Amsar M

Istri Gerebek Suami Bersama Selingkuhan di Rumah BTN Gowa, Warga Nyaris Emosi

GOWA | POROS INFO.ID – Suasana Perumahan BTN Graha Kalegowa, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, mendadak heboh pada Minggu (26/10/2025) dini hari. Seorang perempuan berinisial RM memergoki suaminya, HR (48), tengah asyik bersama perempuan lain berinisial HM (49) di dalam rumah.

Penggerebekan tersebut bermula ketika RM menerima informasi dari anaknya bahwa sang suami membawa seorang perempuan ke rumah tersebut. Tak tinggal diam, RM bersama beberapa rekannya dan warga sekitar langsung menuju lokasi.

Setibanya di tempat kejadian, RM mendapati suaminya sedang berduaan dengan perempuan selingkuhannya. Warga yang ikut menyaksikan peristiwa itu sempat terpancing emosi dan nyaris menghakimi pasangan tersebut.

Kepala Lingkungan Graha Kalegowa, Dg Jalling, membenarkan adanya penggerebekan itu.

“Betul, tadi ada salah satu rumah digerebek oleh istri sahnya bersama warga karena tertangkap tangan sedang berduaan dengan perempuan lain di dalam rumahnya,” ujarnya saat ditemui di lokasi.

Menurut Dg Jalling, pasangan suami istri tersebut memang telah lama memiliki persoalan rumah tangga.

“Mereka memang sudah ada masalah rumah tangga sekitar dua tahun, tapi belum pisah secara resmi,” jelasnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Unit PPA Polres Gowa, Ipda Muhammad Agus, mengonfirmasi pihaknya telah menangani kasus tersebut.

“Kami dari Unit PPA Polres Gowa mengamankan sepasang laki-laki dan perempuan bukan suami istri yang digerebek oleh istri sahnya di Kecamatan Pallangga,” kata Ipda Agus.

Pihak kepolisian masih mendalami motif dan kronologi lengkap peristiwa itu.

“Saat ini kami masih melakukan pemeriksaan untuk mengetahui motif dari peristiwa tersebut,” pungkasnya.

UMI Berdayakan Ibu PKK Desa Paddinging Produksi Cabe Kering dan Abon Cabe

TAKALAR | POROS INFO.ID – Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPkM) Universitas Muslim Indonesia (UMI) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung kemandirian ekonomi masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pemberdayaan Ibu PKK dalam Produksi Cabe Kering dan Abon Cabe yang digelar di Desa Paddinging, Kecamatan Sanrobone, Kabupaten Takalar.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu, 18 Oktober 2025, ini melibatkan tim dosen dari Fakultas Farmasi UMI. Tim tersebut diketuai oleh apt. Rahmawati, S.Si., M.Sc., bersama anggota apt. A. Muflihunna, S.Si., M.Si., dan apt. St. Maryam, S.Si., M.Sc., yang turut hadir langsung mendampingi para peserta pelatihan.

Desa Paddinging sendiri dikenal sebagai salah satu sentra penghasil cabe rawit di Kabupaten Takalar. Banyak warga yang menggantungkan hidup dari hasil perkebunan cabe, namun selama ini sebagian besar hanya menjual hasil panennya dalam bentuk segar. Kondisi tersebut membuat harga cabe sering berfluktuasi dan hasil panen tidak tahan lama.

Menjawab tantangan tersebut, tim LPkM UMI hadir memberikan pelatihan pengolahan cabe kepada ibu-ibu PKK. Mereka diajarkan cara mengubah cabe segar menjadi produk olahan bernilai tambah, seperti cabe kering dan abon cabe, yang memiliki daya simpan lebih lama serta nilai jual yang lebih tinggi.

Produk cabe olahan ini dipilih karena tidak hanya mampu memperpanjang umur simpan cabe, tetapi juga menjaga ketersediaannya di luar musim panen. Selain itu, produk seperti cabe kering dan abon cabe mudah dipasarkan, dapat dikonsumsi langsung, dan berpotensi menjadi komoditas unggulan desa. Proses pengeringan cabe juga menjadi solusi efektif untuk mengurangi risiko pembusukan akibat kadar air cabe segar yang tinggi.

