Muh Sainal Syam

Pengamanan Bersahabat TNI-POLRI Dan Legislatif Pemberani,Demonstrasi Gowa Berjalan Aman

Gowa,porosinfo.id.-Aksi demonstrasi terkait issue nasional rakyat sengsara Elit Berpesta diwilayah Kabupaten Gowa pada Senin1 september 2025, berjalan dengan pengamanan puluhan aparat TNI-POLRI yang diterjunkan.

AksI ini mendapat pengamanan bersahabat dari TNI-POLRI dan juga dari pihak perwakilan legislatif menemui para pengunjuk rasa berdialog dan mengambil aspirasi pendemo.

Adapun tuntutan pengunjuk rasa :

1. Menuntut pembubaran DPR RI sebagai institusi yang telah kehilangan legitimasi rakyat akibat praktik oligarki, korupsi, serta ketidakmampuan menjalankan mandat konstitusi

2. Aksi solidaritas atas kematian driver ojek online yang menjadi simbol matinya rasa keadilan sosial di negeri ini, sekaligus menolak segala bentuk ketidakadilan dan kekerasan yang menimpa rakyat kecil.

Dengan pengamanan bersahabat dari TNI- POLRI yang dimana kapolres giwa bersama Dandim Gowa dapat Antisipasi pergerakan para pengunjuk rasa yang akan memancing warga khususnya dari wilayah daerah kumuh dan padat penduduk seperti Kel.Katangka, Pandang2, Tombolo, Tompobqlang dan Sungguminasa pergerakan warga yg akan disesuaikan oleh pengunras utk melakukan aksi anarkis dan tidak ada pembakaran Gedung DPRD Gowa dan penjarahan Toko – Toko non pribumi serta kantor Pemerintahan lainnya yang ada di Kab.Gowa.

Proyek Pengaspalan Jalan Cv Sumber Teknik di Gowa Mendapat Protes Dan Kritikan

Gowaporosinfo.id,- Masyarakat Dusun Bontoramba, Desa Panciro, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan dibuat geram dengan hasil pengaspalan jalan yang diduga dikerjakan secara asal-asalan. Baru sehari diaspal, kondisi jalan sudah memprihatinkan, memicu protes keras dari warga setempat.

Salah satu warga inisial D N angkat bicara di redaksi media ini terkait proyek yang dikerjakan oleh CV. SUMBER TEKNIK tersebut. “Kami menerima banyak laporan dari warga tentang kualitas pengaspalan yang sangat buruk. Ini jelas merugikan masyarakat dan terindikasi adanya praktik korupsi atau penyimpangan,” ujarnya disalah satu kafe di Gowa(1/9/2025).

Menurut DN, kuat dugaan bahwa kontraktor menggunakan aspal dingin (cold mix) yang kualitasnya jauh di bawah standar untuk pengaspalan jalan. Hal ini menyebabkan jalan mudah rusak dan tidak tahan lama. “Kami mendesak pihak berwenang untuk segera melakukan investigasi mendalam terhadap proyek ini. Jika terbukti ada penyimpangan, pelaku harus ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Masyarakat Bontoramba juga mengungkapkan kekecewaan mereka terhadap proses pengerjaan proyek yang dinilai tidak profesional. “Pengerjaannya terkesan terburu-buru dan tidak memperhatikan kualitas. Kami khawatir jalan ini tidak akan bertahan lama dan hanya membuang-buang anggaran negara,” keluh salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Proyek pengaspalan jalan yang dibagi dua lokasi dimana total panjang 658 meter dan diawasi oleh Konsultan pengawas Intensif Konsultan Pembangunan seharusnya memberikan manfaat bagi masyarakat yang nilai kontraknya 917.382.206,10 namun kenyataannya justru menimbulkan masalah baru. Jalan yang seharusnya mulus dan nyaman dilalui, kini malah menjadi sumber kekecewaan warga.

Bachtiar berjanji akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas. Mereka akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk aparat penegak hukum, untuk memastikan bahwa proyek ini diusut secara transparan dan akuntabel. “Kami tidak akan membiarkan praktik-praktik korupsi atau penyimpangan anggaran negara merugikan masyarakat,” tandas DN.

Tambahan DN mengungkaokan sudah koordinasi wakil bupati Gowa dan mendapat respon “nanti saya tindak lanjuti” tutupnya.

Pemberitaan Kasus dugaan pengaspalan asal-asalan di Dusun Bontoramba ini, meski hingga berita ini dimuat belum ada tanggapan dari pelaksana proyek namun redaksi membuka ruang tanggapan dan hak jawab dari pihak terkait dalam pemberitaan.
*Jb

Bersama Porsi Makassar, ILDI Nantikan Pencinta LD & FA Perkuat Silaturahmi di Phipo Pekan Depan.

.porosinfo.id, Makassar – Dalam rangka merajut dan memperkuat hubungan Silaturahmi para pencinta Penggemar Olahraga Senam Indonesia via Line Dance (LD) dan Fun Aerobic (FA) kebugaran hidup sehat.

Bersama Porsi Kota Makassar yang di ketuai Gede Agus Suswanto,SE. Ikatan Langkah Dansa Indonesia (ILDI) Makassar Makmur, menantikan para penggemar olahraga senam tari langka Line Dance dan Fun Aerobic yang akan diselenggarakan pada hari Rabu 03 September 2025 di Mall Phinisi Point (Phipo) pukul 15:00-18:00 Wita HTM 20K

Menurut Onwer Sanggar Senam Jangkar Hj. Andi Rina, kegiatan yang digelar ini sebagai ajang silatrahmi semana penggemar Line Dance dan tari Fun Aroubic di Kota Makassar pekan depan.

“Saya berharap seluruh rekan-rekan pencinta, penggemar olahraga senam line Dance dan tari Aroubic dapat berparisipasi merakaikan ajang Silaturahmu yang akan kita gelar pekan depan,” ujar Hj. Andi Rini didampingi Coach Inchi di Sanggar Senam Jangkar JL. Ratulagi Makassar, Jumat (29/8/2025).

Informasi yang dihimpun awak media ini, Line Dance pekan depan di Phipo akan hadir Coach Aerobic Rudy serta sejumlah pencinta dan penggemar olahraga ringan tuk kebugaran dan kesehatan tubuh yang ada di kota Makassar dan sekitarnya…(*)

 

Lp. Asrianty Biro Mks

Sinergi Lintas Sektor APMI dan BPDP Kolaborasi Ciptakan Sawit GenZi 2025: Ini Tujuannya

Makassar,porosinfo.id. – Asosiasi Planters Muda Indonesia (APMI) bersama Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) menginisiasi Sawit GenZi 2025 dengan tema “Dari Sawit untuk Gizi Generasi Bangsa” di Ballroom Unhas Hotel & Convention. Kamis(28/08/2025).

Kegiatan ini dikemas dalam talkshow yang dihadiri oleh narasumber bapak Anwar Sadat, S.r selaku senior analis kerja sama dan kemasyarakatan BPDP, Dr. dr. H. M. Ishaq Iskandar, MKes, MM, MH selaku Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, dan Prof. Dr. Ir. Sri Raharjo, MSc selaku Kepala Pusat Studi Pangan dan Gizi UGM.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata peran generasi muda sawit dalam menghadirkan solusi bagi masalah gizi dan percepatan penurunan angka stunting yang hingga kini masih menjadi tantangan nasional.

Acara ini secara resmi dibuka oleh Dr. Prayudi Syamsuri, S.P., M.Si, Staf Ahli Bidang Manajemen Konektivitas Kementerian Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk memastikan potensi kelapa sawit dapat berkontribusi tidak hanya pada perekonomian, tetapi juga pada pemenuhan gizi anak bangsa.

“Sawit GenZi 2025 adalah contoh nyata bagaimana generasi muda mengambil peran strategis dalam isu gizi dan pangan nasional. Saya ingin APMI menjadi pelopor dalam mengkampanye positifkan sawit untuk bidang kesehatan salah satunya”, ujarnya.

Ketua Umum APMI, Muhammad Nur Fadillah, juga menegaskan bahwa sawit tidak hanya berperan sebagai penopang devisa negara, tetapi juga memiliki potensi besar dalam pemenuhan gizi bangsa.

“Sawit GenZi sebagai ruang kolaborasi anak muda untuk membuktikan bahwa sawit bisa menjadi solusi nyata bagi kesehatan generasi dan keberlanjutan bangsa,” ujarnya.

Kemudian GenZi Ideation sebagai diskusi kelompok dan GenZi Comitment serta GenZi Creative Recap.
Dengan dukungan BPDP, APMI menekankan pentingnya sinergi lintas sektor antara akademisi, pemerintah, industri, dan mahasiswa untuk menciptakan inovasi gizi berbasis sawit yang aplikatif sekaligus berkelanjutan.
“Kami memandang bahwa untuk menuntaskan masalah stunting dan gizi anak tak cukup hanya di lakukan oleh mono sektor, melainkan harus berkolaborasi dengan lintas generasi dan lintas sektor salah satunya adalah kelapa sawit yang terbukti secara nyata untuk membantu asupan gizi”, tambah ketua umum APMI.

Sawit GenZi 2025 diharapkan menjadi gerakan awal yang tidak hanya memperkuat citra positif sawit, tetapi juga menjadikannya pilar penting dalam perbaikan gizi nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Sumber: Sawit GenZi 2025
Editor: MDS/JB

Memalukan Ngaku Bukan Orang Biasa-hj fatmasary Tak Bertanggung Jawab Usai Merusak Hp Orang

porosinfo.id, Makassar – Seorang perempuan yang diketauhi bernama Hj.
Fatmasary di Jalan Bawakaraeng Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Ngaku bukan orang biasa, namun hingga hari ini Dia tak mampu ganti ongkos HP Biro Grup Media NEWSSULSEL.id, Makassar, Asrianti yang rusak karena dirinya.

Pasca kejadian, awalnya Hj Fatmasary yang akrab disapa  Aji Sary diduga hendak bertanggung jawab memperbaiki HP Asrianti yang rusuk lantaran jatuh saat tangannya menepis tangan Asrianti yang pegang HP.

Namun ternyata malah memperdaya pemilik HP yang baru tiba dikantor redaksi grup media NEWSSULSEP.id, di Jl. Andi Djemma 6 No 43 Makassar, dengan menelpon Asrianti suruh bawah HP nya yang rusak agar segera kerumahnya karena dia baru ngomong sama temannya yang akan memperbaiki HP tersebut.

Jelang berapa lama Sary hendak dihubungi setelah HP yang rusak karena kesemboronan  diantarkan kerumahnya, namun kontak Sary tak ada pada HP, Direktur & Pimpinan Redaksi Grup Media Newssulsel.id, segingga pimpinan redaksi Asrianti bilang nomormu HP saja hubungi dan nyambung namun tidak terangkat, setelah beberapa kali bari Sary angkat dan berkata.

HP ta belum di perbaiki, karena temannya yang mau perbaiki HP ta pergi umrah, padahal sebelum Sary sampaikan Asri bawahmi HP dik saya supaya langsung diberbaiki karena baru ka ngomong sama temanku yang mau perbaiki HP ta,” ucap Sary ke Asri via telepon yang di spiaker saat redaksi Newssulsel.

Asri pun bertanya jadi aji bagimana, saya ambil mi HP ku perbaiki sendiri ka sy kira tadi kita ji bilang baruki ngomong sama temanta, sekarang kita bilang pergi umrah,

Aji Sary bilang tidak mampu ka itu dik kalau sebgitu harganya, yang di dengar pimpinan redaksinya Asri dan berkata orang macam apami itu mau lepas tanggungjawab sini saya bicara, ass aji kurang ajar itu namanya kalau mau lepas tanggung jawab HP orang rusak karena kita, Sary langsung ngegas.

Jangki bilang kurang ajar saya ini bukan orang biasa, di timpali pimpinannya asri kurang ajar namanya aji kalau perdaya orang suruh bawah hp langsung di berbaiki karena kita bilang baru ngomong, beberapa jam kemudian kita  bilang temannya pergi umrah,

“Apa nda kurang ajar itu sdh rusaki HPnya orang, diperdaya lagi suruh antar kerumanya seakan akan punya niat baik ternyata tidak dengan alasan temanya pergi umrah dan tak mampu ongkosi HP nya yg tidqk seberapa jumlahnya nda ngaku bukan orang biasa,” kata pimpinan Asrianti yang mengantarnya kerumah Sary malam itu…(*)

Tim Redaksi

BRI Soppeng Berpolemik Nasabahnya,Terjadi Pelelangan Aset Secara Paksa

WATANSOPPENG, porosinfo.id – Arifuddin, warga Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, harus merelakan aset berharga miliknya berupa satu unit rumah toko (ruko). Ruko yang sejak 2017 dijaminkan di Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Soppeng senilai Rp700 juta itu, kini resmi dilelang dan terjual.

Arif menceritakan, perjalanan kreditnya sempat berjalan lancar. Namun pandemi Covid-19 membuat usahanya terpuruk. Ia pun meminta keringanan pembayaran ke pihak bank.

“Saat saya mengajukan modal usaha ke BRI dan berkas itu disetujui, pembayaran saya lancar. Tapi saat pandemi Covid-19 usaha saya mengalami penurunan pesat dan akhirnya saya tidak sanggup saat itu,” ujarnya kepada Matanusantara.co.id, saat ditemui di kontrakannya yang tak jauh dari rukonya yang sudah di lelang oleh pihak BRI cabang Soppeng, Senin (25/8/2025).

Arif menyebut, pada 2021 pihak BRI menyetujui permintaan keringanan dan bahkan memberinya nomor rekening khusus untuk proses pembayaran angsuran. Menurutnya, sejak saat itu ia kembali berusaha memenuhi kewajiban angsuran meski perlahan.

“Selama pandemi seluruh nasabah seperti saya mendapat kebijakan, jadi saya juga mengajukan karena benar-benar ingin bertanggung jawab. Mereka memberi saya kebijakan lalu nomor rekening untuk sisa angsuran saya,” jelasnya.

Namun situasi berubah saat terjadi pergantian pimpinan di BRI Soppeng. Arif tiba-tiba menerima surat peringatan (SP) meski merasa pembayaran angsuran berjalan lancar. Setelah SP pertama, menyusul SP berikutnya hingga pemberitahuan bahwa ruko miliknya resmi dilelang.

“Waktu pergantian pimpinan di BRI Soppeng saya diberi SP1. Saya heran, karena selama itu pembayaran saya lancar. Sampai akhirnya saya disampaikan aset saya dilelang, padahal saya tetap membayar kewajiban (angsuran),” keluh Arif.

Sementara itu, salah satu pimpinan BRI Soppeng berinisial SY, saat ditemui di kantornya enggan berkomentar banyak.

“Mohon maaf kalau untuk itu saya tidak bisa berkomentar, karena prosesnya harus menyurat ke kami secara resmi,” tegasnya.

Kasus ini menimbulkan tanda tanya publik, sebab lelang tetap berjalan meski nasabah mengaku konsisten membayar. Polemik antara nasabah dan pihak bank ini pun diprediksi akan berlanjut.

Hingga beritabini dimuat redaksi media tetap membuka ruang hak jawab kepada pihak terkait.

(*)

Informasi Pengumuman

Informasi Pengumuman

Informasi Pengumuman

Informasi Pengumuman