertanian yang semakin modern untuk mendapatkan hasil yang melimpah dan maksimal.

“Selain itu, kendala yang dihadapi para petani yaitu irigasi. Dan pada kesempatan ini, PLN wilayah hadir dan siap membantu dimana lokasi-lokasi yang membutuhkan pompa bisa diairi dengan listrik tentunya dengan harga yang lebih murah” Pungkas Daeng Manye.

Bupati berharap dengan upaya yang dilakukan ini pertanian di Takalar semakin maju dan dapat dilakukan 3 kali panen dalam setahun sehingga para petani semakin sejahtera dan bahagia.

Pada kegiatan tersebut juga dilakukan pengundian doorprize dengan hadiah mesin pompa air.

(SUTARMIN S)

Bupati Takalar Daeng Manye Berkomitmen Akan Memajukan Koperasi di Takalar

TAKALAR | POROS INFO.ID – Pengembangan koperasi merupakan bagian penting dalam pembangunan daerah. Tujuannya adalah untuk memperluas lapangan kerja, memberikan pelayanan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan membantu meningkatkan perekonomian masyarakat.

Hal itu dikatakan Bupati Takalar Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye,.MM dalam membuka Rapat Koordinasi dalam rangka Pengaktifan dan Revitalisasi Koperasi di Kab. Takalar, Selasa 8 April 2025 di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar.

Dengan kegiatan ini, saya ingin mengetahui berapa jumlah koperasi di Takalar yang masih aktif dan melakukan RAT dan berapa koperasi yang tidak berjalan maksimal untuk diketahui kendala yang dihadapi.

“Sejak tahun 1997 saya sudah menjadi pembina koperasi dan itu berlangsung selama 30 tahun. Jadi saya sudah tau pahit manisnya didunia perkoperasian, dan saya melihat dunia koperasi ini adalah fundamental ekonomi masyarakat yang harus dikembangkan” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, yang sering menjadi permasalahan dalam dunia koperasi adalah tentang managemant, sehingga jika kita ingin berkoperasi, masing-masing pengurus harus memiliki visi yang sama dan sepemikiran yang sama untuk mengembangkan koperasi.

“Saya berkomitmen sejak terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Takalar akan memajukan dan mengembangkan koperasi di Takalar dengan cara mendorong para pelaku ekonomi seperti koperasi untuk tetap eksis karena merupakan fundamental ekonomi masyarakat” Pungkasnya.

Sementata itu, Kadis Koperasi Kab. Takalar Sitti Ni’mah Kasim menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud dalam implementasi visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Takalar melalui tujuh program unggulan salah satunya adalah Takalar Unggul BUMD, Bumdes, UMKM dan Koperasi.

Dan untuk mewujudkan program ini harus didukung oleh keterlibatan koperasi sebagai salah satu wadah bagi UMKM dan koperasi yang ada di Kab. Takalar.

“Tujuan dari kegiatan ini untuk memperkuat usaha koperasi melalui penataan kelembagaan sehingga tercipta koperasi modern yang efisien dan berkelanjutan sehingga program yang menjadi tujuan bisa tercapai dan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap sumber daya dan dana dengan cara melalui pendampingan koperasi, penerapan good govermance dan melaksanakan RAT” Jelasnya.

Juga untuk meningkatkan kualitas perkoperasian di Kab. Takalar melalui aktivasi dan digitalisasi koperasi sehingga persyarakat menjadi koperasi yang maju dengan memanfaatkan digitalisasi dalam menjalankan uaaha untuk meningkatkan daya saing seperti transaksi usaha, pelaporan keuangan dan pengelolaan usaha.

Dilaporkan pula Peserta terdiri dari 150 pengurus koperasi se-Kab. Takalar, para Camat se-Kab. Takalar dan para pembina koperasi se-Kab. Takalar.

(SUTARMIN S)

Ubah Pola Pikir Menjadi Lebih Baik Lagi, Harap Bupati Takalar dalam Memimpin Apel Gabungan OPD

TAKALAR | POROS INFO.ID – Usai Libur panjang pasca Hari Raya Idul Fitri 1446/2025 M, Bupati Takalar Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye,.MM langsung memimpin Apel Gabungan Seluruh Organisasi Perangkat Daerah Tingkat Kab. Takalar Tahun 2025 di Lapangan Upacara Kantor Bupati Takalar, Selasa, 8 April 2025.

Apel dihadiri Wakil Bupati Takalar, Sekda Takalar, para Pejabat Pengawas, Struktural dan Pejabat Pengawas serta staf Lingkup Kab. Takalar.

Dengan tegas Bupati Takalar Daeng Manye dalam sambutannya mengatakan bahwa setelah libur panjang ini, mari kita ubah pola pikir kita kearah yang lebih baik dan meningkatkan kualitas diri serta kedisiplinan dalam bekerja.

“Kita harus lebih baik dari sebelumnya, terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, tepat waktu dalam kehadiran, dan giat dalam bekerja. Selain itu, kerapihan dalam berpakaian juga penting dan atribut ASN harus lengkap” Ujarnya.

Yang paling penting disampaikan adalah bagaimana memajukan Takalar lima tahun kedepan, dan dengan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Takalar yaitu “Takalar Maju, Berdaya Saing Melalui Ekonomi Digital” diharapkan akan menjadi arah Takalar lima tahun kedepan, melalui Digitalisasi kita perkenalkan sektor unggulan Takalar kedunia luar sehingga Takalar lebih dikenal dengan keunggulan daerahnya.

“Dengan program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Takalar diharapkan membawa Takalar menjadi lebih baik lagi dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat” tambahnya.

Mari kita menata kota Takalar menjadi lebih indah, bersih dan nyaman. Saya harap tidak ada sampah berserakan baik di lingkungan kantor, di jalan maupun disekitar wilayah takalar.

Diakhir sambutannya Daeng Manye menyampaikan kita harus berubah menjadi lebih baik dan menata birokrasi ini dimulai dari hal-hal yang kecil, baik berupa layanan yang cepat terhadap masyarakat dan memberikan pelayanan yang ramah.

Usai Apel Gabungan tersebut dilanjutkan dengan Halal Bihalal dengan para Aparatur Sipil Negara Kab. Takalar.

LP (DG SUANG)

Panen Raya Padi Bersama Presiden RI, Bupati Takalar : Simbol Keberhasilan Musim Tanam

TAKALAR | POROS INFO.ID – Sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan nasional, Bupati Takalar Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye,.MM melakukan Panen Raya Padi bersama Presiden RI Prabowo Subianto secara Virtual di Desa Kalukuang Kec. Galesong Kab. Takalar yang merupakan salah satu titik fokus kegiatan panen raya, Senin 7 April 2025.

Panen raya padi ini serentak diadakan di 14 Provinsi dan 157 Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia.

Presiden berharap panen raya ini dapat menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta petani dan pelaku sektor pertanian lainnya dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional.

Bupati Takalar Daeng Manye menyampaikan bahwa kita patut berbangga karena Takalar menjadi perhatian nasional karena menjadi salah satu lokasi yang disaksikan langsung oleh Bapak Presiden.

“Panen raya ini tidak hanya menjadi simbol keberhasilan musim tanam, tetapi juga bukti nyata dari peningkatan produktivitas pertanian nasional” Ujar Daeng Manye.

Bupati Takalar berharap, melalui momentum ini diharapkan petani semakin bersemangat dan masyarakat turut serta mendukung pertanian sebagai fondasi ketahanan pangan khususnya pada masyarakat Takalar.

LP (DG SUANG)

Warung Coto Selera Daeng Resmi Dibuka di Takalar, Sajikan Rasa Otentik Coto Makassar

TAKALAR | POROS INFO.ID – Warung Coto Selera Daeng resmi membuka pintunya untuk para pencinta kuliner khas Sulawesi Selatan, khususnya Coto Makassar. Dengan mengusung slogan “Rasa Otentik, Harga Bersahabat,” warung ini menawarkan cita rasa tradisional dalam balutan harga yang ramah di kantong, Senin (07/04).

Menu andalan yang disajikan adalah coto Makassar dengan kuah kental kaya rempah, daging sapi yang empuk, serta ketupat yang disajikan secara cuma-cuma. Semua itu bisa dinikmati hanya dengan Rp20.000 per porsi, menjadikan warung ini pilihan menarik bagi warga Takalar yang ingin menikmati kuliner khas tanpa harus merogoh kocek dalam.

Berlokasi strategis di samping Kantor Bupati Takalar, tepat di jalur utama menuju Kantor KPU di Jalan Mallontarang Dg. Maro, Kalabbirang, warung ini mudah dijangkau oleh pengunjung dari berbagai penjuru. Lokasinya yang ramai dan mudah diakses menjadi nilai tambah, terutama bagi para pegawai dan masyarakat yang melintas di kawasan pemerintahan tersebut.

“Hari ini pembukaan perdana kami. Harapannya, Coto Selera Daeng bisa menjadi tempat singgah favorit, khususnya bagi pencinta kuliner khas Makassar di Takalar,” ujar Isra Daeng Nanring, pemilik warung, sambil tersenyum ramah.

Ia menambahkan bahwa bahan-bahan yang digunakan dipilih secara ketat demi menjaga cita rasa otentik yang menjadi ciri khas warung ini.

Dengan kehadiran Warung Coto Selera Daeng, warga Takalar kini memiliki alternatif baru untuk menikmati kuliner tradisional Makassar dengan suasana yang santai dan harga terjangkau.

Lebih dari sekadar tempat makan, warung ini juga menjadi bagian dari upaya melestarikan kekayaan kuliner lokal di tengah arus modernisasi.(FATIR)

Buka Kongres Askab PSSI Takalar  Bupati Takalar Berkomitmen Memajukan Olahraga di Takalar

TAKALAR | POROS INFO.ID – Pemilihan Ketua PSSI Kab. Takalar Masa Bakti 2025-2029 berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Rumah Jabatan Bupati Takalar, dan di Buka secara langsung oleh Bupati Takalar Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye,.MM, Sabtu 5 April 2025.

Dalam sambutannya Bupati Takalar menyampaikan bahwa saya selaku bupati mempunyai tanggungjawab dan perhatian yang besar untuk memajukan olahraga di takalar, pemilihan ketua Askab PSSI ini merupakan momentum awal untuk kebangkitan sepakbola.

“Sebagai olahraga yang banyak diminati, para pemain sepakbola atau tim sepakbola harus terus berlatih dan mempersiapkan diri dalam menghadapi berbagai event pertandingan” Pungkas Daeng Manye.

Bupati Takalar berharap dengan Kongres Ketua PSSI Takalar, sepakbola di takalar semakin maju dan dapat melahirkan bibit unggul pemain sepakbola yang profesional sehingga dapat mengharumkan nama Daerah Kab. Takalar.

Ditempat yang sama, Sekretaris umum Asprov PSSI Sulsel AKP. Ahmadi Djafri, S.,Sos menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas pelaksanaan kongres ini.

Barometer keberhasilan Askab disuatu daerah adalah mampunya melaksanakan kompetensi didaerahnya, olehnya askab harus mempunyai kemampuan dan kerjasama yang baik untuk menyelenggarakan suatu kompetensi.

“Pemilihan ketua ini menjadi momentum penting bagi Askab PSSI Takalar untuk meningkatkan perkembangan sepak bola di daerah. Dengan adanya dukungan dari pemerintah daerah, diharapkan sepak bola Takalar dapat berkembang lebih baik ke depannya” Ujarnya.

Dalam pemilihan Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kab. Takalar H. Muhammad Faisal Irfan, SE,.M.Si terpilih sebagai Ketua Askab PSSI Kab. Takalar periode 2025-2029 menggantikan Hendra Ali, SH.

Turut hadir Kadispora Takalar, Ketua Forum Askab PSSI, Ketua Koni Kab. Takalar dan Voters-voters Club di Kabupaten Takalar.

LP (SUTA)

Spanduk Protes di Bendungan Pammukulu: Warga Tagih Pembayaran Lahan, Penjelasan Retakan Parapet Masih Menggantung

TAKALAR | POROS INFO.ID – Sebuah spanduk besar terpajang mencolok di pagar Bendungan Pammukulu, Desa Kale Ko’mara, Kecamatan Polongbangkeng Utara. Spanduk ini langsung menarik perhatian warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut.

Tulisan di spanduk tersebut menyuarakan kekecewaan masyarakat: “Satu tahun Bendungan Pammukulu sudah diresmikan namun belum tuntas dibayarkan. Kami akan menutup jalan poros karena jalan yang dilalui belum dibayarkan.”

Pernyataan itu merupakan bentuk tekanan warga kepada pihak berwenang agar segera menyelesaikan kewajiban pembayaran ganti rugi yang hingga kini belum juga direalisasikan, Sabtu (5/4).

Dua warga Dusun Pa’lilanga, Desa Kale Ko’mara, yakni Sumanga Dg Limpo dan Rahman Dg Limpo mengaku bahwa mereka belum menerima ganti rugi sebagaimana dijanjikan. Padahal, lahan milik mereka telah digunakan dalam proyek pembangunan Bendungan Pammukulu.

“Tanah kami sudah lama dipakai, tapi sampai sekarang belum ada kejelasan soal pembayaran. Kami sudah beberapa kali mengajukan protes dan permintaan audiensi, namun belum ada jawaban memuaskan dari pihak terkait,” ujar mereka.

Tak hanya soal ganti rugi, perhatian warga juga tertuju pada kondisi parapet jembatan yang berada tak jauh dari bendungan. Retakan pada struktur tersebut sempat viral di media sosial dan menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat.

Parapet, menurut beberapa regulasi teknis, memiliki fungsi krusial dalam sistem infrastruktur bendungan. Di antaranya:

1. SNI 1727:2020 – Mendefinisikan parapet sebagai dinding pelindung di tepi struktur untuk mencegah jatuhnya orang atau benda, serta memberi perlindungan dari tekanan angin.

2. Permen PUPR – Menyebut parapet sebagai pengaman kendaraan dan pejalan kaki, serta pelindung terhadap aliran air berlebih.

3. SNI 8460:2017 – Menjelaskan bahwa parapet berfungsi menambah tinggi efektif bendungan dan membantu mengendalikan limpasan air.

 

Terkait video yang memperlihatkan kondisi parapet tersebut, Asri selaku pengawas proyek menyampaikan bahwa di video bukan bendungan tapi PARAPET dan itu bukan retakan tapi sambungan..

“Antar parapet ada sekitar 12 meter tingginya. Itu sambungan beton dan di tengah-tengahnya ada karet, sedangkan yang terbuka itu adalah bagian plesterannya,” jelas Asri saat dikonfirmasi pada Maret 2025.

Hingga berita ini diturunkan, tim media masih membuka ruang konfirmasi kepada pihak konsorsium yang terdiri dari PT Wijaya Karya (Persero), PT Nindya Karya, serta pihak-pihak terkait lainnya yang berwenang dalam proses pembebasan lahan proyek Bendungan Pammukulu.(red)

Wujudkan Swasembada Pangan, Bupati Takalar Daeng Manye Serahkan Bantuan Traktor Roda Empat

TAKALAR | POROS INFO.ID – Pemerintah Kabupaten Takalar dalam hal ini Bupati Takalar Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye,.MM dan Wakil Bupati Takalar Dr. H. Hengky Yasin,.S.Sos,.MM terus bertekad untuk mewujudkan swasembada pangan, hal itu ditandai dengan mengalirnya bantuan dari Kementerian Pertanian berupa traktor roda empat.

Berkat usaha dan perjuangan Bupati Takalar Daeng Manye Takalar memperoleh bantuan traktor roda empat sebanyak 8 unit dan akan menyusul beberapa unit combine.

Bantuan ini akan datang hari ini, Jumat 4 April 2025 dan akan diserahkan langsung oleh Bupati Takalar Daeng Manye kepada petani yang ada di Takalar pada selasa (8/4/2025).

Menurut Kadis Pertanian Takalar Parawansa, Bupati Takalar Daeng Manye sangat luar biasa karena dalam hitungan dua bulan pemerintahan beliau, Takalar sudah mendapat bantuan dari kementerian Pertanian, dan Insyaallah akan menyusul bantuan combine dan beberapa bantuan lainnya.

“Dengan bantuan ini diharapkan pertanian di Takalar semakin maju dengan hasil panen melimpah sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan apa yang dicita-citakan indonesia Menuju Swasembada Pangan segera terwujud” Pungkasnya.

LP (DG SUANG)

Fenomena Jurnalis Instan: Kebebasan Yang Kebablasan, Profesi Jurnalis Dalam Ancaman

TAKALAR | POROS INFO.ID – Di era digital, siapa pun bisa memiliki portal berita. Namun, kemudahan ini justru melahirkan fenomena baru: “jurnalis instan.” Tanpa bekal pendidikan jurnalistik, mereka tiba-tiba beralih menjadi wartawan dengan hanya bermodalkan website dan metode copy-paste.

Kelompok yang menarik perhatian dalam fenomena ini adalah pihak pihak yang tidak pernah mengenyam pengalaman di dunia kewartawan kini menjajal dunia jurnalistik. Sayangnya, motivasi mereka kerap jauh dari esensi jurnalisme yang sesungguhnya.

Bukan sekadar berburu berita, mereka menjadikan media sebagai alat tekanan demi kepentingan pribadi, termasuk untuk memperoleh proyek dari pemerintah atau pejabat tertentu.

Jika permintaan tak dipenuhi, maka menjadi sasaran pemberitaan negatif yang cenderung tendensius. Fenomena ini tak hanya membingungkan masyarakat, tetapi juga mencoreng citra profesi jurnalis.

Jurnalisme bukan sekadar soal menulis atau memiliki platform media. Profesi ini memiliki standar tinggi yang menuntut kompetensi, integritas, dan kepatuhan terhadap Kode Etik Jurnalistik (KEJ). Seorang jurnalis sejati harus memahami:

Cara Kerja Media Jurnalis profesional menguasai proses produksi berita, mulai dari pengumpulan data, wawancara, verifikasi, hingga penyuntingan sebelum publikasi.

Format dan Gaya Penulisan setiap media memiliki karakteristik tersendiri, dan jurnalis harus mampu menyesuaikan diri dengan gaya penulisan yang sesuai.

Etika Jurnalistik dan Hukum Media Berita yang baik harus mematuhi prinsip etika dan hukum agar tetap kredibel serta tidak menimbulkan konflik hukum.

Independensi dan Objektivitas Seorang jurnalis sejati tidak boleh terpengaruh kepentingan pribadi atau kelompok tertentu. Mereka harus menghindari praktik buruk seperti menerima suap atau menyebarkan hoaks.

Prinsip 5W+1H Setiap berita harus menjawab unsur Who, What, When, Where, Why, dan How agar akurat dan mudah dipahami.

Pelaporan yang Berimbang Jurnalis bertugas menyajikan fakta dengan akurasi tinggi, bukan sekadar menggiring opini demi kepentingan tertentu.

Kemunculan jurnalis instan yang hanya mengandalkan copy-paste dan berita tanpa riset tidak hanya merugikan media yang telah diverifikasi oleh Dewan Pers, tetapi juga melemahkan kepercayaan publik terhadap dunia jurnalistik.

Jika tren ini terus dibiarkan, maka jurnalisme akan kehilangan perannya sebagai pilar keempat demokrasi dan justru berubah menjadi alat manipulasi semata.

Masyarakat harus lebih selektif dalam mengonsumsi berita serta mendukung jurnalisme yang berbasis profesionalisme dan integritas. Wartawan sejati bukanlah mereka yang menjadikan media sebagai alat tekanan, tetapi mereka yang berkomitmen terhadap kebenaran dan kepentingan publik.

Oleh karenanya, sebagai seorang jurnalis harus tetap fokus pada profesinya, bukan malah berprofesi ganda, baik sebagai makelar kasus maupun sebagai peminta minta pekerjaan kepada pemerintah. Hal ini harus menjadi tugas dan fungsi dewan pers atau stakeholder terkait untuk memberikan sanksi kepada media yang tidak profesional.

Bahkan jika perlu, bila media tersebut tidak terdaftar di dewan pers dan wartawannya pun tidak terdaftar di organisasi kewartawanan, maka berita berita yang dimuatnya bila menjurus fitnah dan kebencian, maka segera dilaporkan ke pihak aparat penegak hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya secara personal.(FTHR)

Aksi Bersih-Bersih Pasar Tepo, DLHP Takalar Gandeng Camat dan Kades Banggae

TAKALAR | POROS INFO.ID – Sebagai wujud kepedulian terhadap kebersihan, DLHP Takalar menggelar aksi bersih-bersih di Pasar Tepo, Mangarabombang, Jumat pagi (04/04), sekaligus mengedukasi warga tentang pentingnya menjaga lingkungan.

Aksi ini melibatkan langsung Camat Mangarabombang dan Kepala Desa Banggae, mencerminkan kolaborasi lintas sektor antara pemerintah kecamatan dan desa dalam menjaga kebersihan fasilitas umum yang menjadi pusat aktivitas warga.

Tumpukan sampah yang sebelumnya mencemari area pasar langsung diangkut oleh petugas kebersihan dengan bantuan armada pengangkut dari DLHP Takalar,mengembalikan fungsi pasar sebagai ruang publik yang bersih, sehat, dan layak bagi aktivitas ekonomi masyarakat.

Kepala Dinas DLHP, Hj. Fatmawati, M.S.STP, M.Adm.Pemb, bersama Camat Mangarabombang, Sudirman Nompo, S.Sos, M.Si, serta Kepala Desa Banggae, Faisal Sibali, S.Pd, M.Pd, turut hadir langsung memantau jalannya kegiatan. Kehadiran mereka memberi semangat dan menunjukkan dukungan penuh kepada para petugas dan masyarakat yang turut ambil bagian.

 

(IKALAN)

 

Tak hanya melibatkan unsur pemerintah, kegiatan ini juga mengundang partisipasi kader desa, petugas kebersihan, dan warga sekitar. Dengan semangat gotong royong, mereka bersama-sama membersihkan saluran air, mengumpulkan sampah, dan menata kembali area pasar agar terlihat lebih bersih dan tertata.

DLHP Takalar berharap aksi seperti ini tak berhenti pada satu momentum saja. “Kami ingin menanamkan bahwa kebersihan adalah tanggung jawab bersama. Tidak hanya saat ada kegiatan besar, tapi juga harus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari,” ujar Hj. Fatmawati di sela kegiatan.

Hal senada disampaikan oleh Camat Mangarabombang dan Kepala Desa Banggae yang mengapresiasi kolaborasi ini. Mereka menilai bahwa kegiatan seperti ini penting untuk menumbuhkan kesadaran kolektif warga terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan dari DLHP. Semoga ke depan, masyarakat semakin sadar untuk tidak membuang sampah sembarangan dan aktif menjaga kebersihan lingkungan,” ujar Camat Sudirman Nompo, yang diamini oleh Kepala Desa Banggae.

Keduanya menilai pasar yang bersih akan memberi kenyamanan bagi pedagang dan pembeli.

LP (TIM KREATIF DLHP TAKALAR)