Tak berhenti pada pengolahan saja, kegiatan pelatihan ini juga membekali peserta dengan pengetahuan tentang kebersihan produksi, teknik pengemasan, serta strategi pemasaran sederhana. Harapannya, para ibu PKK mampu memasarkan produknya secara mandiri, mengembangkan usaha kecil berbasis hasil kebun sendiri, dan berkontribusi dalam peningkatan ekonomi keluarga serta desa.

Melalui program pengabdian ini, LPkM UMI berharap dapat melahirkan kelompok ibu-ibu produktif yang kreatif dan mandiri dalam mengelola potensi lokal. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat seperti ini menjadi bukti nyata peran UMI dalam menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, sekaligus memperkuat kesejahteraan warga pedesaan.

BUPATI TAKALAR LEPAS TIM SSB U-12 MENUJU KEJURNAS FOSMI CUP 2025 DI JAKARTA

TAKALAR | POROS INFO.ID – Suasana penuh semangat dan haru menyelimuti acara pelepasan tim SSB Kabupaten Takalar U-12 yang akan berlaga di ajang Kejuaraan Nasional FOSMI Cup 1 Tahun 2025 di Jakarta. Acara yang berlangsung di Hotel Mercure makassar tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Takalar, Ir.H.MOHAMMAD FIRDAUS DAENG MANYE, M.M yang memberikan pesan motivasi dan harapan besar kepada seluruh pemain, pelatih, serta official tim.

Dalam sambutannya, Bupati Ir.H.MOHAMMAD FIRDAUS DAENG MANYE, M.M menyampaikan rasa bangga atas perjuangan anak-anak muda Takalar yang akan mewakili Sulawesi Selatan di tingkat nasional. “Bermainlah dengan jiwa berani, karena kalian adalah duta daerah dan perwakilan SSB se-Sulawesi Selatan. Tunjukkan bahwa Takalar bisa, dan Takalar juara!” ujarnya penuh semangat yang disambut tepuk tangan meriah dari para hadirin.

Bupati juga berpesan agar para pemain menjaga sportivitas, kekompakan, dan menjunjung tinggi nama baik daerah selama mengikuti turnamen yang akan berlangsung di Jakarta International Stadium pada 2–5 November 2025 mendatang. Ia menegaskan bahwa keikutsertaan di ajang nasional ini bukan hanya tentang meraih kemenangan, tetapi juga memperkuat karakter dan mental juang generasi muda Takalar.

Sementara itu, pelatih tim, Coach Naba bersama Coach Zainuddin Dg Nyengka, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan penuh pemerintah daerah dan seluruh pihak yang telah membantu persiapan tim. Mereka optimistis anak-anak asuhnya mampu tampil maksimal dan membawa nama Takalar harum di kancah nasional.

Pelepasan rombongan diakhiri dengan doa bersama dan yel-yel penyemangat dari para pemain yang siap berjuang membawa pulang prestasi terbaik bagi Kabupaten Takalar. Dengan semangat “Takalar Bisa, Takalar Juara!”, tim SSB U-12 resmi berangkat menuju medan laga nasional membawa harapan seluruh masyarakat Takalar.

(Red)

Wabup Takalar Terima Kunjungan YBN Jakarta untuk Penguatan Pesisir Laikang–Satangnga

TAKALAR | POROS INFO.ID – Wakil Bupati Takalar, Dr. H. Hengky Yasin, M.Si, menerima kunjungan Tim Yayasan Baruna Nusantara (YBN) Jakarta di ruang kerjanya pada Jumat, 24 Oktober 2025. Kehadiran YBN bertujuan memperkuat pendampingan bagi masyarakat pesisir di Desa Laikang dan Pulau Satangnga.

Tim YBN dipimpin oleh Prof. Dr. Ahmad Zamroni selaku pakar kelautan dan Sila Kartika Sari, S.Kel sebagai manajer program. Pertemuan berlangsung hangat dan penuh diskusi konstruktif yang turut diikuti fasilitator lokal, M. Kasim, S.Kel, dari Desa Laikang.

Wabup Hengky menyampaikan bahwa Takalar memiliki kekayaan sumber daya pesisir yang besar, namun tantangan pengelolaannya juga kompleks. Pemerintah daerah berkomitmen mempercepat pembangunan pesisir melalui kolaborasi lintas sektor demi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Ahmad Zamroni yang juga peneliti BRIN, memaparkan pentingnya data, informasi, dan kajian sebagai dasar memperkuat kebijakan pembangunan pesisir. YBN hadir untuk memastikan suara masyarakat menjadi bagian dari proses perencanaan daerah hingga nasional.

