Bupati Daeng Manye Kawal Program RLH Rp7 Miliar, Warga Miskin Takalar Mulai Dapat Harapan Baru

Bagikan

TAKALAR | KHATULISTIWA.MEDIA – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memulai pembangunan tahap pertama sebanyak 40 unit Rumah Layak Huni (RLH) bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Kabupaten Takalar, Sabtu (20/06/2026).

Program senilai Rp7 miliar tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama (groundbreaking) yang dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, didampingi Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko dan Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye di Desa Pa’nyangkalang, Kecamatan Laikang. Jum’at 19 juni 2026

Dalam sambutannya, Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan atas perhatian besar yang diberikan kepada masyarakat Takalar, khususnya melalui program bantuan rumah layak huni bagi warga kurang mampu.

Menurut Daeng Manye, berdasarkan data yang dimiliki pemerintah daerah, jumlah warga yang masuk kategori desil 1 (miskin ekstrem) mencapai sekitar 25 ribu keluarga, sementara desil 2 (miskin) mencapai sekitar 24 ribu keluarga.

Secara keseluruhan terdapat sekitar 50 ribu keluarga yang masih membutuhkan perhatian pemerintah, termasuk dalam pemenuhan kebutuhan tempat tinggal yang layak.

“Program ini sangat membantu masyarakat kami. Rumah bukan hanya bangunan fisik, tetapi menjadi tempat pendidikan pertama bagi anak-anak, tempat membangun karakter dan masa depan keluarga,” ujar Daeng Manye.

Ia juga menjelaskan bahwa sejumlah wilayah seperti Laikang, Sanrobone, Mappakasunggu, dan Mangarabombang menjadi kantong masyarakat berpenghasilan rendah yang membutuhkan dukungan program perumahan.

Sementara itu, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menegaskan bahwa pembangunan rumah layak huni merupakan salah satu langkah strategis dalam menekan angka kemiskinan.

Menurutnya, dari 10 indikator kemiskinan yang digunakan pemerintah, enam di antaranya berkaitan langsung dengan kondisi rumah, seperti dinding, atap, lantai, sanitasi, akses air bersih, dan listrik.

“Kalau kita mengintervensi persoalan rumah, berarti kita sudah menyelesaikan sekitar 60 persen faktor yang menyebabkan seseorang masuk kategori miskin. Karena itu program rumah layak huni menjadi salah satu cara efektif untuk mengurangi kemiskinan,” jelas Andi Sudirman.

Ia berharap bantuan tersebut menjadi awal kehidupan yang lebih baik bagi para penerima manfaat. Selain memberikan tempat tinggal yang layak, rumah yang baik juga diyakini mampu meningkatkan semangat hidup dan produktivitas keluarga.

Pada kesempatan itu, Gubernur juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk ASN dan pihak yang memiliki kemampuan ekonomi lebih baik, untuk ikut bergotong royong membantu warga yang membutuhkan perbaikan rumah.

“Jangan menunggu semuanya ditangani pemerintah. Kalau mampu membantu, bantulah yang ada di sekitar kita. Sekecil apa pun bantuan yang diberikan akan sangat berarti bagi mereka,” pesannya.

Di hadapan masyarakat penerima bantuan, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko menyatakan kesiapan Kodam XIV/Hasanuddin untuk mendukung penuh pelaksanaan program tersebut.

Menurutnya, keterlibatan TNI dalam pembangunan rumah layak huni merupakan wujud nyata pelaksanaan tugas TNI dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat.

“Program ini sangat mulia karena manfaatnya langsung dirasakan masyarakat. TNI akan melaksanakan amanah ini dengan sebaik-baiknya sehingga hasilnya benar-benar dapat dinikmati warga,” ujar Pangdam.

Groundbreaking ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Gubernur Sulsel, Pangdam XIV/Hasanuddin, dan Bupati Takalar, dilanjutkan dengan peninjauan salah satu rumah penerima bantuan yang menjadi titik awal pembangunan.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menargetkan 40 unit rumah layak huni tahap pertama di Kabupaten Takalar dapat segera rampung dan menjadi hunian yang aman, sehat, serta nyaman bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Program ini diharapkan menjadi langkah awal percepatan pengentasan kemiskinan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kabupaten Takalar

Check Also

Diduga Ilegal, Aktivitas Somel Kayu di Desa Lonjoboko Gowa Bebas Beroperasi

Bagikan    GOWA,poosinfo.id. – Sebuah usaha pengolahan kayu atau somel di Kampung Bikokoro, Dusun Galesong, Desa Lonjoboko, …

Bocoran Spesifikasi Huawei Pura 90 Plus Terungkap Lewat Unit Pajangan, Pakai Chipset Baru Kirin 9025!

Bagikan    Halo pembaca porosinfo.id, kabar mengejutkan datang dari raksasa teknologi Huawei. Meski belum resmi merilis spesifikasi …

Perkuat Kemanunggalan TNI‑Rakyat, Pembangunan RTLH Sasaran 3 TMMD ke‑130 Dimulai

Bagikan    MAMUJU, Porosinfo.id – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke‑130 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1418/Mamuju telah memulai pembangunan Rumah Tidak …

Alumni 1997 Matangkan Pelantikan Pengurus IKA SMPN 21 Makassar

Bagikan    MAKASSAR,porosinfo.id.— Panitia Pelaksana Pelantikan Pengurus Ikatan Alumni (IKA) SMP Negeri 21 Makassar mulai mematangkan berbagai …

Sinergi TNI dan Masyarakat, TMMD ke 130 Kodim 1418/Mamuju Genjot Pengecoran Jalan, Akses dan Ekonomi Warga Semakin Terbuka

Bagikan    MAMUJU, Porosinfo.id — Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 TA 2026 Kodim 1418/Mamuju terus …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *