Amsar M

Gotong Royong Jadi Spirit Perayaan HUT RI dan Hari Jadi Desa Kale Ko’mara ke-13

TAKALAR | POROS INFO.ID – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia sekaligus Hari Jadi Desa ke-13 disambut meriah oleh masyarakat Desa Kale Ko’mara pada Sabtu (23/08/2025).

Dengan mengusung tema “A’bulo Sibatang, Accera Sitongka-Tongka untuk Kale Ko’mara yang Sejahtera dan Mandiri”, kegiatan ini menjadi wujud nyata semangat persatuan dan gotong royong.

Lapangan Desa Kale Ko’mara menjadi pusat kemeriahan, yang dihadiri Wakil Bupati Takalar, Dr. H. Hengky Yasin, S.Sos., MM., bersama tokoh masyarakat, perangkat desa, hingga ribuan warga.

Kehadiran Wakil Bupati menambah semangat masyarakat untuk terus menjaga kekompakan sekaligus aktif berperan dalam pembangunan desa.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi atas kekuatan kebersamaan yang ditunjukkan oleh masyarakat Kale Ko’mara.

Ia juga menilai tema yang diusung sangat relevan dengan kondisi saat ini, serta menekankan pentingnya peran generasi muda dalam pembangunan desa.

“Semoga masyarakat Kale Ko’mara semakin maju dan mandiri, serta menjadi teladan bagi desa-desa lain di Takalar,” ucapnya.

Rangkaian kegiatan berlangsung semarak dengan berbagai acara, mulai dari karnaval budaya, lomba tradisional, hingga hiburan rakyat.

Tidak hanya warga desa, mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar juga turut serta melalui kegiatan sosial dan edukatif, seperti literasi digital, sosialisasi kebersihan, hingga pemberdayaan ekonomi.

Menutup perayaan, Kepala Desa Kale Ko’mara, Parawansa, menegaskan bahwa tema kebersamaan yang diangkat menjadi landasan dalam membangun desa yang sejahtera, mandiri, dan berdaya saing.

Malam Kedua Lantamal Cup Seri 4 Laikang Katinting Race 2025, Semarakkan Pantai Wisata Topejawa

TAKALAR | POROS INFO.ID – Rangkaian kegiatan Lantamal Cup Seri 4 “Laikang Katinting Race 2025” kembali menghadirkan hiburan yang meriah pada malam kedua pelaksanaannya. Masyarakat Desa Topejawa dan sekitarnya antusias memadati kawasan Pantai Wisata Topejawa untuk menyaksikan suguhan hiburan yang telah disiapkan panitia.

Tidak hanya menampilkan ketegangan lomba perahu katinting di siang hari, malam kedua ini menjadi ruang rekreasi bagi warga dengan menikmati hiburan musik. Iringan lagu menghadirkan suasana hangat, sehingga masyarakat dapat menikmati malam dengan penuh keceriaan.

Keramaian malam kedua ini menunjukkan betapa besar dukungan dan antusiasme masyarakat terhadap ajang maritim tahunan tersebut. Banyak keluarga yang datang bersama, membawa anak-anak, hingga pemuda yang larut dalam semangat kebersamaan di tepi pantai yang indah.

Panitia pelaksana dalam hal ini kepala desa Laikang Nursalim Lingka menyampaikan apresiasi kepada warga yang setia hadir sejak hari pertama. “Kegiatan ini kami persembahkan untuk masyarakat, agar menjadi ajang hiburan sekaligus mempererat ikatan kebersamaan di wilayah pesisir,” ujar Nursalim Lingka dengan penuh semangat.

Dengan suksesnya malam kedua ini, masyarakat pun menantikan malam puncak yang diyakini akan lebih meriah. Lantamal Cup Seri 4 “Laikang Katinting Race 2025” tidak hanya menjadi perlombaan bergengsi, tetapi juga momentum kebersamaan yang meninggalkan kesan mendalam bagi masyarakat Topejawa dan sekitarnya.

HGU PTPN Diduga Kadaluarsa, SEMMI Kritik Aparat yang Lindungi Korporasi

TAKALAR | POROS INFO.ID – Ketua Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Cabang Takalar, Zem Sukardi, menyuarakan kecaman keras terhadap tindakan represif aparat kepolisian yang terjadi saat pengamanan aktivitas panen tebu oleh PTPN I Regional 8 (dahulu PTPN XIV) di Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar.

Menurut Zem, perlakuan aparat terhadap warga yang menolak pemanenan tersebut tidak hanya berlebihan, tetapi juga mencerminkan sikap yang tidak manusiawi.

“Kami merasa geram melihat warga diperlakukan layaknya hewan di tanahnya sendiri. Tindakan represif ini jelas mencederai rasa keadilan. Seharusnya aparat hadir sebagai pengayom, bukan justru menjadi pelindung korporasi,” tegas Zem dalam keterangannya kepada media, Sabtu (23/8).

Atas kejadian ini, SEMMI Cabang Takalar menegaskan akan menggelar aksi demonstrasi di Mapolres Takalar untuk menuntut pertanggungjawaban atas tindakan aparat di lapangan.

“Kami mendesak agar Kapolres Takalar dicopot dari jabatannya karena gagal memberikan arahan kepada anggotanya untuk bertindak secara humanis. Institusi Polri, khususnya Polres Takalar, seharusnya berdiri di tengah dan melindungi rakyat, bukan justru menindas mereka,” lanjutnya.

Dari sisi perusahaan, PTPN I Regional 8 (eks PTPN XIV) diduga melanggar UU No. 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (UUPA), karena Hak Guna Usaha (HGU) yang dimilikinya telah berakhir pada 9 Juli 2024. Sesuai dengan PP No. 40 Tahun 1996 tentang HGU, HGB, dan Hak Pakai, khususnya Pasal 34 ayat (1), hak atas tanah otomatis hapus ketika jangka waktu HGU berakhir, sehingga tanah tersebut semestinya dikembalikan kepada negara untuk ditentukan status penggunaannya.

Lebih jauh, yurisprudensi Putusan MA No. 342 K/Sip/1975 juga memperkuat bahwa tanah dengan HGU yang telah berakhir dapat dikembalikan kepada rakyat sebagai tanah adat atau melalui program redistribusi tanah. Karena itu, pemanfaatan lahan oleh PTPN pasca berakhirnya HGU dianggap tidak sah secara hukum agraria.

Dari sisi aparat kepolisian, tindakan represif dalam pengamanan aktivitas panen tebu juga diduga melanggar UU No. 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. Pasal 13 menegaskan tugas pokok Polri adalah memelihara keamanan, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat.

Lebih jelas lagi, Pasal 19 ayat (1) mewajibkan Polri untuk menjunjung tinggi hak asasi manusia, sedangkan Peraturan Kapolri No. 8 Tahun 2009 menekankan larangan penggunaan kekerasan berlebihan terhadap warga sipil. Dengan demikian, tindakan represif aparat jelas bertentangan dengan prinsip dasar institusi kepolisian.

Sementara itu, dari sisi warga yang menjadi korban, terdapat dugaan pelanggaran terhadap UUD 1945 Pasal 28G ayat (1) yang secara tegas menjamin hak setiap orang atas perlindungan diri pribadi, keluarga, kehormatan, martabat, dan harta benda.

Selain itu, dalam UU No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, Pasal 33 menyatakan bahwa setiap orang berhak memperoleh perlindungan dari penyiksaan atau perlakuan tidak manusiawi, sementara Pasal 36 menjamin hak masyarakat atas kepemilikan dan penguasaan tanah.

Dengan adanya tindakan represif aparat serta penggunaan lahan yang status hukumnya tidak jelas, hak-hak dasar masyarakat baik dari sisi kemanusiaan maupun agraria diduga kuat telah dilanggar. Hal ini menjadi sorotan serius SEMMI Cabang Takalar yang menuntut keadilan bagi warga setempat.

Lapas Takalar Gelar Donor Darah, Wujud Nyata Kepedulian di Momen HUT RI ke-80

TAKALAR | POROS INFO.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Takalar menggelar kegiatan donor darah bekerja sama dengan Unit Transfusi Darah RSUD H. Padjonga Dg. Ngalle, Rabu (20/8).

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, sekaligus wujud nyata kepedulian terhadap sesama.

Sebanyak 46 orang yang terdiri dari pejabat struktural, pegawai, hingga warga binaan turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Setelah melalui proses pemeriksaan kesehatan, tercatat 33 orang dinyatakan layak mendonorkan darah, sehingga terkumpul 33 kantong darah yang nantinya akan disalurkan melalui RSUD H. Padjonga Dg. Ngalle.

Kepala Lapas Takalar, Mansur, menyampaikan bahwa kegiatan donor darah ini tidak hanya menjadi agenda seremonial semata, melainkan sebuah aksi kemanusiaan yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat luas.

“Setetes darah yang kita sumbangkan sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan. Ini adalah bentuk kontribusi nyata dari jajaran Lapas Takalar dalam momen kemerdekaan,” ujarnya.

Senada dengan hal itu, Staf Perawatan Lapas Takalar, Ardiansa, menuturkan bahwa donor darah tidak hanya membantu penerima, tetapi juga memberikan manfaat kesehatan bagi pendonor. Mulai dari melancarkan sirkulasi darah, menurunkan risiko penyakit jantung, hingga menjadi sarana deteksi dini kondisi kesehatan.

“Selain manfaat kesehatan, ada rasa kepuasan tersendiri ketika kita tahu darah yang didonorkan dapat menyelamatkan nyawa orang lain,” jelasnya. Proses kegiatan berlangsung tertib dan penuh antusiasme di aula kunjungan Lapas Takalar.

Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIB Takalar berharap dapat terus berkontribusi bagi masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat kepedulian sosial di lingkungan pemasyarakatan. Donor darah menjadi bukti bahwa peringatan Hari Kemerdekaan dapat dimaknai dengan kegiatan positif yang memberikan manfaat nyata bagi kehidupan bersama.

LPM Desa Punaga Gelar Berbagai Lomba Semarakkan HUT RI ke-80

TAKALAR | POROS INFO.ID – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa Punaga menggelar berbagai kegiatan dan perlombaan yang berlangsung meriah.

Acara ini dipusatkan di SDN 62 Laikang, Dusun Tamalabba, Desa Punaga, Kecamatan Laikang, Kabupaten Takalar, pada Rabu (10/8/2025).

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Desa Punaga, jajaran LPM, Binmas Desa Punaga, serta Kepala Dusun Tamalabba. Kehadiran mereka semakin menambah semarak jalannya acara yang diikuti dengan penuh antusias oleh masyarakat sekitar.

Kepala Desa Punaga, Syarifuddin Daeng Sore, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa lomba ini bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antara pemerintah desa, LPM, dan masyarakat.

“Perlombaan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan menyemarakkan perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-80,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua LPM Desa Punaga, Sainuddin Tuan Sore. Ia menjelaskan bahwa berbagai jenis perlombaan digelar untuk menghadirkan keceriaan sekaligus memperkokoh rasa persatuan di tengah warga.

“LPM hadir di tengah masyarakat dengan menghadirkan lomba-lomba rakyat yang penuh kebersamaan,” ungkapnya.

Adapun lomba yang digelar meliputi lomba balap karung, makan kerupuk, lomba kelereng, lomba makan biskuit, hingga lomba memindahkan air ke dalam gelas.

Semua perlombaan berlangsung seru dengan partisipasi aktif masyarakat. Beberapa pemenang pun berhasil meraih hadiah, sebagai bentuk apresiasi atas semangat mereka dalam menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI ke-80.

Momentum Berharga, Lapas Takalar Terima Kunjungan Kerja Inspektur Wilayah IV Kemenimipas

TAKALAR | POROS INFO.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Takalar mendapat kehormatan menerima kunjungan kerja Inspektur Wilayah IV Inspektorat Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Endang Lintang Hardiman, bersama rombongan. Pada kesempatan tersebut, Inspektur Wilayah IV turut didampingi Kabid Pelayanan dan Pembinaan Kanwil Ditjenpas Sulawesi Selatan, Yohanis Varianto.

Kunjungan kerja ini bertujuan untuk melakukan pemantauan, evaluasi, sekaligus memberikan arahan terkait pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan di Lapas Kelas IIB Takalar.

Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Kepala Lapas Kelas IIB Takalar, Mansur, bersama jajaran pejabat struktural. Dalam sambutannya, Kalapas menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian serta dukungan yang diberikan melalui kunjungan tersebut.

“Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi kami untuk menerima masukan dan arahan dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan, keamanan, serta pembinaan di Lapas Kelas IIB Takalar,” ujar Mansur, Kamis (15/8/2025).

Selama berada di Lapas, Inspektur Wilayah IV melakukan peninjauan langsung ke sejumlah fasilitas, di antaranya blok hunian, dapur umum, area pembinaan keterampilan, hingga sarana layanan kunjungan.

Dalam kesempatan itu, Endang Lintang Hardiman juga memberikan penguatan mengenai tugas dan fungsi pemasyarakatan. Ia menekankan pentingnya penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP), kepatuhan terhadap peraturan, serta langkah-langkah pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

Lebih lanjut, Endang menegaskan bahwa integritas, profesionalisme, dan inovasi harus senantiasa dijunjung tinggi oleh petugas.

“Petugas pemasyarakatan harus mampu menjadi teladan dengan memberikan pelayanan yang humanis, namun tetap tegas, sehingga pembinaan warga binaan dapat berjalan optimal,” tegasnya.

Kegiatan kunjungan ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara jajaran Lapas Takalar dan tim Inspektorat Wilayah IV. Melalui penguatan ini, diharapkan seluruh petugas semakin termotivasi dalam menjalankan tugas demi kemajuan organisasi pemasyarakatan.

Lapas Takalar Gelar Upacara HUT ke-80 RI, Kobarkan Semangat Nasionalisme Warga Binaan

TAKALAR | POROS INFO.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Takalar menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, Minggu (17/08).

Suasana upacara berlangsung penuh khidmat dan sarat dengan nuansa nasionalisme, diikuti oleh seluruh jajaran petugas bersama Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Berlokasi di Lapangan Upacara Lapas Takalar, prosesi pengibaran Bendera Merah Putih berjalan tertib dan penuh penghormatan. Pasukan pengibar yang terdiri dari petugas serta WBP terpilih, melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab sebagai wujud disiplin dan kebersamaan.

Dalam amanatnya, Kepala Lapas Takalar, Mansur, menegaskan bahwa peringatan HUT ke-80 RI merupakan momentum penting untuk mengingat kembali perjalanan panjang bangsa dalam mempertahankan kedaulatan.

Ia menambahkan bahwa kemerdekaan adalah hasil perjuangan para pahlawan yang harus terus dijaga, bahkan di balik tembok lapas sekalipun, melalui kedisiplinan, kerja keras, dan semangat kebersamaan.

Lebih lanjut, Mansur menekankan bahwa upacara bendera tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga sarana menanamkan nilai cinta tanah air bagi seluruh petugas maupun WBP. Menurutnya, semangat kemerdekaan harus menjadi dorongan untuk terus berbenah ke arah yang lebih baik.

Rangkaian upacara pun berlangsung lancar dan penuh makna, diiringi lagu-lagu perjuangan serta pembacaan teks Proklamasi. Atmosfer kebangsaan terasa begitu kuat, memberi pengalaman berharga bagi WBP yang turut merasakan semangat kemerdekaan meski berada di balik tembok pemasyarakatan.

Lapas Takalar Ucapkan Selamat Hari Pramuka ke-64, Dorong Semangat Kolaborasi Bangun Ketahanan Bangsa

TAKALAR | POROS INFO.ID – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Takalar, Mansur, SH., MH., bersama jajaran menyampaikan ucapan selamat Hari Pramuka ke-64 yang diperingati pada 14 Agustus 2025. Tahun ini, peringatan Hari Pramuka mengusung tema “Kolaborasi Untuk Membangun Ketahanan Bangsa”.

Melalui momentum ini, Lapas Takalar menegaskan pentingnya peran gerakan Pramuka dalam menanamkan nilai kedisiplinan, semangat gotong royong, serta cinta tanah air kepada generasi muda. Nilai-nilai tersebut selaras dengan visi Pemasyarakatan dalam membentuk warga binaan yang berkarakter, mandiri, dan siap kembali berkontribusi di tengah masyarakat.

Kalapas Takalar, Mansur, menyampaikan bahwa semangat Pramuka bukan hanya relevan bagi para anggota Pramuka saja, tetapi juga dapat menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat, termasuk jajaran Lapas dan warga binaan.

“Pramuka mengajarkan ketangguhan, kemandirian, dan persatuan. Nilai-nilai ini sangat penting dalam membangun ketahanan bangsa yang kuat,” ujarnya.

Ucapan selamat ini juga menjadi wujud dukungan Lapas Takalar terhadap gerakan Pramuka sebagai wadah pembinaan generasi muda agar mampu menghadapi tantangan zaman dengan tetap berpegang pada nilai moral dan kebangsaan.

Dengan semangat Hari Pramuka ke-64, Lapas Takalar berharap sinergi dan kolaborasi antar elemen bangsa semakin kuat, sehingga bersama-sama dapat mewujudkan masyarakat yang tangguh, berdaya, dan bermartabat.

Lettu Arh Arfah dan Aipda Chairil Anwar Kompak Pimpin Upacara Penurunan Bendera di Mangarabombang

TAKALAR | POROS INFO.ID – Upacara penurunan bendera Merah Putih dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia di Lapangan Mangadu berlangsung khidmat pada Sabtu (17/8) sore.Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) sukses melaksanakan tugas dengan tertib dan penuh tanggung jawab.

Dengan gerakan seragam dan penuh disiplin, Paskibraka berhasil menurunkan sang saka Merah Putih dan mengembalikannya kepada Sekretaris Kecamatan Mangarabombang, Agriana, SE., MM. Proses penurunan bendera berlangsung lancar dan mendapat apresiasi dari seluruh peserta upacara yang hadir.

