Muh Sainal Syam

Informasi Pengumuman

Rp 3,8 Miliar Anggaran Sekda Gowa TA 2025 Jadi Misteri, GRB Curiga Ada Penyimpangan

Gowa,porosinfo.id.- LSM GEMA RAKYAT BERSATU (GRB). Anggaran Januari 2025 senilai Rp 3,8 miliar di lingkup Sekretariat Daerah (Sekda) Kabupaten Gowa mendadak menjadi sorotan publik.

Pasalnya, hingga kini tidak ada kejelasan terkait transparansi penggunaan dana tersebut. Ketiadaan laporan detail dan keterbukaan membuat masyarakat curiga adanya praktik yang tidak sehat di balik pengelolaan anggaran itu.

Menurut Ketua GRB Risdianto mengatakan, anggaran yang menjadi sorotan antara lain Pengadaan Modal Peralatan Studio Video dan Film atau Pengadaan Videotron dengan nilai sebesar Rp. 487.600.000 anggaran Januari 2025, namun hingga kini publik tidak mengetahui detail pemanfaatannya.

Tidak hanya itu, pos Pemberian Hibah kepada Badan dan Lembaga Nirlaba, Sukarela, dan Sosial yang Memiliki Sertifikat Terdaftar melalui kegiatan Fasilitas Pengelolaan Pembinaan Mental Spiritual juga tercatat menyedot dana hingga Rp. 1.250.000.000 anggaran Januari 2025

Berbelanja Bahan-bahan Lainnya yang mencapai angka mencengangkan, yakni Rp. 2.085.584.400 anggaran Januari 2025.

Anggaran sebesar itu terlalu besar untuk dibiarkan tanpa penjelasan. “Kalau uang negara sampai miliaran rupiah tidak jelas alurnya, wajar publik menduga ada permainan. Ini harus diusut,” tegas Risdianto

Kecurigaan kian menguat karena Sekda Gowa terkesan menutup diri ketika LSM GRB memberikan surat audiensi terkait anggaran tersebut dan dimintai klarifikasi. Tidak adanya keterbukaan menambah dugaan bahwa anggaran Rp 3,8 miliar ini rawan diselewengkan.

GRB mendesak aparat penegak hukum segera turun tangan menyelidiki aliran dana tersebut. Transparansi dan akuntabilitas, kata Risdianto, wajib ditegakkan demi menjaga kepercayaan publik terhadap tata kelola pemerintahan.

“Jangan sampai uang rakyat digunakan untuk kepentingan segelintir orang. Kami minta penegak hukum tidak tinggal diam,” tutup Risdianto dengan nada keras.

Sementara itu redaksi media ini hingga berita ini dimuat tetap membuka ruang  hak jawab pihak resmi terkait.

Diduga Langgar Kode Etik, Pengacara Halang-halangi Tugas Wartawan Menuai Kecaman

Makassar,porosinfo.id- Perlakuan seorang tak ada surat kuasa (TSK) pasang badan ngaku pengacara waria berinisal MA alias BL, penjaja sex via michat yang kost di Home Ibu Iken Jalan Beringin Kelurahan Kassi, Kecamatan Rappocini, Makassar menuai kecaman lantaran menghalang-halangi tugas wartawan. Rabu (20/8/2025) malam.

Kejadian tersebut sangat disanyangkan Direktur dan pimpinan redaksi grup media ini, yang menduga bawa mungkin orang yang ngaku pengacara waria itu gagal pahan terkait profesi yang di lakininya.

“Jika bebar dia itu pengacara, tindakannya memedomani kide etik prifesinya, tidak bersikap arogan, serta menghalangi-halangi dan mengusir wartawan yang sedang mengonfirmasi pelaku video sur pasangan sesama jenis, yang disebar pada akun twitternya, ” ujar Suherman Untung.

Mala menurut wartawan yang sedang mengkonfirmasi BL mengancam akan panggil kapolsek rappicini yang langsung di sikapi pimpinan redaksi ini bilang.

“Silahkan panggil supaya tau bagaimana kita dalam menjalankan tugas, Kamu yang ngaku pengacara waria yang sedang di konfirmasi mana suarat kuasamu, ternyata tidak ada, dan bilang saya baru disampaikan secara lisan, itu bilang saat halangi tugas wartawan,” ungkap Rusman wartawan dihalang-halangi tugas mencari informasi yang berimbang dari info yang diberoleh bawa penyebaran diduga mengarah kepemerasan.

Sejumlah pimpinan redak kengecam tindakan pengacara tersebut dan mengingatkan jangan pasang badan tanpa surat kuasa ngaku sebagai pengacara pelaku hubungan sex sesama jenis yang beredar dimedia, sebab kamu tidak punya kewenangan.

“Apa lagi menghalang-halangi wartawan mendapat infirmasi yang berimbang terancam pidana uu no 40 bos,  dan sanksi profesimu sendiri, olehnya kamai meminta oengacarah tersebut ditindak oleh organisasi yang menaungi, sehingga kejadian serupa tak terulang, syukur jika pimpinan redaksinya tak keberatan atas kejadian tersebut yang berbuntut pada penuntutan yang pasti kami dukung,” ucap sejumlah pempinan redaksi mengikami kejadian tersebut di warko hitam manis, Jumat (22/8/2025).

Kecaman terhadap orang yang tanpa surat kuasa ngaku pengacara waria yang ada dalam vudeo sur pasangan sesana jenis, pun disampaikan H Dody  SH.

“Memalukan ini namanya, ngaku pengacara jika gagal paham terkait profesi yang diembang, Dewan Kehornatan meskinya tak tinggal diam, agar orang ngaku pengacara waria tersebut diberi sanksi, sebab tindakan bentuk pembukaman Pres, coreng profesi Advikat dimata publik,” pungkas Hendra…(*)

Tim Redaksi

9 Perusahaan di Gowa Diakali Kewajiban Pajak Air Tanah ?, Kebocoran Hampir 19 Milyar

Gowa,porosinfo.id.- pemerintah daerah (pemkab) Gowa gencar lakukan upaya meningkatkan pendapatan daerah dimana orang nomor satu yakni Bupati Gowa meningkatkan segala potensi PAD yang ada,  namun ironis terdapat fakta ada terapan pajak rendah ke 9 perusahaan yang nenggunakan air tanah. dengan dalih terapan tidak merujuk berdasarkan tarif pada peraturan Gubernur nomor 10 tahun 2020 tentang pajak air tanah.

sebelumnya redaksi media ini memperoleh data Laporan BPK tahun 2024 dimana diketahui terdapat potensi kekurangan penerimaan sebesar Rp18.858.781.681.52. dengan rincian pada perhitungan potensi pendapatan pajak air tanah berdasarkan peraturan gubernur.

saat dikonfirmasi ke kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Gowa. Jumat (23/08/2025).di temukan fakta alasan tidak merujuk pada PERGUB tapi menggunakan perhitungan Peraturan Daerah (Perda) baru Kabupaten Gowa yakni nomor 1 tahun tahun 2024 tantang Pajak Daerah Dan Retribusi Daerah, sehingga dalam kasus WP 9 perusahaan, PAD yang masuk hanya Rp 717,496.090.-.jika merujuk PERGUB harusnya PAD Gowa yang masuk Rp 19.576.277.771.52.-

Salah satu Staf Kantor Bapenda menjelaskan bahwa perhitungan wajib pajak jika merujuk pada Pergub sangat tinggi beban pajaknya Perusahaan WP (Wajib Pajak), makanya kami gunakan acuan Perda hasil godok dari DPRD Gowa.

Temuan BPK yang merujuk tarif pada Pergub nomor 10 tahun 2020, berikut Perusahaan WP terdapat potensi kekurangan penerimaan total sebesar Rp18.858.781.681.52. yakni:
PT KIA. PT SPG, PT TM, PT CPMS, PT CA , PT TMA , DSG PT MKM, PT TFJ.

Lp: TIMss

Siswa SIP Angkatan 54 Gelombang 2 Resimen Citta Dharma Laksita Polda Sulsel Bakti Sosial di Panti Asuhan

Makassar,porosinfo.id. – Siswa Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Angkatan 54 Gelombang 2 Resimen Citta Dharma Laksita asal pengiriman Polda Sulawesi Selatan melaksanakan kegiatan bakti sosial di Panti Asuhan Annaser Timur-Timur, Kota Makassar, Rabu (20/8/2025).

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial dan pengabdian siswa SIP kepada masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, para siswa menyerahkan bantuan berupa kebutuhan pokok serta berinteraksi langsung dengan anak-anak panti asuhan.

Perwakilan siswa SIP Angkatan 54 Gelombang 2 menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai kepedulian sosial sejak dini sebagai calon perwira Polri.
“Kami ingin menanamkan nilai kepedulian sosial sejak dini, bahwa tugas seorang aparat bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberi manfaat bagi sesama,” ujarnya.

Pengurus Panti Asuhan Annaser Timur-Timur menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian yang diberikan oleh para siswa SIP. “Kami sangat berterima kasih atas bantuan dan perhatian dari adik-adik calon perwira Polri. Kehadiran mereka membawa kebahagiaan tersendiri bagi anak-anak di sini,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa SIP Angkatan 54 Gelombang 2 semakin memperkuat karakter kepemimpinan, jiwa sosial, serta nilai pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan bakti sosial ini juga menjadi salah satu upaya mempererat kemitraan antara Polri dan masyarakat serta menumbuhkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

Lintas Alumni Raider Maknai & Meriahkan Milad 7, Perkuat Silaturahmi Kebersamaan

Makassar,porosinfo.id – Sejumlah alumni lintas angkatan SMP/SMA Raiders Hasanuddin merasa terpanggil memaknai dan meriahkan Milad yang terbentuk 7 tahun lalu demi terjaga hubungan silaturahmi dan kebersamaan sesama alumni.

Hal tersebut terlihat dengan di meriahkannya milad 7 Alumni Raider Hasanuddin dari sejumlah alumni lintas angkatan yang punya kepedulian meskipun tanpa ketua dan mantan ketua pengurus alumni Raiders yang hadir.

Kegiatan terlaksana atas partisipasi sejumlah Alumni Raider Lingtas Angkatan yang peduli kebersamaan utamanya salah satu Komisaris pendana Milad 7, H Syarif ,Asry, Andi Hasna, Mahir, Hamsina, Hasna.

Atas segala dukungan serta partisipasi pihak yang betkompoten mau pun yang tidak berkompoten, penyelenggara Milad 7 Raiders diucapkan terimakasih.

“Semoga kegiatan ini jadi momen yang baik tuk perkuat silaturahmi dan kebersamaan, kita hilangkan perbedaan pandang dan skat-skat  sesama alumni Raiders Hasanuddin yang kita cintai tanpa terkecuali”, harap H Syarif di dampingi penyelenggara Milad di Ewakopi AP Pettarani III Munggu (17/8/2025)…(*)

Lp. Asrianti Biro Mks

PENGUMUMAN : Berita Kehilangan

PENGUMUMAN
TELAH HILANG ATAU TERCECER
1(Satu) buah STNK sepeda motorTipe Matic dengan nomor polisi DD 4506 LH, atas nama stephani puspa ayu dewi.

STNK tersebut hilang di seputaran Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan Jika ada yang menemukannya, mohon kiranya mengubungi Nomor Informasi Redaksi media porosinfo.id :
WA 085182718086

Semarak Kemerdekaan, POMDAM XIV/ HSN Ciptakan suasana Keluarga Ceria

Makassar,porosinfo.id.-Moment Semarak 80 tahun kemerdekaan Indonesia, Pomdam XIV/ Hasanuddin menyelenggarakan serangkaian Kegiatan dihalaman Mako Polisi Militer tingkat Komando Daerah Militer (PomDam) 14 Hasanuddin Makassar,Senin (18/8/2025).

Nuansa kebersamaan semakin terasa dengan atribut merah putih yang dikenakan seluruh peserta yang sebelumnya melakukan kirab keliling sambil membentangkan bawa bendera merah putih sepanjang 80 meter..

Menurut Danpomdam XIV Hasanuddin, Kolonel Cpm John .P.J .Pelupessy. S.I.P,. M.Tr.(Han). acara ini memiliki makna khusus. “Ini bukan sekadar perlombaan biasa, melainkan momentum untuk memperkuat solidaritas dan kekeluargaan di lingkungan Pomdam XIV/Hasanuddin,” jelasnya.

Lebih lanjut Kolonel John menekankan pentingnya nilai-nilai kebersamaan. “Semangat gotong royong dan sportivitas yang ditunjukkan hari ini merupakan cerminan nilai-nilai luhur bangsa yang harus kita jaga bersama,” tambahnya.

Rangkaian kegiatan ini juga bertepatan dengan ulang tahun istri Danpomdam  ibu Ayu Jhony Pelupessy, sehingga berlangsung penuh keceriaan dengan gelak tawa dan canda makin terlihat suasana keakraban kekeluargaan.

Danpomdam berharap Kegiatan ini dapat semakin mengokohkan rasa persatuan dan kekeluargaan antara seluruh anggota Pomdam XIV/ Hasanuddin.

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat teras Pomdam XIV/Hasanuddin, (*)

Pomdam XIV/Hsn Berbagi Bendera Merah Putih wujud Jelang Memperingati HUT Kemerdekaan RI

Sejumlah Prajurit TNI dari POMDAM XIV/HASANUDDIN membagikan bendera merah putih khusus kendaraan sebanyak 100 lembarkepada pengguna jalan Monginsidi Makassar,Kamis Pagi (14/8/2025).

pembagian bendera ini menjadi momen untuk memperkuat persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat menjelang perayaan kemerdekaan  Indonesia.

Pomdam XIV/Hsn Berbagi Bendera Merah Putih wujud Rangka Memperingati HUT Kemerdekaan RI

Makassar,porosinfo.id.— Aksi ini dilakukan untuk menyemarakkan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme pengendara yang melintas didepan Mako Pomdam (Polisi Militer) 14 Hasanuddin .

Sejmlah Prajurit TNI dari POMDAM XIV/HASANUDDIN membagikan bendera merah putih khusus kendaraan sebanyak 100 lembarkepada pengguna jalan Monginsidi Makassar,Kamis (14/8/2025).

Dipimpin Kasi TUUD POMDAM XIV/HASANUDDIN Mayor CPM Yanuar Hidayat, para personil Polisi Militer berdiri di pinggir jalan membagikan bendera kecil kepada pengendara.Mayor CPM Yanuar Hidayat.

“Bendera merah putih adalah simbol perjuangan. Dengan memasangnya, kita tunjukkan rasa cinta tanah air dan menghargai jasa pahlawan,” ujar mayor cpm yanuar Hidayat.

Ia menambahkan, pembagian bendera ini menjadi momen untuk memperkuat persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat menjelang perayaan kemerdekaan.

(*Junaedy Bundu)