TAKALAR | POROSINFO.ID – Perhatian ratusan siswa mewarnai hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi Kabupaten Takalar, Selasa (14/7/2026). Usai membuka kegiatan secara resmi, Bupati Takalar, Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, MM, langsung dikerumuni para siswa yang antusias ingin mengabadikan momen dengan berfoto bersama.
Suasana penuh kehangatan pun tercipta ketika para siswa yang masih mengenakan seragam baru berlari mendekati orang nomor satu di Kabupaten Takalar tersebut. Dengan wajah ceria, mereka bergantian mengajak Bupati Daeng Manye berfoto, sementara sang bupati melayani satu per satu dengan ramah sembari menyapa dan memberikan semangat kepada para peserta didik.
Momen itu semakin mengharukan ketika para orang tua yang mendampingi anak-anaknya ikut mengabadikan kebersamaan tersebut menggunakan telepon genggam. Mereka mengaku bangga dan bersyukur melihat anak-anaknya mendapat kesempatan menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat yang dilengkapi fasilitas modern dan sistem pendidikan berasrama.
“Kami sangat bersyukur. Tidak pernah terbayang anak kami bisa sekolah di tempat sebagus ini. Terima kasih kepada pemerintah, khususnya Bapak Bupati dan Presiden atas program Sekolah Rakyat,” ungkap salah seorang orang tua siswa.
Bagi para siswa, kesempatan berfoto bersama Bupati Takalar menjadi pengalaman berharga yang sulit dilupakan pada hari pertama mereka memasuki lingkungan sekolah. Kehangatan yang terjalin mencerminkan kedekatan seorang pemimpin daerah dengan generasi muda yang dipersiapkan menjadi penerus pembangunan.
Dalam kesempatan tersebut, Daeng Manye juga memberikan motivasi kepada seluruh siswa agar memanfaatkan kesempatan belajar dengan sebaik-baiknya serta menjaga disiplin selama menempuh pendidikan.
“Belajarlah dengan sungguh-sungguh. Jaga disiplin, hormati guru, dan banggakan orang tua. Dari sekolah ini saya berharap lahir pemimpin-pemimpin masa depan yang akan membawa nama baik Takalar dan Indonesia,” pesan Daeng Manye.
Pada Tahun Ajaran 2026/2027, Sekolah Rakyat Terintegrasi Takalar menerima sebanyak 330 siswa, termasuk 60 siswa asal Kabupaten Gowa. Seluruh peserta didik akan menjalani pendidikan berasrama sebagai bagian dari program prioritas pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memutus rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan.
Kehangatan yang tercipta pada hari pertama MPLS menjadi simbol besarnya harapan masyarakat terhadap kehadiran Sekolah Rakyat. Senyum para siswa, haru orang tua, dan keakraban bersama Bupati Takalar menandai dimulainya perjalanan baru menuju masa depan yang lebih cerah bagi generasi penerus bangsa.
Poros Info ID Aktual Investigatif Terpercaya