Dalam upacara tersebut, Danramil 1426-05/Marbo, Lettu Arh Arfah, bertindak sebagai inspektur upacara. Sementara itu, Aipda Chairil Anwar, S.Psi., yang merupakan Bhabinkamtibmas Desa Bontomanai, dipercaya memegang peran penting sebagai komandan upacara. Keduanya memimpin jalannya prosesi dengan penuh wibawa dan ketegasan.

Ratusan peserta yang terdiri dari unsur pemerintah, TNI-Polri, dan pelajar turut mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai. Suasana hening menyelimuti lapangan ketika bendera Merah Putih diturunkan, mencerminkan rasa khidmat dan nasionalisme yang tinggi.

Upacara penurunan bendera ini menjadi penutup rangkaian peringatan HUT ke-80 RI di Kecamatan Mangarabombang. Melalui momentum ini, diharapkan semangat persatuan, kebersamaan, dan cinta tanah air semakin tumbuh di tengah masyarakat.

Puskesmas Jumpandang Baru Jadi Mitra UMI, Fokus Tingkatkan Kepatuhan Minum Obat Pasien Prolanis

MAKASSAR | POROS INFO.ID – Puskesmas Jumpandang Baru yang berlokasi di Jl. Insinyur H. Juanda No.1, Ujung Pandang Baru, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, menjadi mitra pengabdian bagi tim dosen dan mahasiswa Universitas Muslim Indonesia (UMI). Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat peran Puskesmas dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat.

Melalui kolaborasi tersebut, Puskesmas tidak hanya berfungsi sebagai pusat layanan kesehatan, tetapi juga sebagai wadah edukasi dan pemberdayaan masyarakat. Dengan adanya sinergi bersama perguruan tinggi, masyarakat mendapatkan manfaat yang lebih luas, tidak hanya pada aspek pengobatan, tetapi juga peningkatan pengetahuan kesehatan.

Program pengabdian ini dilaksanakan dalam rangka Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) yang didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan, Sains, dan Kebudayaan (DIKTISAINTEK) tahun 2025. Fokus kegiatan diarahkan pada peningkatan kualitas layanan serta keterlibatan masyarakat dalam menjaga kesehatan.

Tim pengabdi yang diketuai oleh apt. Sukmawati, S.Farm., M.Farm., menyasar kelompok Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) di Puskesmas Jumpandang Baru. Berbagai kegiatan dilaksanakan mulai dari penyuluhan, pelatihan, hingga pemberian teknologi tepat guna. Agenda ini berlangsung sejak 26 Juli hingga 16 Agustus 2025.

Tujuan utama dari kegiatan ini adalah membantu pasien prolanis agar lebih disiplin dalam menjalani pengobatan. Upaya tersebut diwujudkan melalui penyuluhan kesehatan, pembentukan tim pengawas minum obat (PMO), penyediaan peralatan pemeriksaan, serta sosialisasi penggunaan wadah pengingat obat (pill box reminder). Dengan langkah ini, pasien diharapkan semakin patuh dan teratur dalam pengobatan.

Menurut ketua tim pengabdi, apt. Sukmawati, kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat merupakan salah satu kunci keberhasilan terapi. Ia menekankan bahwa pelayanan kefarmasian yang baik akan berdampak pada kepuasan pasien serta efektivitas pengobatan.

“Upaya perubahan dalam pelayanan kefarmasian dapat meningkatkan kepuasan pasien dan keberhasilan terapi. Beberapa tips yang bisa dilakukan antara lain menggunakan kotak pil, memahami tujuan pengobatan, membuat jadwal minum obat yang teratur, serta menjaga komunikasi dengan tenaga kesehatan,” ujarnya.

Hal senada disampaikan oleh apt. Andi Maulana K. Petta Lolo, S.Farm., M.Pharm.Klin., yang menekankan pentingnya pemanfaatan alat bantu sederhana. Menurutnya, penggunaan media pengingat obat akan sangat membantu pasien dalam menjaga konsistensi pengobatan.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pihak Puskesmas Jumpandang Baru. Vivi Sri Sulrianti, A.Md.Keb., selaku ketua kelompok mitra, menyampaikan rasa terima kasihnya atas program yang telah dijalankan.

“Kami sangat berterima kasih atas edukasi dan fasilitas yang diberikan tim pengabdi UMI. Alat kesehatan dan pill box reminder yang dibagikan akan sangat membantu pasien prolanis agar lebih patuh minum obat. Edukasi yang disampaikan juga mudah dipahami karena ada sesi materi sekaligus konsultasi langsung dengan tenaga ahli,” ungkapnya.