Bom Ikan Hancurkan Laut Tanakeke, LSM Pemantik Ultimatum Polisi Bertindak

Bagikan

TAKALAR | POROS INFO.ID – Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pemantik, Rahman Suwandi, mendesak Polres Takalar agar menindaklanjuti kasus pemboman ikan yang terjadi di perairan Tanakeke secara serius dan transparan,Minggu (02/10).

Pernyataan tegas ini disampaikan menyusul laporan yang diterima oleh LSM Pemantik terkait maraknya praktik penangkapan ikan secara ilegal yang meresahkan masyarakat serta merusak ekosistem laut di wilayah tersebut.

Dalam keterangannya kepada awak media, Rahman Suwandi mengungkapkan keprihatinannya. “Kami sangat prihatin dengan terus terjadinya pemboman ikan di wilayah Tanakeke. Praktik ini tidak hanya merusak lingkungan laut, tetapi juga mengancam keberlangsungan hidup nelayan tradisional yang menggantungkan hidupnya dari laut yang lestari,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rahman menegaskan bahwa pihaknya mendesak kepolisian untuk segera bertindak. “Pemantik Takalar meminta pihak kepolisian segera menindak para pelaku pemboman ikan di perairan Tanakeke. Dampaknya sangat besar terhadap kerusakan ekosistem laut. Bukti awal dari video yang beredar sudah sangat jelas, sehingga tidak ada alasan untuk menunda proses penegakan hukum,” tegasnya.

Rahman juga menyampaikan harapan agar Kapolda Sulawesi Selatan yang baru memberikan perhatian khusus terhadap penanganan kasus ini. “Kami berharap Bapak Kapolda Sulsel dapat memberikan atensi dan memastikan kasus ini ditangani dengan sungguh-sungguh,” tambahnya.

Sebagai bentuk langkah konkret, LSM Pemantik mendesak Polres Takalar untuk:
1. Melakukan investigasi mendalam terhadap jaringan pelaku pemboman ikan, termasuk aktor intelektual yang mungkin terlibat.
2. Meningkatkan patroli rutin di wilayah perairan Tanakeke guna mencegah praktik ilegal serupa.
3. Menindak tegas para pelaku sesuai hukum yang berlaku, tanpa pandang bulu.
4. Mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pengawasan dan pelaporan kegiatan penangkapan ikan secara ilegal.

“Kami berharap Polres Takalar dapat bertindak cepat dan tegas dalam menangani kasus ini. Keberlangsungan ekosistem laut dan kesejahteraan masyarakat Tanakeke sangat bergantung pada tindakan nyata dari aparat penegak hukum,” pungkas Rahman Suwandi.

Di akhir pernyataannya, LSM Pemantik juga mengajak seluruh elemen masyarakat,mulai dari pemerintah daerah, tokoh masyarakat, hingga para nelayan, untuk bersatu menjaga kelestarian laut dan bersama-sama memberantas praktik pemboman ikan di wilayah pesisir.

Sebagai informasi, pihak Polres Takalar diketahui telah memanggil dan memeriksa tiga orang terduga pelaku pemboman ikan di perairan Tanakeke beberapa hari yang lalu.

Check Also

Kapolres Pasangkayu Turun Langsung ke Jalan, Sapa Masyarakat dan Pastikan Arus Lalu Lintas Lancar

Bagikan    PASANGKAYU, Porosinfo.id – Kapolres Pasangkayu turun langsung ke jalan menyapa masyarakat sekaligus memantau kelancaran arus …

Diduga Ilegal, Aktivitas Somel Kayu di Desa Lonjoboko Gowa Bebas Beroperasi

Bagikan    GOWA,poosinfo.id. – Sebuah usaha pengolahan kayu atau somel di Kampung Bikokoro, Dusun Galesong, Desa Lonjoboko, …

Bocoran Spesifikasi Huawei Pura 90 Plus Terungkap Lewat Unit Pajangan, Pakai Chipset Baru Kirin 9025!

Bagikan    Halo pembaca porosinfo.id, kabar mengejutkan datang dari raksasa teknologi Huawei. Meski belum resmi merilis spesifikasi …

Perkuat Kemanunggalan TNI‑Rakyat, Pembangunan RTLH Sasaran 3 TMMD ke‑130 Dimulai

Bagikan    MAMUJU, Porosinfo.id – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke‑130 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1418/Mamuju telah memulai pembangunan Rumah Tidak …

Alumni 1997 Matangkan Pelantikan Pengurus IKA SMPN 21 Makassar

Bagikan    MAKASSAR,porosinfo.id.— Panitia Pelaksana Pelantikan Pengurus Ikatan Alumni (IKA) SMP Negeri 21 Makassar mulai mematangkan berbagai …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *