Amsar M

Sekretaris Lurah Pappa Tegaskan Komitmen Kawal Pembangunan Jembatan Berkat Dukungan Ketua DPR dan Kapolres Takalar

TAKALAR | POROS INFO.ID – Sekretaris Lurah Pappa, MUH. RISAL MAPPATUNRU S.SOS Yang Angkarab di Sapa Daeng Rau, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas dukungan dana hibah yang diberikan untuk pembangunan jembatan di Lingkungan KAMMI, Kelurahan Pappa, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Minggu (15/02/2026).

Ucapan terima kasih tersebut ditujukan kepada Ketua DPR serta Kapolres Takalar beserta jajarannya yang telah menitipkan dana hibah guna mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu masyarakat, khususnya dalam meningkatkan akses dan mobilitas warga sehari-hari.

Menurut Daeng Rau, pembangunan jembatan di Lingkungan KAMMI menjadi kebutuhan mendesak karena selama ini warga mengalami kendala saat melintas, terutama pada musim hujan. Dengan adanya dukungan dana hibah tersebut, proses pembangunan diharapkan dapat berjalan lancar dan segera dimanfaatkan oleh masyarakat.

Ia juga berharap sinergi antara pemerintah daerah, unsur legislatif, serta aparat kepolisian dapat terus terjalin demi mendorong pembangunan yang merata dan berkelanjutan di Kelurahan Pappa, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar.

Pemerintah Kelurahan Pappa berkomitmen untuk mengawal pelaksanaan pembangunan jembatan tersebut agar sesuai peruntukan dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Hari Ini, Pengurus DPW IJS Pasangkayu Periode 2025-2029 Resmi Dilantik

PASANGKAYU, Porosinfo.id – Estafet kepemimpinan organisasi jurnalis di Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar) resmi bergulir. Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ikatan Jurnalis Sulawesi Barat (IJS), Irham Aziz, S.I.P., melantik jajaran pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) IJS Kabupaten Pasangkayu periode 2025-2029 di Hotel Devonder, Pasangkayu, Minggu (15/2/2026).

Acara yang berlangsung khidmat ini dengan mengusung tema strategis: “Memperkuat Peran Jurnalis Profesional, Independen, dan Berintegritas”. Prosesi pelantikan ditandai dengan pembacaan surat keputusan dan pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Irham Aziz di hadapan tamu undangan lintas sektor.

Dalam prosesi tersebut, Andi Ansar secara resmi dikukuhkan sebagai Ketua DPW IJS Pasangkayu menggantikan kepengurusan sebelumnya. Pelantikan ini disaksikan oleh perwakilan Pemerintah Kabupaten Pasangkayu yang dihadiri Asisten II Suardi, Wakil Ketua DPRD Pasangkayu Dasri, perwakilan Polres Pasangkayu, Kodim 1427/Pasangkayu, Kejaksaan Negeri, serta tamu undangan dari DPW IJS kabupaten tetangga seperti Majene dan Mamuju Tengah.

Dalam sambutannya, Ketua Umum DPP IJS Sulbar, Irham Aziz menekankan bahwa pelantikan ini merupakan momentum penting untuk memperkuat marwah organisasi di tingkat kabupaten.

“Pelantikan ini bukan sekadar seremoni serah terima jabatan, melainkan langkah awal untuk membawa IJS Pasangkayu lebih baik lagi. Saya berharap pengurus yang baru dilantik mampu membawa energi positif dan mempererat persatuan antar insan pers, demi mengawal pembangunan di daerah ini,” ujar Irham.

Senada dengan itu, Ketua DPW IJS Pasangkayu terpilih, Andi Ansar, menyatakan kesiapannya untuk menjalankan amanah tersebut. Ia berkomitmen menjadikan IJS sebagai wadah yang mampu meningkatkan kapasitas jurnalis di Pasangkayu agar tetap bekerja di koridor profesionalisme dan kode etik.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan pemberian ucapan selamat dari para pejabat daerah kepada jajaran pengurus baru. Kehadiran berbagai elemen pemerintahan dan aparat penegak hukum dalam acara ini menjadi simbol sinergitas yang kuat antara pers dan pemangku kepentingan di Kabupaten Pasangkayu.

Nakhodai IJS Pasangkayu, Andi Ansar Berkomitmen Perangi Hoaks dan Distorsi Informasi

PASANGKAYU, Porosinfo.id – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ikatan Jurnalis Sulawesi Barat (IJS) Kabupaten Pasangkayu terpilih, Andi Ansar, menegaskan komitmennya untuk menjaga muruah profesi jurnalis di tengah gempuran era digital. Hal ini disampaikannya sesaat setelah resmi dilantik untuk masa bakti 2025-2029 di Hotel Devonder, Minggu (15/2/2026).

Dalam pidato perdana pasca-pelantikan, Andi Ansar menyoroti kompleksitas tantangan dunia jurnalistik saat ini. Menurutnya, kecepatan arus informasi di media sosial sering kali mengabaikan akurasi, yang memicu munculnya konten-konten menyesatkan.

“Amanah ini adalah tanggung jawab moral yang besar. IJS Pasangkayu harus berdiri di garda terdepan dalam melawan hoaks dan distorsi informasi yang berpotensi memecah belah masyarakat. Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan konsumsi berita yang sehat dan faktual,” ujar Andi Ansar dengan tegas.

Lebih lanjut, ia memaparkan visi organisasinya ke depan untuk membangun sinergitas yang harmonis dengan Pemerintah Kabupaten Pasangkayu. Namun, ia menggarisbawahi bahwa kedekatan dengan instansi pemerintah tidak akan melunturkan independensi jurnalis yang tergabung dalam IJS.

“Sinergi bukan berarti kita kehilangan daya kritis. IJS akan tetap menjalankan fungsi kontrol sosial sebagai pilar demokrasi, namun dengan cara yang konstruktif dan solutif. Kita ingin mengawal pembangunan daerah agar lebih maju dan sejahtera melalui pemberitaan yang objektif,” tambahnya.

Andi Ansar juga mengajak seluruh pengurus yang baru dilantik untuk menjaga solidaritas dan terus mengasah kompetensi. Ia berharap IJS Pasangkayu menjadi organisasi yang profesional dan berintegritas, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah di masa depan.

Refleksi 12 Tahun IJS, Irham Aziz : Organisasi Ini Lahir dari Perlawanan Terhadap Intimidasi Pers

PASANGKAYU, Porosinfo.id – Di balik seremoni pelantikan pengurus DPW IJS Pasangkayu, terselip narasi perjuangan tentang marwah profesi jurnalis di Sulawesi Barat. Ketua Umum DPP IJS Sulbar, Irham Aziz, S.I.P., dalam sambutannya memaparkan kilas balik sejarah terbentuknya organisasi ini yang bermula dari kegelisahan dan kerentanan keamanan para pekerja media di lapangan.

Di hadapan para tamu undangan di Hotel Devonder, Minggu (15/2/2026), Irham mengenang peristiwa 12 tahun silam yang menjadi pemantik berdirinya IJS. Ia menceritakan bagaimana intimidasi, kekerasan fisik, hingga perusakan alat kerja jurnalis sering terjadi tanpa adanya perlindungan yang memadai dari organisasi yang ada saat itu.

“IJS lahir dari kegelisahan dan keresahan rekan-rekan jurnalis lokal yang sering kali mendapatkan perlakuan tidak adil hingga intimidasi saat meliput. Kami menyadari bahwa tanpa organisasi lokal yang solid dan berani, sulit bagi kita untuk saling melindungi satu sama lain,” kenang Irham dengan nada emosional.

Menurut Irham, IJS bukan sekadar wadah berkumpul, melainkan benteng pertahanan bagi para jurnalis agar dapat bekerja tanpa rasa takut. Namun, ia menegaskan bahwa perlindungan tersebut harus dibarengi dengan kepatuhan terhadap kode etik. Perlindungan organisasi akan kuat jika karya yang dihasilkan juga objektif dan terkonfirmasi.

Ia pun berpesan khusus kepada pengurus IJS Pasangkayu yang baru dilantik agar proaktif menjalin komunikasi dan sinergi dengan berbagai institusi, terutama aparat penegak hukum.

“Sering-seringlah membangun komunikasi dengan pihak Kejaksaan, Kepolisian, hingga TNI. Sinergitas ini penting agar ada kesepahaman mengenai tugas-tugas jurnalistik di lapangan, sehingga tercipta ruang kerja yang aman, transparan, dan minim gesekan demi kelancaran informasi publik,” tutupnya.

Ketua Dewan Kehormatan IJS Sulbar Tekankan Integritas dan UU Pers Adalah Harga Mati bagi Jurnalis

PASANGKAYU, Porosinfo.id – Ketua Dewan Kehormatan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ikatan Jurnalis Sulawesi Barat (IJS), Andi Fatir, memberikan pesan mendalam sekaligus peringatan bagi pengurus DPW IJS Pasangkayu periode 2025-2029 yang baru saja dilantik. Ia menegaskan bahwa profesi jurnalis memikul tanggung jawab moral yang besar terhadap publik.

Dalam sambutannya di Hotel Devonder, Minggu (15/2/2026), Andi Fatir menekankan bahwa mengemban tugas sebagai pengurus organisasi pers bukanlah perkara ringan. Menurutnya, profesionalisme seorang jurnalis diukur dari kepatuhannya terhadap regulasi yang berlaku.

“Setiap karya jurnalistik yang lahir dari tangan rekan-rekan harus tetap berpedoman teguh pada Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999. Menjunjung tinggi kebenaran, keberimbangan, dan akurasi adalah harga mati bagi jurnalis yang profesional,” tegas Andi Fatir di hadapan para pengurus dan tamu undangan.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peran pers sebagai pilar keempat demokrasi. Andi Fatir berharap IJS Pasangkayu tidak hanya tajam dalam menjalankan fungsi kontrol sosial, tetapi juga mampu memposisikan diri sebagai mitra strategis bagi pemerintah daerah.

Ia juga menyoroti pentingnya keterbukaan antara pemerintah dan media, terutama dalam hal penyebaran informasi pembangunan melalui tata kelola anggaran publikasi yang transparan.

“Kita menginginkan kemitraan yang sehat. Komunikasi yang konstruktif antara pers dengan eksekutif, legislatif, maupun yudikatif akan melahirkan sinergi yang berdampak nyata bagi kemajuan masyarakat di Kabupaten Pasangkayu,” tambahnya.

Menutup arahannya, Andi Fatir berpesan agar seluruh pengurus menjaga solidaritas internal dan terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) agar pers di Sulawesi Barat, khususnya di Pasangkayu, semakin berwibawa dan dipercaya oleh masyarakat.

Asisten II Pemkab Pasangkayu Ungkapkan Jurnalis IJS Adalah Bagian dari Solusi Pembangunan Daerah

PASANGKAYU, Porosinfo.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasangkayu menegaskan bahwa peran pers bukan sekadar pengamat, melainkan mitra strategis yang menjadi bagian dari solusi pembangunan daerah. Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Pasangkayu melalui Asisten II Bidang Pembangunan, Suardi, saat menghadiri pelantikan pengurus DPW IJS Pasangkayu di Hotel Devonder, Minggu (15/2/2026).

Dalam sambutannya, Suardi menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan IJS Pasangkayu periode 2025-2029. Ia menilai jurnalis memiliki fungsi vital sebagai pilar informasi yang menghubungkan program pemerintah dengan pemahaman masyarakat luas.

“Kami meyakini bahwa pengurus IJS yang dilantik hari ini adalah bagian dari solusi bagi pengembangan Kabupaten Pasangkayu. Pers adalah cermin bagi pemerintah; kritikan serta masukan yang konstruktif sangat kami butuhkan sebagai bahan evaluasi demi perbaikan kinerja pembangunan ke depan,” ungkap Suardi.

Ia juga menekankan bahwa jabatan dalam organisasi profesi seperti IJS bukanlah sekadar simbol status, melainkan sebuah amanah yang menuntut pengorbanan waktu dan pikiran. Suardi mengingatkan para pengurus agar menempatkan kepentingan organisasi dan pelayanan informasi publik di atas kepentingan pribadi.

“Menjadi pengurus adalah tanggung jawab besar. Jika biasanya waktu istirahat kita cukup, maka setelah dilantik sebagai pengurus, dedikasi terhadap organisasi mungkin akan menyita lebih banyak waktu. Namun, inilah bentuk pengabdian untuk memastikan arus informasi di Pasangkayu tetap sehat dan edukatif,” imbuhnya.

Menutup penyampaiannya, Suardi berharap sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Pasangkayu dan jurnalis dapat terus ditingkatkan, khususnya dalam mempromosikan potensi daerah serta mengawal transparansi publik demi mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera.

Andi Giefaro dan Anselia Pratiwi, Purna Paskibraka Jadi Sorotan di Pelantikan IJS Pasangkayu

PASANGKAYU, Porosinfo.id – Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ikatan Jurnalis Sulawesi (IJS) Kabupaten Pasangkayu yang digelar di Aula Hotel Devonder, Minggu (15/02/2026), menyisakan cerita menarik.

Di antara deretan tokoh dan tamu undangan, sosok Andi Giefaro Risto Ali dan Anselia Pratiwi berhasil mencuri perhatian melalui aksi memukau mereka sebagai petugas upacara.

Bukan pelajar sembarangan, keduanya merupakan alumni Paskibraka tahun 2025 yang berasal dari SMA Negeri 1 Pasangkayu.

Kehadiran mereka membawa standar disiplin tinggi yang membuat prosesi pelantikan organisasi profesi jurnalis ini terasa jauh lebih khidmat dan formal.

Kehadiran dua talenta muda ini mewakili kebanggaan sekolah mereka di dua tingkat yang berbeda.

Andi Giefaro Risto Ali, yang merupakan Purna Paskibraka tingkat Kabupaten Pasangkayu, tampil penuh percaya diri saat mengawal Bendera Organisasi IJS.

Ketegasan langkahnya saat memasuki ruangan menjadi pembuka prosesi yang mengundang decak kagum hadirin.

Sementara Anselia Pratiwi, yang tahun lalu berhasil menembus seleksi ketat dan bertugas sebagai Paskibraka tingkat Provinsi Sulawesi Barat, mengemban tugas krusial sebagai pembawa baki.

Dengan ketenangan yang terjaga, Anselia mengantarkan atribut organisasi untuk prosesi penyematan pin dan penyerahan Kartu Tanda Anggota (KTA) secara simbolis.

Keterlibatan Andi dan Anselia bukan sekadar pemanis acara bagi pengurus DPW IJS Pasangkayu, menghadirkan putra-putri terbaik daerah adalah simbol harapan agar organisasi ini memiliki semangat kedisiplinan dan integritas tinggi, sebagaimana jiwa seorang Paskibraka.

“Melihat mereka bertugas tadi, aura acaranya jadi beda. Ada rasa bangga melihat adik-adik kita dari SMA N 1 Pasangkayu tetap berdedikasi meski masa tugas resmi mereka di Paskibraka sudah lewat,” ujar salah satu tamu undangan yang hadir.

Kegiatan yang berlangsung di jantung kota Pasangkayu ini ditutup dengan sesi foto bersama, di mana Andi Giefaro dan Anselia Pratiwi banyak mendapat apresiasi atas profesionalitas mereka dalam menjalankan tugas di luar lapangan upacara bendera.

Ketua Fraksi PKB DPRD Takalar Habibie Abdullah Turun Laksanakan Pengawasan 2026 di Desa Banggae

TAKALAR | POROS INFO.ID – Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Takalar, Habibie Abdullah, melaksanakan kegiatan pengawasan penyelenggaraan Pemerintah Daerah Tahun 2026 di Desa Banggae, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar.

Kegiatan tersebut menjadi forum terbuka antara wakil rakyat dan masyarakat dalam menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi di tingkat desa dan kerja pengawasan kepada pemerintah, Sabtu (14/02/2026).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Banggae, Faisal Sibali, yang mendampingi langsung jalannya sesi dialog bersama warga.
Dalam sesi tanya jawab, warga Dusun Banggae, Dg. Tongi dan Dg. Sakking, menyampaikan keluhan terkait penurunan desil yang berdampak pada berkurangnya bantuan sosial bagi warga kurang mampu.

Menanggapi hal tersebut, Habibie Abdullah akan segera menindaklanjuti persoalan tersebut sebagai tugas mengawal aspirasi warga.

“Dalam waktu dekat ini kami akan melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Sosial Kabupaten Takalar untuk membahas persoalan desil dan dampaknya terhadap penerima bantuan,” tegas Habibie.

Selain persoalan bantuan sosial, warga juga mengeluhkan pemindahan gorong-gorong di Dusun Jarannika serta kondisi jalan yang rusak. Menanggapi hal itu, Habibie menyatakan komitmennya untuk berkoordinasi dengan instansi terkait.

“Persoalan jalan rusak dan gorong-gorong akan kami komunikasikan dengan Dinas PUPR Kabupaten Takalar. Semua aspirasi yang masuk akan saya sampaikan dalam rapat. Saya juga akan turun langsung ke lokasi untuk dokumentasi sebagai bagian dari tugas pengawasan,” ujarnya.

Sementara itu, terkait Jalan Poros Tepo yang kondisinya rusak dan telah menyebabkan sejumlah pengendara terjatuh, Kepala Desa Banggae, Faisal Sibali, menyampaikan harapannya agar pemerintah desa sudah melakukan penambalan tanah sementara untuk keselamatan masyarakat.

“Jalan tersebut sudah banyak memakan korban karena pengendara jatuh. Kami berharap ada perhatian serius agar segera dilakukan perbaikan,” ungkapnya.

Kegiatan ditutup dengan peninjauan langsung ke sejumlah titik infrastruktur yang mengalami kerusakan. Peninjauan ini menjadi bagian dari pengawasan lapangan untuk memantau, memeriksa, serta memastikan pelaksanaan kebijakan pemerintah dan proyek pembangunan, termasuk penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), berjalan sesuai aturan di tingkat pemerintahan desa.

Komitmen Pembangunan, Habibie Abdullah Ketua Fraksi PKB DPRD Takalar Hadir di Musrenbang Mangarabombang

TAKALAR | POROS INFO.ID – Ketua Fraksi PKB DPRD Takalar, Habibie Abdullah, menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Mangarabombang Tahun Anggaran 2027 yang digelar di ruang pertemuan Balai Penyuluh Keluarga Berencana (BPKB) Kecamatan Mangarabombang, Sabtu (14/02/2026).

Forum strategis tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Takalar, Ahmad Sabang (NasDem), Syamsuddin Serang (PDIP), Ahmad (Gelora), dan Ibrahim (PKS).

Musrenbang dibuka langsung oleh Camat Mangarabombang, Mappaturung, S.Sos., serta dihadiri Kapolsek Marbo, Danramil Marbo, para kepala UPT se-Kecamatan Mangarabombang, staf Bapperida Takalar, perwakilan Dinas Peternakan, koordinator pendamping desa, hingga seluruh kepala desa dan lurah se-Kecamatan Mangarabombang.

Di forum yang menentukan arah pembangunan tersebut, Habibie melontarkan peringatan keras agar Musrenbang tidak sekadar menjadi agenda rutin tanpa dampak nyata bagi rakyat.

“Musrenbang ini bukan panggung seremonial. Ini ruang perjuangan aspirasi masyarakat. Usulan dari desa tidak boleh berhenti di berita acara. Harus dikawal sampai masuk prioritas kabupaten,” tegasnya di hadapan peserta forum.

Habibie menyoroti sejumlah persoalan klasik di Mangarabombang yang hingga kini belum tertangani secara merata, mulai dari infrastruktur dasar yang timpang, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga penguatan ekonomi masyarakat pesisir dan pedesaan.

Menurutnya, tanpa komitmen dan pengawalan politik yang kuat, banyak usulan warga hanya akan menjadi daftar panjang tanpa realisasi. Tarik-menarik kepentingan dan keterbatasan anggaran, kata dia, kerap menjadi alasan gugurnya program prioritas masyarakat.

Karena itu, ia menegaskan DPRD memiliki tanggung jawab moral dan politik untuk memastikan setiap aspirasi yang lahir dari desa benar-benar diperjuangkan hingga tahap penganggaran.

“Partisipasi masyarakat harus dikawal dari bawah ke atas. DPRD tidak boleh lepas tangan. Kebutuhan rakyat wajib menjadi prioritas, bukan sekadar wacana,” ujarnya tegas.

Pernyataan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa Fraksi PKB DPRD Takalar berkomitmen mengawal hasil Musrenbang Mangarabombang agar tidak berhenti di meja administrasi, melainkan benar-benar menjelma menjadi program nyata yang dirasakan masyarakat.

Ketua PAC Tamalanrea Laskar Sinri’jala Indonesia Ucapan Selamat Atas Dilantiknya Ketua IJS DPW Pasangkayu

Makassar, Porosinfo.id – Ketua Laskar Sinri’jala Indonesia PAC Kecamatan Tamalanrea, Makassar, Sahapuddin yang akrab disapa Dg Pudding, turut menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan Ketua Ikatan Jurnalis Sulawesi Barat (IJS) DPW Pasangkayu, A. Ansar.

Ucapan tersebut disampaikan secara langsung melalui sambungan telepon WhatsApp pada Rabu malam, 12 Februari 2026.

Dalam penyampaiannya, Sahapuddin mengucapkan selamat atas dilantiknya A. Ansar sebagai Ketua IJS DPW Pasangkayu. Ia berharap momentum pelantikan tersebut menjadi awal yang baik dalam memperkuat peran organisasi jurnalis di Daerah, khususnya Pasangkayu.

“Saya mengucapkan selamat atas dilantiknya Ketua IJS DPW Pasangkayu. Semoga acara berjalan dengan baik dan seluruh rangkaian kegiatan diberikan kelancaran,” ujar Sahapuddin.

Ia juga berharap kepemimpinan yang baru dapat membawa IJS semakin solid, profesional, dan mampu bersinergi dengan berbagai elemen, baik pemerintah maupun masyarakat, dalam menyampaikan informasi yang edukatif dan berimbang.

Menurutnya, peran jurnalis sangat penting dalam menjaga transparansi serta menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Karena itu, ia menaruh harapan besar agar IJS DPW Pasangkayu terus menjaga integritas dan kekompakan organisasi.

Ucapan dan dukungan tersebut menjadi bentuk apresiasi serta dukungan moral dari Laskar Sinri’jala Indonesia terhadap keberadaan dan kiprah IJS di Sulawesi Barat, khususnya di Kabupaten Pasangkayu.