Amsar M

Firdaus Daeng Manye: Hadir di KPK Sebagai Saksi, Fokus Bekerja untuk Takalar

TAKALAR | POROS INFO.ID – Menanggapi pemberitaan yang mengaitkan nama Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, dengan kasus dugaan korupsi proyek digitalisasi SPBU Pertamina, pihaknya menegaskan bahwa kehadirannya di Gedung Merah Putih KPK pada Selasa, 5 Agustus 2025, murni sebagai saksi dalam proses penyidikan.

Daeng Manye menjelaskan, pemanggilan tersebut berkaitan dengan jabatannya di masa lalu sebagai Direktur Utama PT PINS Indonesia periode 2017–2019, jauh sebelum dirinya menjabat sebagai Bupati Takalar. PT PINS, yang merupakan anak usaha Telkom Group, memang menjadi salah satu pelaksana teknis proyek digitalisasi SPBU yang dikerjasamakan antara Pertamina dan Telkom pada 2018.

“Mari kita sama-sama menghormati proses hukum, dan saat ini saya hanya ingin bekerja untuk Takalar yang lebih baik,” ujar Firdaus Daeng Manye.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari pemberitaan resmi, proyek digitalisasi SPBU Pertamina merupakan program nasional yang ditandatangani pada 31 Agustus 2018 oleh Mas’ud Khamid (Direktur Pemasaran Retail Pertamina) dan Dian Rachmawan (Direktur Enterprise & Business Service Telkom), disaksikan oleh pejabat Kementerian BUMN, ESDM, serta pimpinan Pertamina dan Telkom.

KPK memanggil Daeng Manye untuk memberikan keterangan seputar struktur manajerial dan proses kerja di PT PINS pada saat awal pelaksanaan proyek, bukan karena adanya temuan tindakan korupsi yang dilakukan oleh dirinya. Hingga saat ini, tidak ada informasi resmi dari KPK yang menyatakan bahwa Firdaus berstatus sebagai tersangka.

Daeng Manye mengajak semua pihak untuk tidak berspekulasi dan memberikan ruang kepada aparat penegak hukum dalam menuntaskan proses penyidikan. “Saya datang memenuhi panggilan KPK sebagai bentuk dukungan terhadap transparansi dan penegakan hukum,” tambahnya.

Dengan demikian, ia berharap masyarakat Takalar tetap tenang dan fokus bersama membangun daerah. “Saya akan terus menjalankan amanah rakyat, memajukan Takalar, dan memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal,” tutupnya.

LP : SUTARMIN S

Tabligh Akbar HUT ke-80 Republik Indonesia, Pemkab Takalar Datangkan Ustad Das’ad Latif

TAKALAR | POROS INFO.ID – Ribuan masyarakat Kab. Takalar memadati masjid Agung Takalar mengikuti Tabligh Akbar bersama Ustad Das’ad Latif dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Kamis 7 Agustus 2025.

Ustad Das’ad Latif memiliki cara dakwah yang ringan dan santai, ditambah dengan kemampuan humornya yang tak jarang membuat hadirin yang menyaksikan tergelitik perutnya.

Kedatangan Ustad Das’ad Latif disambut hangat oleh Bupati Takalar Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye,.MM bersama Wakil Bupati Takalar Dr. H. Hengky Yasin,.S.Sos,.MM, Sekretaris Daeerah Takalar Dr. Muhammad Hasbi,.S.STP,.M.AP, M.Ikom dan jajaran Forkopimda Takalar di Rumah Jabatan Bupati Takalar.

Ia menyampaikan selamat datang di Butta Panrannuangku Takalar, semoga dengan kedatangan Ustad dapat memberi keberkahan dan memberikan rasa bahagia bagi masyarakat dengan ceramahnya yang menarik.

“Saya juga menekankan pentingnya menyambut HUT RI ke-80 secara meriah dan semarak, salah satunya seperti agenda hari ini. Semoga kedepan perayaan HUT RI semakin semarak dan bermakna untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat” Ujar Daeng Manye.

Dalam tauziahnya, Ustad Das’ad latif menyampaikan pentingnya memiliki sikap jujur dan disiplin. Terutama pada Aparatur Sipil Negara (ASN). Sebagai ASN sikap ini harus dijunjung tinggi, jika kita memiliki sikap kejujuran maka kita akan merasakan hidup yang tenang dan mendapat keberkahan dari Allah SWT. Dan Percayalah, orang tidak jujur maka dia tidak merasakan ketenangan hidup, dia merasa gelisah karena kesalahannya.

“Masyarakat di Kab. Takalar patut bersyukur karena memiliki Bupati dan Wakil Bupati Takalar yang selalu mengedepankan kedisiplinan dalam bekerja, baik kehadiran dan peningkatan etos kerja. Inilah pemimpin yang akan membawa kemajuan bagi Takalar dan mensejahterakan masyarakat” ujarnya.

“Melalui momentum ini, saya mengajak kepada masyarakat di Kabupaten Takalar agar selalu berbuat kebaikan dan meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT, Semoga keberkahan selalu ada di Kabupaten Takalar melalui pemimpin dan orang-orang hebat yang selalu mengutamakan kepentingan Rakyat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya” Tutup Ustad Das’ad

Ilham Akbar PB Hipermata: Kritik Boleh, Tapi Jangan Usik Simbol Negara

TAKALAR | POROS INFO.ID – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, pemerintah mengimbau seluruh masyarakat untuk mengibarkan bendera merah putih sepanjang bulan Agustus 2025.

Seruan ini bukan sekadar formalitas tahunan, melainkan bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan bangsa.

Namun, di tengah semarak perayaan, muncul fenomena yang mengundang perdebatan: sekelompok orang menyerukan pengibaran bendera bajak laut One Piece sebagai simbol perlawanan terhadap ketidakadilan sosial yang masih dirasakan sebagian masyarakat. Aksi ini pun menuai tanggapan dari berbagai kalangan, termasuk organisasi mahasiswa.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Pengurus Besar Himpunan Pelajar Mahasiswa Takalar (PB HIPERMATA), Ilham Akbar, mengajak masyarakat,khususnya di Kabupaten Takalar untuk tetap menjunjung tinggi semangat kebangsaan dengan mengibarkan bendera merah putih, Rabu (06/08).

“Momentum perayaan kemerdekaan harus menjadi perekat persatuan, bukan ajang protes dengan simbol yang tidak tepat. Mengkritik boleh saja, tapi jangan mengusik simbol negara kita,” tegas Ilham.

Menurutnya, meskipun kritik sosial adalah bagian penting dari demokrasi, ekspresi tersebut tidak selayaknya dilakukan dengan cara yang menodai nilai-nilai kebangsaan, apalagi di bulan yang penuh makna ini.

“Bulan ini adalah waktu untuk merefleksikan perjuangan bangsa. Jangan nodai maknanya. Meski aspirasi rakyat penting, ekspresinya harus bijak dan tidak menyinggung nilai-nilai kebangsaan,” ujarnya lagi.

Ilham juga menekankan pentingnya momentum kemerdekaan ini untuk menjadi cermin bagi para pejabat agar lebih serius dalam memperjuangkan kepentingan rakyat.

Meski begitu, ia mengingatkan pemerintah dan aparat penegak hukum (APH) agar tidak gegabah dalam merespons fenomena ini, apalagi sampai melabelinya sebagai tindakan makar.

“Jangan juga yang seperti itu dikatakan makar. Mereka hanya berekspresi. Pemerintah dan APH harus bijak menyikapi kritik. Jangan terlalu kelewatan,” tutup Ilham.

Formatur Ketua SEMMI Cabang Takalar, Zem Sukardi: Semangat Menuju Kemerdekaan RI ke-80 yang Kritis

TAKALAR | POROS INFO.ID – Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80, Formatur Ketua Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Cabang Takalar, Zem Sukardi, menggelorakan semangat kritis di tengah momentum nasional yang penuh refleksi.

Zem menegaskan bahwa kemerdekaan bukan hanya tentang upacara dan seremoni tahunan, tetapi tentang sejauh mana bangsa ini merdeka secara pemikiran, keadilan sosial, dan keberpihakan pada rakyat kecil. Dalam keterangannya, ia mengajak seluruh elemen pemuda dan mahasiswa untuk tidak sekadar ikut dalam euforia, namun hadir sebagai generasi yang mengawal cita-cita kemerdekaan secara substansial.

Delapan puluh tahun Indonesia merdeka harus menjadi titik refleksi: apakah rakyat benar-benar merdeka dari ketimpangan, penindasan, dan kebodohan? Atau kita hanya sibuk dengan simbol-simbol, sementara substansi kemerdekaan belum benar-benar hadir?” ujar Zem Sukardi dalam sebuah diskusi internal SEMMI.

Zem menyampaikan bahwa mahasiswa harus menjadi lokomotif perubahan. Di tengah kondisi bangsa yang masih dihantui oleh korupsi, ketimpangan ekonomi, dan melemahnya semangat nasionalisme di kalangan muda, SEMMI Cabang Takalar akan berkomitmen menghadirkan gerakan yang progresif, kritis, dan membumi.

Semangat kemerdekaan tidak boleh tumpul hanya karena rutinitas. Kita harus terus mempertanyakan, menyuarakan, dan memperjuangkan kemerdekaan sejati — kemerdekaan yang berpihak pada keadilan sosial,” tambahnya.

Zem juga menyoroti pentingnya pendidikan politik yang sehat bagi generasi muda agar tidak mudah terjebak dalam pragmatisme dan apatisme. Ia menegaskan bahwa SEMMI akan terus mendorong kaderisasi yang tidak hanya berbasis wacana, tapi juga aksi nyata di tengah masyarakat.

Menutup pernyataannya, Zem Sukardi menyampaikan harapan agar peringatan kemerdekaan RI ke-80 ini menjadi momentum kebangkitan kesadaran kolektif rakyat Indonesia, khususnya kaum muda, untuk melanjutkan perjuangan para pendiri bangsa dalam format yang relevan dengan tantangan hari ini.

Kami ingin kemerdekaan yang tidak hanya dikenang, tetapi dilanjutkan. Karena sejatinya, perjuangan belum selesai

Pengaruh Ballo, Pemuda di Takalar Nekat Bakar Mobil — Pelaku Dibekuk Tim Opsnal Gabungan Polres Takalar di Gowa

TAKALAR | POROS INFO.ID – Kepolisian Sektor (Polsek) Pattallassang bersama Unit Resmob Polres Takalar yang di backup Tim Resmob Polda Sulsel berhasil mengamankan seorang pelaku tindak pidana pembakaran satu unit mobil yang terjadi di wilayah hukum Polsek Pattallassang Polres Takalar.

Pelaku berinisial MA alias B (22), warga Panrannungku, Kecamatan Polombangkeng Utara, Kabupaten Takalar, diamankan pada Senin, 4 Agustus 2025 sekitar pukul 23.00 Wita di Desa Sengka, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa. Penangkapan dipimpin langsung oleh Panit 2 Opsnal Ditreskrimum Polda Sulsel, IPDA Abdillah Makmur, S.E., M.H.

Sebelumnya, peristiwa pembakaran terjadi pada Kamis, 24 Juli 2025 sekitar pukul 23.30 Wita di BTN Graha Ayu Lestari Blok A No. 11, Kelurahan Bajeng, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, yang menghanguskan mobil milik korban Kamaruddin, ST (44), seorang wiraswasta.

Dari hasil penyelidikan dan pengembangan yang dilakukan oleh tim gabungan, diperoleh informasi terkait identitas dan keberadaan pelaku. Pelaku kemudian berhasil diamankan dan langsung dibawa ke Mapolsek Pattallassang untuk proses lebih lanjut.

Barang bukti yang diamankan dari pelaku antara lain:
• 1 buah korek api gas warna coklat-biru,
• 1 lembar baju warna hitam merk ILLUSION,
• 1 lembar celana jeans warna hitam merk LOIS.

Berdasarkan hasil interogasi awal, pelaku mengakui perbuatannya dan menyebutkan bahwa aksi pembakaran dilakukan dalam pengaruh minuman keras jenis tuak (Ballo red). Pembakaran dilakukan secara brutal dengan cara menyulut korek api ke bagian kendaraan milik korban.” ucap Kapolsek Pattallassang Iptu Ahmad Saleh.

“Saya gelap mata entah kenapa pada saat melihat mobil yang terparkir di benak ku tiba tiba ingin membakar mobil tersebut, tanpa mengetahui siapa pemilik mobil tersebut,” kata MA dengan nada penyesalannya.

Kapolsek Pattallassang menyampaikan bahwa proses hukum terhadap pelaku akan terus dilanjutkan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kapolres Takalar AKBP SUPRIADI RAHMAN, S.I.K., M.M “Saya mengapresiasi kerja cepat dan sinergitas yang dibangun oleh jajaran Polsek Pattallassang, Resmob Polres Takalar, serta dukungan dari Tim Resmob Polda Sulsel. Ini menunjukkan komitmen kami dalam merespons cepat setiap tindak kriminal yang meresahkan masyarakat. Saya juga mengingatkan kepada seluruh warga untuk menjauhi konsumsi minuman keras karena dapat memicu tindakan di luar kendali yang merugikan banyak pihak, bahkan bisa berujung pidana.”

Kepolisian mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan serta tidak segan melaporkan jika melihat atau mengetahui adanya potensi tindak pidana di sekitar.

DKPP Nyatakan Ketua dan Anggota Bawaslu Takalar Tidak Bersalah atas Dugaan Pelanggaran Etik

TAKALAR | POROS INFO.ID – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) telah menggelar sidang untuk memeriksa dugaan pelanggaran kode etik dalam perkara nomor 84‑PKE‑DKPP/II/2025,Sidang ini merupakan tindak lanjut atas laporan yang diajukan oleh Mirwan terhadap Ketua Bawaslu Takalar, Nellyati, beserta dua anggotanya, Ince Hadiy Rachmat dan Zahlul Padil, terkait dugaan ketidaknetralan selama proses Pilkada 2024.

Setelah melalui rangkaian persidangan, DKPP pada hari Senin (4/8/2025) akhirnya membacakan putusan melalui rapat pleno yang dipimpin langsung oleh Ketua DKPP RI, Heddy Lugito.

Dalam putusannya, DKPP menyatakan bahwa ketiga teradu tidak terbukti melanggar Kode Etik Penyelenggara Pemilu. Tidak ditemukan bukti sah yang menguatkan tuduhan bahwa mereka bersikap tidak profesional atau mengabaikan laporan selama Pilkada berlangsung.

“Memutuskan: menolak pengaduan Pengadu untuk seluruhnya, serta merehabilitasi nama baik Teradu 1 Ince Hadiy Rachmat, Teradu 2 Zahlul Padil, dan Teradu 3 Nellyati selaku Ketua merangkap Anggota Bawaslu Kabupaten Takalar,” tegas Heddy Lugito saat membacakan putusan di hadapan peserta sidang.

Selain itu, DKPP memerintahkan Badan Pengawas Pemilu untuk melaksanakan putusan ini paling lambat tujuh hari sejak tanggal pembacaan, serta mengawasi pelaksanaannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Putusan ini menjadi penegasan bahwa seluruh proses pengawasan Pilkada 2024 di Takalar telah dijalankan secara profesional oleh para teradu.

Dengan putusan tersebut, nama baik Ketua dan dua anggota Bawaslu Takalar resmi direhabilitasi, sekaligus mengembalikan kepercayaan publik terhadap integritas lembaga pengawas pemilu di daerah.

DKPP berharap keputusan ini dapat memperkuat komitmen seluruh penyelenggara pemilu untuk terus menjunjung tinggi prinsip keadilan dan netralitas.

Biring Kassi Semarakkan HUT RI, Kepala Desa: Ini Wujud Kebanggaan dan Kekompakan Warga

TAKALAR | POROS INFO.ID – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, para nelayan di Desa Biring Kassi, Kecamatan Galesong Utara, menggelar aksi unik dan penuh semangat nasionalisme dengan mengecat perahu mereka dalam warna merah putih, Minggu (03/08).

Sejak awal Agustus 2025, kegiatan ini telah menjadi pemandangan mencolok dan menarik perhatian di sepanjang pesisir desa, menghadirkan nuansa patriotik yang kental di lingkungan masyarakat pesisir.

Ide kreatif ini berawal dari inisiatif para nelayan sendiri sebagai bentuk kecintaan mereka terhadap tanah air, diwujudkan melalui cara yang dekat dengan kehidupan sehari-hari mereka.

Para nelayan percaya bahwa perayaan kemerdekaan bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab seluruh elemen bangsa, termasuk komunitas kecil seperti mereka.

Kepala Desa Biring Kassi, H. Murdalin Denta, S.Pd., M.M., menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas semangat nasionalisme yang ditunjukkan warganya dalam menyambut hari bersejarah ini.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut tidak hanya memperindah pemandangan pantai, tetapi juga mencerminkan kekompakan dan kebanggaan warga desa. Pemerintah desa turut mendukung kegiatan ini dengan dukungan dari sponsor cat Nippon Paint.

Pengecatan perahu dilakukan secara gotong royong, disertai lantunan lagu-lagu perjuangan yang semakin membangkitkan semangat kemerdekaan di tengah masyarakat.

Antusiasme warga pun terlihat dari ramainya pengunjung yang datang untuk menyaksikan langsung hasil karya para nelayan yang penuh warna dan makna tersebut.

Dengan balutan semangat merah putih, masyarakat pesisir Biring Kassi menunjukkan bahwa cinta tanah air dapat diwujudkan lewat aksi sederhana namun penuh arti.

Harapannya, kegiatan ini bisa menjadi contoh dan inspirasi bagi desa-desa lain untuk ikut merayakan HUT RI ke-80 dengan semangat kebersamaan, kreativitas, dan rasa bangga sebagai bangsa Indonesia.

Lapas Takalar Gelar Pelatihan Kemandirian untuk Warga Binaan

TAKALAR | POROS INFO.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Takalar secara resmi membuka program pelatihan kemandirian bagi warga binaan pada Jumat (1/8/2025), sebagai langkah konkret dalam upaya pembinaan yang berkelanjutan.

Program ini dirancang untuk membekali warga binaan dengan keterampilan praktis, sehingga mereka memiliki bekal yang cukup ketika kembali ke tengah masyarakat. Sebanyak 20 peserta mengikuti dua jenis pelatihan utama, yakni budidaya ikan tawar dan pembuatan meubel.

Kegiatan pelatihan ini secara simbolis dibuka oleh Kepala Dinas Perikanan dan Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Kabupaten Takalar. Kehadiran kedua pejabat ini sekaligus menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap proses pembinaan di dalam Lapas, yang ditandai dengan penyematan tanda peserta kepada warga binaan.

Dalam sambutannya, Kepala Lapas Takalar, Mansur, menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian penting dari strategi pembinaan yang menyeluruh. Ia menyebutkan bahwa selain pembinaan kepribadian, warga binaan juga perlu dibekali dengan keterampilan yang aplikatif dan bernilai ekonomi.

“Pembinaan kepribadian menekankan pada akhlak dan perilaku, sedangkan pelatihan ini adalah bekal nyata untuk hidup mandiri setelah bebas nanti,” ujarnya dengan penuh harap.

Ia juga mengingatkan para peserta agar mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh dan semangat. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar pengisi waktu, melainkan kesempatan berharga untuk mengembangkan potensi diri.

Diharapkan, dengan keterampilan yang relevan dan sesuai minat, para warga binaan dapat lebih siap beradaptasi dan menjadi pribadi yang produktif setelah kembali ke masyarakat.

Sementara itu, salah satu peserta pelatihan, Siliwangi, menyampaikan rasa syukurnya atas kesempatan yang diberikan.

“Senang sekali bisa ikut pelatihan ini, karena selain menambah ilmu, kami juga merasa lebih berdaya dan termotivasi,” tuturnya.

Ia berharap kegiatan pelatihan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak warga binaan lainnya di masa mendatang.

Koramil Marbo dan Pemdes Bontoparang Bergotong Royong Jaga Kebersihan Lingkungan

TAKALAR | POROS INFO.ID – Pemerintah Desa Bontoparang, Kecamatan Laikang, bersama personel Koramil 1426-05/Marbo Kodim 1426/Takalar, menggelar kegiatan kerja bakti massal dalam rangka menciptakan lingkungan bersih dan sehat, Jumat (01/07).

Kegiatan yang difokuskan di sepanjang jalan Desa Bontoparang ini turut melibatkan seluruh perangkat desa dan kader pembangunan desa.

Aksi gotong royong tersebut menjadi wujud sinergi antara aparat militer dan pemerintah desa dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Kepala Desa Bontoparang, Abdul Rahman, mengatakan bahwa kegiatan Jumat Bersih ini merupakan agenda rutin pemerintah desa.

Ia menyambut positif keterlibatan TNI dan Bhabinkamtibmas yang menurutnya dapat memperkuat semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

“Jumat Bersih adalah kegiatan yang sudah rutin kami lakukan, Alhamdulillah hari ini terlaksana lebih semarak dengan kehadiran jajaran Koramil 1426-05/Marbo serta Bhabinkamtibmas, Ini bentuk kolaborasi nyata untuk lingkungan yang lebih baik,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Danramil 1426-05/Marbo, Lettu Arh Arfah, menegaskan pentingnya membangun sinergi antara aparat TNI dan warga dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Kami berharap kerja sama seperti ini dapat terus berlanjut. Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya menciptakan lingkungan yang bersih, tapi juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Ke depan, kegiatan serupa akan terus digalakkan di wilayah Kecamatan Marbo,” tegasnya.

Kegiatan ini sekaligus menjadi contoh nyata penerapan nilai gotong royong dalam kehidupan sehari-hari, serta bentuk kepedulian terhadap lingkungan demi mewujudkan desa yang bersih, sehat, dan nyaman.

Desa Bontoparang Gelar Rembuk Stunting 2025, Tegaskan Komitmen Tangani Gizi Anak

TAKALAR | POROS INFO.ID – Pemerintah Desa Bontoparang, Kecamatan Laikang, Kabupaten Takalar terus menunjukkan komitmen dalam menekan angka stunting melalui pelaksanaan Rembuk Stunting 2025. Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis, 31 Juli 2025, di Aula Kantor Desa Bontoparang, dan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat serta pemangku kepentingan lintas sektor.

Acara ini menjadi bentuk keseriusan desa dalam menghadapi tantangan gizi buruk yang berpotensi menghambat tumbuh kembang anak-anak. Rembuk stunting diharapkan mampu menghasilkan solusi konkret dan rencana aksi yang melibatkan seluruh unsur, baik dari sektor pemerintahan, kesehatan, pendidikan, keagamaan, maupun tokoh masyarakat.

Kepala Desa Bontoparang, Abdul Rahman, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini bukanlah sekadar formalitas.

“Kami ingin aksi nyata, bukan sekedar wacana. Ini tentang masa depan anak-anak kita. Semua pihak harus bergerak,” ujarnya dengan semangat, menekankan pentingnya kolaborasi dalam menciptakan lingkungan sehat bagi generasi mendatang.

Rembuk ini turut menghadirkan sejumlah narasumber penting, antara lain Camat Mangarabombang Sudirman, S.Sos., M.Si, Kepala UPT Puskesmas Pattopakkang Nursiah Arsyad, S.Tr.Keb, Kepala KUA Marbo H. Najamuddin, S.Ag, Koordinator Balai Penyuluhan KB Marbo, serta Tenaga Ahli P3MD Kabupaten Takalar Pathuddin M. Asrul. Seluruh pemangku kepentingan desa, seperti BPD, LPM, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Pendamping Desa, para kepala dusun, serta kader pembangunan desa juga ikut berpartisipasi aktif.

Dengan sinergi yang dibangun melalui forum ini, Desa Bontoparang berharap dapat merumuskan langkah-langkah strategis yang berdampak langsung dalam penanggulangan stunting. Melalui komitmen bersama, desa menargetkan terciptanya generasi yang sehat, cerdas, dan produktif di masa depan.