Sila Kartika menjelaskan bahwa YBN mendampingi tiga wilayah di Indonesia, termasuk Laikang dan Satangnga. Untuk Satangnga, fokus program adalah penguatan pengawasan berbasis masyarakat, konservasi wilayah pesisir, serta pemberdayaan perempuan. Sementara di Laikang, masyarakat mendorong konsep Desa Ekonomi Biru (Blue Village) sebagai arah pembangunan yang berkelanjutan.

M. Kasim, S.Kel, tokoh masyarakat Laikang yang juga Ketua FORMASI, menyampaikan apresiasi atas dukungan YBN dan Pemkab Takalar. Ia menekankan pentingnya penyusunan Peta Jalan (Roadmap) agar program pembangunan terarah, tidak tumpang tindih, dan tetap menjaga kelestarian lingkungan.

Di akhir pertemuan, Wabup Hengky menyambut baik upaya YBN dalam memperkuat kapasitas masyarakat pesisir. Pemerintah Kabupaten Takalar siap bersinergi untuk menjadikan Laikang dan Satangnga sebagai percontohan pembangunan ekonomi biru yang menyeimbangkan kemajuan dan keberlanjutan.

Sinergi Tanpa Kompromi: Lapas Takalar, TNI, dan Polri Razia Blok Hunian Warga Binaan

TAKALAR | POROS INFO.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Takalar kembali menunjukkan komitmen di dalam mewujudkan lingkungan bebas dari narkoba, handphone, dan barang terlarang lainnya. Sebagai bentuk sinergi, Lapas Takalar menggandeng Kodim 1426 dan Polres Takalar untuk melakukan sidak.

Plh. Kepala Kesatuan Pengamanan, Amir, mengatakan jika sidak gabungan kali ini menyasar delapan kamar warga binaan.

“Ada sekitar tiga puluh delapan personel gabungan yang kemudian kami bagi ke dalam dua tim untuk menggeledah dan merazia delapan kamar warga binaan.” kata Amir, Sabtu (25/10/2025).

Amir menambahkan jika barang yang dirazia merupakan barang terlarang dan barang yang bisa menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban.

“Selain handphone dan narkoba, kami juga merazia barang yang bisa menimbulkan gangguan kamtib seperti pisau, sendok, botol parfum, hanger besi, serta benda lainnya yang bisa menimbulkan gangguan kamtib,” paparnya.

Kepala Lapas Takalar, Mansur, menerangkan jika sidak gabungan ini merupakan upaya pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) di dalam Lapas.

“Kami rutin melakukan sidak maksimal tiga kali dalam sepekan, hal ini kami lakukan sebagai upaya deteksi dini adanya barang terlarang,” terangnya.

Mansur menambahkan jika sidak ini sebagai komitmen Lapas Takalar untuk mewujudkan lingkungan bebas dari handphone, pungli, dan narkoba (halinar) di dalam Lapas.

“Ini sejalan dengan program Akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yakni memberantas peredaran narkoba dan pelaku penipuan dengan berbagai modus. Sidak ini komitmen kami untuk mendukung program pemerintah,” tandasnya.

Dari hasil sidak petugas tidak menemukan barang terlarang seperti handphone dan narkoba, tapi petugas berhasil menyita beberapa barang yang bisa menimbulkan gangguan kamtib seperti; ikat pinggang, hanger besi, botol kaca, pisau buatan, obeng, sikat gigi asah, gunting kuku, dan korek api. Barang-barang ini diinventaris untuk selanjutnya dimusnahkan.

Kalapas Takalar Buka Turnamen Sepak Takraw, Warga Binaan Antusias Ikut Bertanding

TAKALAR | POROS INFO.ID – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Takalar, Mansur, secara resmi membuka pertandingan sepak takraw antar Warga Binaan. Kegiatan ini digelar sebagai wadah untuk menumbuhkan disiplin, meningkatkan sportivitas, serta mempererat kebersamaan di antara para Warga Binaan. Pembukaan turnamen berlangsung di halaman blok Warga Binaan, Selasa (21/10/2025).

Dalam sambutannya, Mansur menyampaikan bahwa kegiatan olahraga seperti ini memiliki banyak manfaat positif.

“Ini akan menjadi sarana yang baik bagi Warga Binaan untuk menumbuhkan disiplin, meningkatkan sportivitas, membangun rasa percaya diri, serta membentuk pola hidup sehat. Sikap-sikap positif ini akan berkontribusi besar terhadap keberhasilan proses pembinaan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Mansur menegaskan komitmennya untuk terus memaksimalkan fasilitas olahraga di dalam Lapas. Ia berharap para Warga Binaan dapat memanfaatkan setiap kesempatan dengan kegiatan yang bermanfaat.

“Kalau teman-teman punya keluhan, sampaikan ke saya. Kalau mau olahraga tapi sarprasnya belum ada, juga sampaikan. Kami akan berusaha memenuhinya agar teman-teman tidak jenuh dan tetap produktif selama menjalani masa pembinaan,” tambahnya.

Sementara itu, Plh. Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP), Amir, berpesan agar seluruh peserta menjaga keamanan dan ketertiban selama pertandingan berlangsung. Ia berharap turnamen ini dapat menjadi wadah pengembangan diri sekaligus mempererat hubungan antara Warga Binaan dan petugas.

“Walaupun secara fisik Warga Binaan berada di dalam Lapas, tapi semangat dan bakat mereka tetap bisa tersalurkan lewat kegiatan seperti ini,” tuturnya penuh harap.

Salah satu Warga Binaan, Zul, menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, turnamen ini menjadi ajang positif untuk menyalurkan energi dan mengasah kemampuan selama masa pembinaan.

“Ini menjadi hiburan bagi kami. Kami merasa punya kesempatan untuk mengembangkan diri dan menunjukkan kemampuan yang kami miliki,” ungkapnya dengan antusias.

Heboh Isu Pemotongan Gaji di SPPG Sombala Bella Takalar Terjawab, KPPG Makassar Luruskan Fakta di Lapangan

TAKALAR | POROS INFO.ID – Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Makassar, Handayani, melakukan kunjungan langsung ke Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) Kelurahan Sombala Bella, Kabupaten Takalar, Sabtu sore (25/10/2025). Dalam kunjungan tersebut, Handayani juga berdialog bersama para relawan dan mitra yang tergabung di satuan tersebut.

Kunjungan itu dilakukan untuk menindaklanjuti laporan yang sempat beredar di lapangan mengenai dugaan adanya pemotongan gaji terhadap para karyawan atau relawan SPPG.

Dalam dialog terbuka yang turut dihadiri oleh Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG Takalar, Nur Maulana Azis, bersama para relawan dan mitra, hasil pertemuan menyimpulkan bahwa seluruh relawan menerima gaji sesuai nominal yang telah ditetapkan tanpa adanya pengurangan seperti yang sebelumnya diduga.

“Kami sudah mendengar langsung keterangan para karyawan. Hasilnya jelas, tidak ada pemotongan gaji. Semua menerima sesuai nominal yang berlaku,” tegas Nur Maulana Azis.

Ia menjelaskan bahwa sistem penggajian di SPPG bersumber dari biaya operasional yang diberikan oleh Badan Gizi Nasional (BGN), dan besarannya disesuaikan dengan jumlah penerima manfaat di masing-masing wilayah kerja. Artinya, ketika jumlah penerima manfaat meningkat, beban kerja dan insentif relawan juga bertambah,begitu pula sebaliknya.

Di wilayah SPPG Sombala Bella, jumlah penerima manfaat saat ini tercatat menurun menjadi 2.858 orang dari sebelumnya 3.455 orang. Penurunan ini terjadi setelah dilakukan sinkronisasi penerima manfaat di Kecamatan Pattallassang yang kini memiliki lima SPPG dari sebelumnya empat, demi pemerataan layanan di setiap kelurahan.

“Jadi ini bukan bentuk pemotongan, melainkan penyesuaian upah berdasarkan mekanisme anggaran dan rasio kerja sesuai jumlah penerima manfaat. Prinsipnya tetap transparan dan proporsional,” jelas Nur Maulana Azis.

Sementara itu, salah satu relawan SPPG Sombala Bella, Haskarianti, turut memberikan tanggapan usai menerima penjelasan dari pihak Korwil dan KPPG. Ia menyebut bahwa isu pemotongan gaji sebelumnya hanya disebabkan oleh kesalahpahaman mengenai periode pembayaran upah.

“Setelah dijelaskan, kami paham bahwa tidak ada pemotongan. Hanya penyesuaian karena jumlah penerima manfaat bulan ini berkurang. Kami bisa menerima penjelasan tersebut,” ujar Haskarianti.

Pasca klarifikasi, suasana internal di SPPG Sombala Bella kembali kondusif. Para relawan mengapresiasi langkah cepat Korwil SPPG Takalar dan KPPG Makassar yang turun langsung memastikan transparansi dan kejelasan sistem penggajian.

Nur Maulana Azis menegaskan bahwa BGN tetap berkomitmen menjaga profesionalitas, transparansi, dan akuntabilitas dalam menjalankan program pemenuhan gizi bagi masyarakat.

“Tidak ada toleransi terhadap praktik pemotongan gaji di luar ketentuan. Kami ingin memastikan seluruh relawan bekerja dalam suasana yang adil dan terbuka,” pungkasnya.

Dengan tuntasnya klarifikasi ini, BGN Kabupaten Takalar berharap tidak lagi muncul kesalahpahaman serupa di lapangan, dan seluruh pihak dapat menjaga komunikasi yang baik demi kelancaran program pelayanan makan bergizi bagi masyarakat

Sekolah Kaderisasi Perubahan PKB Berlangsung di Takalar, Cetak Kader Loyalis dan Tangguh

TAKALAR | POROS INFO.ID – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kembali menggelar Sekolah Kaderisasi Perubahan (SKP) di Kabupaten Takalar. Kegiatan ini menjadi wadah penguatan ideologi dan peningkatan kapasitas kader partai agar semakin tangguh dan berintegritas dalam menjalankan amanah politik.

Kegiatan SKP ini dihadiri langsung oleh Ketua Lembaga Kaderisasi Provinsi DPW PKB, Ketua DPC PKB Kabupaten Takalar, Instruktur SKP DPW PKB, serta Ketua LKK DPC PKB Takalar. Kehadiran para tokoh penting tersebut menandakan keseriusan PKB dalam mencetak kader-kader yang militan dan berorientasi pada perubahan.

Dalam sambutannya, H. Muh. Rijal menyampaikan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah mencetak kader loyalis dan tangguh yang siap berjuang untuk kepentingan rakyat dan kemajuan bangsa. Ia menegaskan, kader PKB harus memiliki semangat perubahan yang berpijak pada nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan.

“Sekolah Kaderisasi ini bukan hanya tempat belajar politik, tetapi juga tempat membangun karakter dan komitmen. Kader PKB harus hadir di tengah masyarakat dengan solusi, bukan sekadar janji,” tegas H. Muh. Rijal dalam arahannya, Minggu (26/10)

Melalui SKP ini, PKB berharap lahir generasi baru politisi yang cerdas, jujur, dan berakhlak. Kegiatan tersebut menjadi bukti nyata komitmen partai dalam memperkuat struktur kaderisasi hingga ke tingkat daerah, demi mewujudkan cita-cita besar PKB sebagai partai yang membela rakyat dan membawa perubahan positif bagi Indonesia.

Dituding Punya Hubungan dengan MB, SW Anggota Dewan : Semua Itu Tidak Benar

TAKALAR | POROS INFO.ID – Terkait pemberitaan mengenai anggota dewan berinisial MB (pria) yang diduga menjalin hubungan dengan SW (wanita) sesama profesi, kabar tersebut langsung dibantah oleh SW. Ia menegaskan bahwa tuduhan tersebut merupakan fitnah keji yang tidak berdasar.

Isu tersebut mencuat setelah seorang pria bernama HRM (46), yang mengaku sebagai mantan suami SW, secara terbuka membeberkan kisah rumah tangganya kepada sejumlah media, Selasa (21/10/2025). Pernyataan HRM ini sontak menghebohkan publik dan menjadi perbincangan hangat di kalangan politikus lokal.

Namun, SW membantah keras tudingan tersebut. Ia menilai isu yang beredar merupakan fitnah yang sengaja dihembuskan untuk menjatuhkan nama baiknya.

“Semua itu tidak benar. Justru mantan suami saya sedang mencari cara untuk menjatuhkan saya setelah kehilangan sumber keuangan. Saya tidak pernah punya hubungan apapun dengan MB. Kami hanya sebatas rekan satu Profesi,” tegas SW Saat di konfirmasi lewat via WhatsApp Rabu (22/10/2025/).

Lebih jauh, SW menjelaskan bahwa MB selama ini hanya membantu dirinya dalam kapasitas sebagai rekan sesama politisi, terutama saat dirinya menghadapi kesulitan finansial.

“Beliau (MB) hanya rekan profesi yang membantu saya ketika saya punya masalah, termasuk soal kasus solar sekitar Rp480 juta. Tidak ada urusan pribadi di luar itu,” ujarnya.

SW juga mengungkapkan bahwa tuduhan HRM terkait kehamilan di luar nikah sama sekali tidak masuk akal. Ia bahkan menuding balik bahwa mantan suaminya telah menikah siri dengan perempuan lain saat dirinya masih berstatus istri sah.

“Faktanya, justru dia (HRM) yang menikah siri sebelum saya hamil. Bahkan ada kabar ia menikah lagi di Bali tanpa sepengetahuan saya. Saya disebut istri ke-13, sementara istri ke-14 adalah seorang LC di sana,” beber SW.

SW pun menegaskan bahwa isu yang digoreng mantan suaminya telah mencemarkan nama baiknya.

“Dia menjual nama saya sebagai anggota DPRD demi mencari sensasi. Padahal, anak saya saat lahir tidak cukup bulan dan harus dirawat di ICU selama tujuh hari. Tapi dia malah memelintir cerita itu, namun saya tetap yakin bahwa anak yang saya lahirkan adalah anak dari manta suami saya (HRM) dan saya siap dan berani melakukan tes DNA,”tegas SW.

Lebih lanjut, SW mengaku selama ini masih berusaha menjaga nama baik keluarganya meski kerap menerima tekanan dan ancaman dari mantan suaminya (HRM).

“Saya pernah diancam, kalau tidak mau menuruti, dia tidak akan membantu membayar utang. Dia bilang saya miskin dan tidak punya apa-apa. Itu yang membuat saya tetap diam selama ini,” ucap SW.

Lapas Takalar Teken Komitmen Wujudkan Lingkungan Pemasyarakatan Bersih dari HP, Pungli, dan Narkoba

TAKALAR | POROS INFO.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Takalar mengikuti penandatanganan komitmen bersama yang dilaksanakan secara serentak oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) secara virtual. Kegiatan ini menjadi nyata dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari penyalahgunaan handphone, pungutan liar (pungli), dan narkoba.

Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa penandatanganan ini merupakan bentuk komitmen seluruh pegawai untuk terus meningkatkan kinerja. “Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi janji dan komitmen kita semua untuk mewujudkan Lapas yang bersih, melayani, dan berintegritas,” tegasnya, Senin (20/10/2025).

Mashudi juga menekankan pentingnya pengawasan dan kedisiplinan petugas. Ia mengingatkan bahwa tidak boleh ada lagi peredaran gelap narkoba, handphone, barang terlarang, maupun praktik penipuan di dalam Lapas dan Rutan. “Tidak boleh ada kekerasan terhadap warga binaan. Jika masih ditemukan pelanggaran, akan dilakukan evaluasi dan dijatuhkan sanksi disiplin. Sebaliknya, petugas yang berprestasi akan diberikan penghargaan, termasuk kenaikan pangkat,” tambahnya.

Sementara itu, Kalapas Takalar, Mansur, menyatakan komitmennya untuk terus mendukung program Ditjenpas dengan menciptakan lingkungan Lapas yang bersih dari barang dan praktik terlarang. “Sebagai tindak lanjut, kami rutin melakukan razia di kamar warga binaan. Kami tidak akan memberi ruang bagi penggunaan alat komunikasi ilegal. Jika handphone bebas digunakan, maka pelanggaran lain seperti peredaran narkoba dan penipuan akan bermunculan,” ujarnya.

Mansur juga mengingatkan seluruh jajarannya untuk menjaga integritas dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. “Kami akan bertindak tegas jika ada petugas yang melakukan pelanggaran. Jika tidak bisa memberi kontribusi positif, minimal jangan menjadi penghambat bagi kemajuan organisasi,” tandasnya.