Video Joget Boss FF, Bang Jali Klarifikasi Disosmednya Terjadi Pro Kontra Komentar

Bagikan

Gowa,porosinfo.id.- Aksi Video owner (Bos) pemilik produk kosmetik/skincare berinisial FF yang Joged diduga melakukan tindakan pelecehan seksual diruang publik saat joged Live terus bergulir.

Melalui akun sosmed Bang Jali Sudirman melakukan klarifikasi(17/02/2026), tentang pemberitaan dan menyatakan bahwasanya pemberitaan ini tida benar.

Isi klarifikasinya sendiri yakni “Jadi dalam gambar tersebut owner bukan pegang alat kelamin saya. tetapi owner Fanny Frans II mau ambil kembali saweran yang dia kasihka dan spontan tangan saya tutupi depan celanaku agar saweran tersebut tidak jadi naambil.

koment netizen pun menyerbu akun facebook bang Jali, di hari ini ( 18/02/2026), ada 373 komentar bahkan boss FF ikut komentar “Deeee ojo ladeni(gambar ketawa)”.

komentar netizen lainnya tertulis g ada urusan apalagi hanya kelas si Fenny, kelas Menteri bahkan wakil presiden bahkan Presiden pun rekan jurnalis menyentil atau menyorot seseorang…
Apalagi hanya sekelas di Fenny fros, Fenny gos, Fenny ngos-ngosan…atau siapapun dia…
Hormati etika yang ada di publik…
Mau si fonny atau si konny atau di Fenny frans joget sampai kiamat silahkan, g ada masalah…
Yang disorot adalah soal etika…
Itu saja….
Kritik ini berlaku utk semua khususnya diri saya..
Mari saling menghormati rambu rambu yang ada…
Itu aja poinnya.

Mau di cek dulu secara utuh rekamannya…
Siapa yang hendak mengelak…
Apakah beritanya yang dimuat atau si jali yang mengelak”.

“Artinya, semoga berita ini bisa jadi bahan instrospeksi buat semuanya khususnya diri saya untuk tetap menjaga adab… menghormati etika atau nilai di tengah masyarakat…

Silahkan jadi pesohor atau artis bahkan jadi super jet atau super jumbo ( indo mie kepeng,hehehe) di seluruh benua tapi hormati etika yang ada…
Silahkan berjoget sampai kepalamu di bawah atau bahkan sampai kepalamu pecah, asal jangan melabrak norma norma budaya apalagi agama…
Sisi lain, hati hati lah ketika sedang berjaya, banyak mata yang setiap saat mengintai mu dengan beragam cara untuk merayumu…
Maaf, sekedar mengingatkan….
Mau diterima, Alhamdulillah..
Tidak diterima Alhamdulillah…
Pastinya,jelang bulan suci Ramadhan mari saling mendoakan dan memaafkan semoga hidup kita semua makin berkah…
Sukses di dunia dan akherat…
Dunia sebentar saja,kawan…
Akherat sebentar lagi…
Kaisar, Presiden bahkan penguasa dunia mati…
Pengawal paling rendah pangkatnya juga mati…
Hehehe”.

Komentar kontra lainnya bertuliskan “sy sdh cek videonya apa yg di bilang bang jali kayak nya tdk benar. Krn lngsung tngannya ff sy liat tdk ada saweran”.

Dibalas netizen lainnya ” iya cocok itu SDH ada jg di liat di videox TDK sesuai Klafikasix”.

Sementara itu di sosmed FF, Video joged berdurasi 1menit 49 detik tersebut berdasar informasi telah ditarik(dihapus).

(*)

Check Also

Diduga Ilegal, Aktivitas Somel Kayu di Desa Lonjoboko Gowa Bebas Beroperasi

Bagikan    GOWA,poosinfo.id. – Sebuah usaha pengolahan kayu atau somel di Kampung Bikokoro, Dusun Galesong, Desa Lonjoboko, …

Bocoran Spesifikasi Huawei Pura 90 Plus Terungkap Lewat Unit Pajangan, Pakai Chipset Baru Kirin 9025!

Bagikan    Halo pembaca porosinfo.id, kabar mengejutkan datang dari raksasa teknologi Huawei. Meski belum resmi merilis spesifikasi …

Perkuat Kemanunggalan TNI‑Rakyat, Pembangunan RTLH Sasaran 3 TMMD ke‑130 Dimulai

Bagikan    MAMUJU, Porosinfo.id – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke‑130 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1418/Mamuju telah memulai pembangunan Rumah Tidak …

Alumni 1997 Matangkan Pelantikan Pengurus IKA SMPN 21 Makassar

Bagikan    MAKASSAR,porosinfo.id.— Panitia Pelaksana Pelantikan Pengurus Ikatan Alumni (IKA) SMP Negeri 21 Makassar mulai mematangkan berbagai …

Sinergi TNI dan Masyarakat, TMMD ke 130 Kodim 1418/Mamuju Genjot Pengecoran Jalan, Akses dan Ekonomi Warga Semakin Terbuka

Bagikan    MAMUJU, Porosinfo.id — Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 TA 2026 Kodim 1418/Mamuju terus …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *